
Tuutt..
" Haloo, Dr bento saya membutukan kamu segera ini urgent segera datang menggunakan helip, nanti akan segera menjeputmu " ucap Papi Jordan kepada D Bento
" Halo, ada apa tengah malam begini kau membangunkan ku Jordan" balas Dr bento yang memang merasa terganggu banyangkan saja jam 01 : 00 dini hari Jordan menghubungi Dr Bento
" Ku mohon anakku pingsan segera datanglah " ucap memohon Papa Jordan. Dr Bento yang melihat ucapan memohon dari sahabatnya pun segera bangun dansegera membereskan alat alatnya
" Oke baiklah 10 menit aku akan sampai " ucap Dr bento dan memutuskan teleponnya terlebih dahulu.
Setelah 10 menit kurang Dr bento pun sudah sampai turun dari helip yang mengantarkannya.
" Ada apa? Kenapa kau sampai memohon kepadaku " ucap Dr bento yang begitupun ikut panik mendengar Jordan berbicara seperti itu di telepon.
" Segeralah periksa anakku di dalam kamar " balas Jordan segera mengantarkan Dr bento ke kamar Cyintia untuk memeriksa.
Tok Tok Tok
ketukan pintu dari luar membuat Djody membangunkan diri dan segera membuka pintu kamar tersebut.
" Nak gimana keadaan Cyintia? " tanya Bunda Nandike
" Masih belum sadar Bun " balas Djody lesu
" Djody biarkan Dr Bento yang memerika Cyintia " sela Papi Jordan
" Baik silahkan Dokter " ucap Djody mempersilahkan Dr Bento masuk
Dr Bento pun segera menghampiri Cyintia dan memeriksannya. Tiba tiba Dr bento pun segera tersenyum ketika memeriksa denyut nadi dari Cyintia.
" Dokter istriku kenapa? Kenapa dia masih belum sadar saat ini " tanya Djody beruntun setelah Dokter Bento memeriksa Cyintia
" Ada apa dengan Cyintia Bento ? " tanya Jordan yang sama paniknya dengan Djody
" Iya ada apa Dokter " timpal Bunda Nandike
" Tunggu sebentar sabar, kita bicarakan ini di luar, biarkan Cyintia istirahat karena sepertinya dia sangat kelelahan " ucap Dokter bento dan segera keluar dianter oleh Jordan dan Bunda Nandike
__ADS_1
" Mah aku izin keluar untuk menghampiri Dokter Bento menanyakan keadaan Cyintia, Mamah tolong jaga Cyintia ya Mah " izin Djody keluar untuk menghampiri Dokter Bento
" Iya sayang, sana hampirilah Dokter tanyakan keadaan Cyintia, biar Mamah yang jaga Cyintia " balas Mamah Celine
" Sayang, aku keluar dulu segeralah sadar " ucao Djody mencium kening Cyintia dan segera keluar kamar menghampiri Dokter Bento yang sedang berada di ruang tamu
" Dokter ada apa dengan menantuku? " tanya Bunda Nandike
" Tenang lah sayang " seru Dady Louis segera mengengam tangan Bunda Nandike untuk menenangkannya
" Jelaskan lah Bento " timpal Jordan yang atidak sabar melihat analisa yang di dapatkan Dokter Bento
" Sabarlah aku akan memberitahu kalaian ketika suaminya sudah ada di sini " ucap Dokter Bento sedikit tersenyum
" Tapi kenapa kau tersenyum disaat seperti ini " timpal Jordan kembali yang tak suka melihat Dokter Bento malah tersenyum
Ketika Dokter Bento ingin menanggapi omongan dari Ryan Jordan Djody pun datang segera menghampiri Dokter Bento
" Saya suaminya Dok, ada apa dengan istri saya " tanya Djody yang memang sama paniknya dengan yang lain
" Selamat Nak, kau akan jadi seorang Ayah " ucap Dokter Bento seketika membuat semua orang sedikit terpaku mendengar ucapan dari Dokter Bento dan yang tersadar dahulu adalah Ayah Tomi
" WHATTT !!! " ucap kaget serempak Djody Bunda Nandike Jordan dan Louis
" Baiklah dengarkan penjelasanku, Cyintia hanya kelelahan saat ini karena memang usia kandungannya masih sekitar 2 mingguan masih sangat lemah jangan buat Cyintia kelelahan dan melakukan perjalanan panjang dan jangan teralalu banyak melakukan aktivitas " ucap Dokter Bento kepada Djody
" Te.. terimakasih Dok.. aku akan jadi seorang Ayah Dad Bun " ucap Djody terharu sekaligus bahagia.
" Iya Nak kamu akan jadi seorang ayah " ucap Daddy Louis
" Aku akan segera mempunyai cucu, Terimakasih Nak dan Selamat kau akan menjadi seorang Ayah " ucap Papi Jordan memeluk Djody.
" Selamat ya sayang " balas Bunda nNadike memeluk Djody
" Saya akan memberikan resep untuk vitaminnya sekaligus untuk penguat kandungan dan memberi obat untuk sedikit menghilangkan rasa mualnya " ucap Dokter Bento.
" Baiklah, biar aku yang menebus resepnya, Djody segeralah ke kamar untuk menemani Cyintia dan memberikan kabar kepada Mamah Celine " ucap Papi Jordan
__ADS_1
" Baik Pi terimakasih " ucap Djody dan segera berlalu menuju kamar untuk melihat keadaan Cyintia dan memberika kabar bahagia ini kepada Mamah Celine
.
.
.
.
.
.
‐-----------------------------------------------------------
Nb : yups yups yey kalian pasti pada penasarankan gimna ending yaa haha..
Atau bisa jdi thor kok cepet bangatt alur ceritanya gini maju mundur maju mundurr...
yaa itu karena aku harus menjelaskan secara detail tentang siapa tokoh tokohnya haha..
Tenangg.. tenang para readers ...
Disini baru ada satu konfliknya haha nty akan kita lanjut lagi yaa...
Tunggu aja keseuruannyaa yuhuuuuu..
Hay hayyy para readerrss..
Nama saya sindy tapi biasa dipanggil cenen. Pasti kalian binggung kann kenapa dipanggil cenen jauh bangatt dari nama aslii kenapa karna ada suatu kejadian yang kalau diceritakan akan panjangggg ceritaanyaaa dan nty malah cerita novel pertamakuu akan jadi ceritakuhh haha...
Ini adalah novel pertama ku tentang imajinasikuhh maaf yaa para readers kalau ada penulisan atau kosa kata yang jelas ...
Tolong bantu diberi komentar dan masukan agar saya bisa lebih baik lagiii...
Semoga kalian suka dengan novel pertamaa kuhh jangan lupa kasih likee dan coment dan vote ya guys biar semangatt update ke episode selanjutnyaaa..
__ADS_1
Terimakasihhh para readers tersayang
luvv luvv luvvv 💕💕💕💕