
Di lain sisi Djody Rahardian Wijaya sedang bersiap mengenakan kemeja putih dengan pita berbentuk kupu kupu menghiasi lehernya dan di lapisi oleh jas berwarna putih yang membuatnya tampak berkharisma dan lebih berwibawa.
Louis pun menghampiri Djody yang memang sedang bersiap dikamarnya.
" Nak... " panggil Louis
" Iya Dad.. " ucap Djody
" Daddy harap kamu akan berubah dan bisa lebih bahagia dan membahagiakan istrimu kelak .." nasihat Louis
" Cintailah dan sayangilah istrimu sepenuh hati Nak, seperti Daddy yang menyanyangi Bundamu " tambah Louis kembali dan memeluk putranya
" Baik Daddy.. " ucapnya sambil memeluk Daddy nya
" Baiklah kau sudah siap? " tanya sang Daddy
" Sudah Dad, Bunda mana Dad?? " tanya Djody
" Bunda sudah di bawah menunggumu " jawab Daddy yang membawa Djody keluar untuk segera berangkat
" Bunda .. " panggil Djody
" Iya Nak.. " jawab Bunda langsung menghampiri Djody dan memeluknya sambil menangis haru
" Sudah bunda.. " ucap Djody sambil mengelus punggung bunda Nandike
Mereka pun berangkat menuju Masjid untuk acara pernikahan Djody dan Cyintia. Nampak jalanan lenggang masih sepi dari kendaraan dan wajah berbinar bukan dari sang pengantin melainkan dari sang Bunda yang memang menginginkan pernikahan ini.
__ADS_1
Hingga sampailah mobil yang dikendarainya di tempat parkir luas luar Masjid yang akan di gunakan untuk acara Akad.
Nampak mobil dari keluarga Pratama yang juga baru sampai. Seketika Djody terpukau melihat Cyintia yang baru keluar dari mobil. Hingga keduanya pun masuk ke dalam Masjid yang memang akan menjadi saksi untuk Akad mereka berdua.
Tak lama kemudian keluarga besar Wijaya berserta Kenzo dan Justin teman Djody pun ikut hadir dan begitupun dengan keluarga Pratama kerabat beserta Novia dan keluarganya yang memang ikut diundang oleh Cyintia sedangkan teman teman artis dan kuliah akan diundang ketika resepsinya tiba.
Sampai ketika pak penghulu tiba dan di kawal oleh Kenzo dan Justin menuju ke tempat duduknya Djody.
" Mari silahkan untuk mempelai Wanita silahkan duduk berdampingan di samping mempelai Pria " ucap pak penghulu yang meminta Cyintia segera datang dan duduk di samping mempelai Pria. Cyintia pun berjalan perlahan berdampingan dengan tangan yang bergandeng oleh sang Ayah. Nampak sangat Cantik dengan gaun putih panjangnya.
" Baik mari kita mulai " ucap pak penghulu
Pak penghulu pun menyalami dan memegang tangan Djody dengan erat. Dengan bacaan ikrar yang pak penghulu ucapkan. Sampai pak penghulu memberi isyarat pada Djody dengan genggaman tangannya. Dan seketika itu juga Djody menjawabnya.
" Saya terima, nikah dan kawinnya Cyintia Aurellia Pratama binti Tomi Pratama dengan mas kawin tersebut di bayar tunai " ucap Djody dengan lantang dan lancar dalam satu tarikan nafas.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
--‐-----------------------------------------------------------
Nb : yups yups yey kalian pasti pada penasarankan gimna ending yaa haha..
Atau bisa jdi thor kok cepet bangatt alur ceritanya gini maju mundur maju mundurr...
yaa itu karena aku harus menjelaskan secara detail tentang siapa tokoh tokohnya haha..
Tenangg.. tenang para readers ...
Disini baru ada satu konfliknya haha nty akan kita lanjut lagi yaa...
Tunggu aja keseuruannyaa yuhuuuuu..
Hay hayyy para readerrss..
Nama saya sindy tapi biasa dipanggil cenen. Pasti kalian binggung kann kenapa dipanggil cenen jauh bangatt dari nama aslii kenapa karna ada suatu kejadian yang kalau diceritakan akan panjangggg ceritaanyaaa dan nty malah cerita novel pertamakuu akan jadi ceritakuhh haha...
Ini adalah novel pertama ku tentang imajinasikuhh maaf yaa para readers kalau ada penulisan atau kosa kata yang jelas ...
Tolong bantu diberi komentar dan masukan agar saya bisa lebih baik lagiii...
Semoga kalian suka dengan novel pertamaa kuhh jangan lupa kasih likee dan coment dan vote ya guys biar semangatt update ke episode selanjutnyaaa..
Terimakasihhh para readers tersayang
luvv luvv luvvv 💕💕💕💕
__ADS_1