
Seminggu berlalu
Cyintia dan Novia menjalankan aktivitasnya seperti biasa kuliah dan sembari bekerja. Cyintia atau yang dikenal Aurellia ( Nama Panggung ) semakin lama semakin banyak berbagai macam job yang memintanya untuk iklan, bintang tamu di berbagai macam acara TV, variety show dan sampai sampai ada beberapa sutradara yang ingin mengontrak Cyintia untuk menjadi pemain film walaupun hanya sebagai cameo. Tetapi Novia sebagai Manager sekaligus asisten Cyintia tentu saja tidk menerima semuanya, karena mereka berdua harus membagi waktu dengan kuliahnya.
Zayn yang memang sudah mulai fokus belajar dan sudah tidak berjualan seperti dahulu semenjak kondisi Mamahnya semakin lama semakin membaik dan kondisi financial ekonomi keluaraganya membaik.
Di lain sisi sepasang suami istri sudah menentukan tanggal yang pas untuk datang melamar . Ya hari ini adalah hari yang tepat seminggu mereka sudah menunda pembicaraan ini dikarenakan kondisi Mamah Celine yang kurang bagus. Saat ini, dikarenakan kondisi Mamah Celine yang memang sudah membaik dan sudah menjalankan aktivitasnya dengan normal mereka memutuskan untuk datang kembali ke Keluarga Pratama untuk melanjutkan rencana perjodohan ini.
Louis menggunakan setelah kemeja dibalut dengan jas agar terlihat resmi begitupun Bunda Nandike menggunakan pakaian atau baju resmi untuk membicarakan masalah perjodohan ini sekaligus melamar Cyintia untuk menjadi menantunya dan menentukan tanggal pasti untuk pernikahan mereka.
Djody Rahardian Wijaya menggunakan kemeja semi formal, ia pun hanya pasrah menerima kehendak Bundanya dan Daddy nya. Setelah lama ia memperhatikan gerak gerik Cyintia ia akhirnya menerima segala keputusan Bundanya. Djody percaya bahwa pilihan mereka akan menjadi keputusan yang terbaik untuknya.
Setelah mereka bersiap mereka pun melakukan perjalanan bersama untuk kali ini menggunakan mobil lamborgini masing masing. Bunda dengan Daddy dan Djody sendiri membawa mobilnya menuju kediaman Keluarga Pratama.
Sesampainya di kediaman Keluarga Pratama, terlihat seorang wanita paruh baya yang masih sedikit kelihatan muda dan sehat sedang menyirami tanaman di taman yang terdapat di depan rumahnya.
Louis dan Nandike beserta Djody pun segera turun dan menyapa Mamah Celine.
" Assalamualaikum Jeng " sapa Bunda Nandike
" Walaikumsalam " ucap Mamah Celine sambil memberikan cipika cipiki
" Ada apa ya tumben sekali kalian datang kesini dengan pakaian yang formal sambil membawa bunga ... " tanya Mamah Celine kembali yang heran melihat keluarga Wijaya tampil formal tidak seperti biasanya
" Mungkin kita bisa bicarakan ini di dalam Jeng Celine " ucap Bunda Nandike
" Oh iya Jeng baik baik silahkan " ucap Mamah Celine
" Tomi ada di dalam tidak Line? " tanya Daddy Louis
" Oh ada dia sedang ada di ruang kerjanya, nanti saya akan pangilkan " ucap Mamah Celine
" Kalau Cyintia ada Jeng? " tanya Bunda Nandike
" Kalau Cyintia sendiri dia sedang sibuk dengan Job Job barunya saat ini Jeng jadi Tya tidak ada di rumah Jeng " balas Mamah Celine
" Silihkan duduk Jeng " ucap Mamah Celine kembali mempersilahkan untuk keluarga Wijaya duduk di ruang tamu
" Oh iya baik Jeng " ucap Bunda Nandike
" Kalian mau minum apa biar nanti saya panggil bibi untuk membuatkan kalian minum ? " ucap Mamah Celine
" Tidak usah repot repot Jeng seperti biasa saja " ucap Bunda Nandike sambil memberikan Bunga yang ia beli saat di perjalanan menuju kediaman Pratama
" Baik Jeng Terimakasih... " ucap Mamah Celine yang menerima Bunga tersebut
__ADS_1
" Tunggu dulu ya Jeng Nan dan Louis biar saya panggilkan Tomi terlebih dahulu " ucap Mamah Celine yang pamit untuk memanggil Ayah Tomi yang berada di ruang kerjanya saat itu
Sampai di ruang kerja Ayah Tomi
Tok tok tok
" Masuk " ucap Ayah Tomi
" Yah... " panggil Mamah Celine
" Iya kenapa sayang? " tanya Ayah Tomi"
" Yah di ruang tamu ada Keluarga Wijaya Yah " ucap Mamah Celine
" Oh iya baiklah suruh tunggu Mah biar Ayah menyelesaikan dulu pekerjaan ini sebentar... " ucap Ayah Tomi
" Yah tapi... " ucap Mamah Celine
" Hmm " jawab Ayah Tomi sembari melanjutkan pekerjaannya
" Ayahhhh... dengarkan Mamah dulu.. " ucap Mamah Celine sedikit berteriak agar Ayah Tomi mendengarkannya
" Iya kenapa sayang?? " tanya Ayah Tomi yang langsung menutup lembaran pekerjaannya dan menghampiri Mamah Celine
" Yah mereka memakai pakaian formal dan membawa bunga untuk kita, maksudnya apa ini Yah?? Mereka tidak biasanya bersikap Formal... " tanya Mamah Celine
" Maksudnya Ayah?? " tanya Mamah Celine
" Kamu inget sayang dulu ketika kita menikah dan bulan madu bersama dengan Louise dan Nandike, kita berjanji menjodohkan anak anak kita bila salah satu anak kita laki laki dan perempuan " ucap Ayah Tomi
" Iya Yah Aku ingett tapi itu kan sudah lama sekali dan sekarang pun Cyintia masih kuliah Yah, kita pun belum membicarakan ini dengan Cyintia.." ucap Mamih Celine yang memang sangat menyanyangi Cyintia
" Dan Yah belum tentu Cyintia setuju dengan keputusan ini, Mamah gak mau buat Cyintia sedih atau tertekan Yah " ucap Mamah Celine
" Justru Mah mereka melamar Cyintia karena mereka melihat Cyintia yang sedang tidur dikamar Djody dengan posisi Djody yang sedang memeluk Cyintia.. " ucap Ayah Tomi yang mulai menjelaskan kejadian detailnya
" Apa Yahhh??? Kenapa bisaa Yah?? " tanya Mamah Celine kembali
" Ayah juga tidak mengerti Mah sebenernya apa yang telah terjadi, tapi Mah walaupun kita tidak menjodohkan mereka, mereka sudah bertemu dengan sendirinya Mah tanpa bantuan dari kita, jadi mungkin ini yang namanya takdir Mah.. " ucap Ayah Tomi sambil menghela nafas sebentar dan melanjutkan perkataannya
" Mereka memang ditakdirkan untuk bersama Mah " ucap Ayah Tomi kembali untuk menyakinkan Mamah Celine
" Hmm.. Baiklah Yah kalau menurut Ayah itu keputusan yang tepat, Mamah akan mencoba membicarakan dengan Celine Yah " ucap Mamah Celine yang akhirnya menyetujui pendapat sang suami
" Ya sudah sekarang kita pergi ke ruang tamu kasian mereka sudah menuggu kita " ajak Ayah Tomi
__ADS_1
Sesampainya Ayah Tomi dan Mamah Celine di ruang Tamu dan berkumpul bersama keluarga Wijaya pun menyampaikan maksudnya datang hari ini untuk melamar Cyintia dan menentukan tanggal pernikahannya.
" Baik jadi kita sudah sepakat ya setuju untuk melakukan pernikahan antara Djody dan Cyintia " ucap Louis
" Iya Jeng sebentar lagi kita akan jadi keluarga dan akhirnya keinginan kita berdua dulu untuk mempersatukan keluarga kita sebentar lagi akan tercapai " ucap Bunda Nandike yang memeluk Mamah Celine karena memang senang dengan keputusan dari Ayah Tomi dan Mamah Celine yang juga menyetujui peenikahan ini
" Iya jeng semoga acara ini dilancarkan sampai menuju hari H ya Jeng " ucap Mamah Celine yang tersenyum tulus
.
.
.
.
.
.
--‐-----------------------------------------------------------
Nb : yups yups yey kalian pasti pada penasarankan gimna ending yaa haha..
Atau bisa jdi thor kok cepet bangatt alur ceritanya gini maju mundur maju mundurr...
yaa itu karena aku harus menjelaskan secara detail tentang siapa tokoh tokohnya haha..
Tenangg.. tenang para readers ...
Disini baru ada satu konfliknya haha nty akan kita lanjut lagi yaa...
Tunggu aja keseuruannyaa yuhuuuuu..
Hay hayyy para readerrss..
Nama saya sindy tapi biasa dipanggil cenen. Pasti kalian binggung kann kenapa dipanggil cenen jauh bangatt dari nama aslii kenapa karna ada suatu kejadian yang kalau diceritakan akan panjangggg ceritaanyaaa dan nty malah cerita novel pertamakuu akan jadi ceritakuhh haha...
Ini adalah novel pertama ku tentang imajinasikuhh maaf yaa para readers kalau ada penulisan atau kosa kata yang jelas ...
Tolong bantu diberi komentar dan masukan agar saya bisa lebih baik lagiii...
Semoga kalian suka dengan novel pertamaa kuhh jangan lupa kasih likee dan coment dan vote ya guys biar semangatt update ke episode selanjutnyaaa..
Terimakasihhh para readers tersayanggg....
__ADS_1
Luv luvv luvv 💕💕💕