Menikahi CEO Dingin

Menikahi CEO Dingin
Episode 76


__ADS_3

WARNING!!!


DIINGATKAN UNTUK EPISODE INI KHUSUS 21 TAHUN KE ATAS TERIMAKASIH DAN MOHON PENGERTIANNYA


‐xxxxxxxxcccccccc-


Setelah mendapat persetujuan istrinya Djody pun mencium kembali Cyintia dengan rakus dan mengendong Cyintia ala kangguru menuju kasur sehingga membuat Cyintia melingkarkan kakinya ditubuh Djody dan melingkarkan tangannya di leher Djody agar tidak terjatuh sembari tidak melepaskan Ciuman yang menggairahkan dan saling bertautan tersebut . Djody meletakan Cyintia secara pelan dan perlahan menidurkannya di kasur agar memudahkan gerakan Djody berikutnya. Djody pun melepaskan Ciuman tersebut dan mulai rakut menciun seluruh wajah Cyintia dari mulai dahi hidung pipi bibir kembali dagu dan mulai turun keleher menghisapnya sehingga membuat Cyintia melenguh membuat Djody semakin terbakar gairah.


Djody pun menarik tali kimono yang di pakai Cyintia sehingga membuat tubuh Cyintia terbuka tanpa sehelai benang pun membuat Djody semakin lama semakin gairah. Djody tak membiarkan tanggannya diam, tangannya ikut mer***s kedua bukit kembar di tubuh Cyintia. sementara ia terus mendaratkan Ciuman tersebut membuat si empu semakin menegang. Djody pun semakin menurun dan mulai men****t p****g Cyintia menghisap dan mengigit dengan posisi tangan yang yang satunya masih mer***s salah satu bukit kembar dan tak lupa menukarnya seakan saling bergantian membuat Cyintia tidak tahan lagi dan mengeluarkan lenguhan kembali.


" Ah.. Aku.. ah tak tahan mau pipis " ucap Cyintia


" Tahan sayang sebut namaku.. " pinta Djody


" Sayang Ah.. suamiku.. Ah.. aku.. Ah sudah tak bisa tahan lagi Ah.. " rancau Cyintia sambil meremas rambut Djody yang terus menggerakan tubuhnya ke arah bawah


" Ah.. sayang kau sudah basah sayang " ucap Djody dan menj***** area tersebut yang membuat Cyintia semakin melengkuh dan meremas rambut Djody dengan kencang.


setelah itu merekapun melanjutkan percintaan mereka berkali kali sampai saat Cyintia menangis dan mencakar Djody ketika hal yang dia jaga selama ini sudah diambil Djody dan keluarlah cairan merah dari area sensitifnya.


Merekapun menlanjutkan berkali kali sampai Cyintia sudah tidak merasa sakit dan keenakan. Sampai ketika Djody sudah lemas dan menjatuhkan tubuhnya di atas tubuh Cyintia dan merekapun terlelap bersama.


Tok Tok Tok


Suara ketukan pintu kamar Cyintia dan Djody membangunkan Djody yang saat itu benar benar lelah sekaligus bahagia. Djody pun mengambil dan memakai bajunya yang berserakan lalu membukakan pintu tersebut.


" Sayang.. " panggil Bunda Nandike yang memang sudah menunggu Cyintia dan Djody tadi di ruang sarapan tapi tidak datang datang kedua orang tersebut


" Iya ada apa Bunda .. " ucap Djody membuka pintu

__ADS_1


" Kenapa kau sangat berantakan sekali bangunlah waktunya kita pulang apa kau audah selesai bersiap? " tanya Bunda Nandike memincingkan matanya kepada Djody


" Ah eh i..tu Bunda " ucap Djody gagap menggaruk tengkuknya binggung bagaimana menjelaskannya


" Bun.. " panggil Djody


" Bun bisa tidak bunda menunda kepulangan menjadi sore atau Bunda Daddy Ayah Mamah dan yang lainnya pulang terlebih dahulu saja nanti Djody menyusul gimana Bun?? " tanya Djody yang memang sudah binggung apa yang harus iya katakan


" Bunda tak bisa karena Daddy ada urusan diJakarta yang harus segera diurus " ucap Bunda


" Kalau begitu baiklah nanti Bunda akan tanyakan kepada Ayah agar kamu sore nanti di jemput oleh Jet pribadi dari Wijaya saja " ucap Bunda Nandike yang akhirnya mengerti dan memahami apa yang Djody lalukan ketika melihat warna merah di leher Djody


" Baiklah Bun Terimakasih " ucap Djody tersenyum bahagia


" Jangan lupa ajak Cyintia sarapan terlebih dahulu jangan terus memakannya, Bunda menunggu kabar baik " ucap Bunda tersenyum jail membuat wajah Djody memerah.


" Iya iya baik Assalamualaikum Nak, Bunda san yang laimnya pulang terlebih dahulu " ucap Bunda sekaligus pamit


" Baik Bunda walaikumsalam " jawab Djody sembari menutup pintu kamarnya dan kembali menuju ranjang membaringkan tubuhnya dan memeluk Cyintia dan melanjutkan tidur.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


‐-----------------------------------------------------------


Nb : yups yups yey kalian pasti pada penasarankan gimna ending yaa haha..


Atau bisa jdi thor kok cepet bangatt alur ceritanya gini maju mundur maju mundurr...


yaa itu karena aku harus menjelaskan secara detail tentang siapa tokoh tokohnya haha..


Tenangg.. tenang para readers ...


Disini baru ada satu konfliknya haha nty akan kita lanjut lagi yaa...


Tunggu aja keseuruannyaa yuhuuuuu..


Hay hayyy para readerrss..


Nama saya sindy tapi biasa dipanggil cenen. Pasti kalian binggung kann kenapa dipanggil cenen jauh bangatt dari nama aslii kenapa karna ada suatu kejadian yang kalau diceritakan akan panjangggg ceritaanyaaa dan nty malah cerita novel pertamakuu akan jadi ceritakuhh haha...


Ini adalah novel pertama ku tentang imajinasikuhh maaf yaa para readers kalau ada penulisan atau kosa kata yang jelas ...


Tolong bantu diberi komentar dan masukan agar saya bisa lebih baik lagiii...


Semoga kalian suka dengan novel pertamaa kuhh jangan lupa kasih likee dan coment dan vote ya guys biar semangatt update ke episode selanjutnyaaa..


Terimakasihhh para readers tersayang


luvv luvv luvvv 💕💕💕💕

__ADS_1


__ADS_2