Menjadi Pahlawan Di Dunia Lain

Menjadi Pahlawan Di Dunia Lain
Chapter 2


__ADS_3

Mereka pun masuk ke dalam goa


Beberapa jam kemudian, akhirnya erza dan lainnya keluar


"Tidak kusangka di dalam banyak sekali harta. Aku mendapatkan 5000 koin emas, 8000 koin perak, dan 10.000 koin perunggu, sebilah pedang, dan yang paling penting cincin ruang"


Kata erza


Erza dan lainnya pun memutuskan untuk menjadikan goa itu sebagai rumah sementara mereka, dan erza memutuskan untuk berlatih sementara


Beberapa bulan kemudian


"Sudah beberapa bulan aku di dunia ini. Sepertinya aku harus pergi dari hutan ini dan pergi ke kota tapi sebelum pergi aku harus menjinakan raja hutan yang Tersisa"Kata erza


Erza pun mengajak leo dan tigris untuk ketempat raja hutan yang terakhir


"Tuan kita sudah sampai ke sarangnya"Kata erza


"Akhirnya kita sampai di tempat raja terkuat" Kata erza


Dari atas langit muncul seekor elang yang besar


"Apakah dia rajanya" kata erza


"Ya, tuan di adalah yang terkuat disini sielang raksasa dan dia juga memiliki julukan raja angin"Kata leo dan tigris


"Menarik, ayo kita menyerangnya selagi di tidak menyadari keberadaan kita"Kata erza


Erza dan yang lainnya pun mendekat, tapi saat hampir mendekat, elang sadar dan menyerang mereka dengan kekuatan anginnya dan membuat erza terpental


"Tuan apakah anda baik-baik saja"Kata leo


"Aku tidak apa-apa, lebih baik pikirkan cara agar bisa mengalahkan dia"Kata erza

__ADS_1


"Siapa kalian berani sekali datang kesarangku" Kata elang


"InI kami raja elang kami" Kata leo


"Oh ternyata raja singa dan raja harimau, ada apa kalian datang kesini" Kata elang


"Kami datang kesini karena tuan kami ingin bicara denganmu" Kata leo


"Apa yang ingin kau bicarakan dengan ku" Kata elang


"Aku datang kesini untuk menjadikan mu pengikutku apakah kau mau" Kata erza


"Pengikut? Hahaha...apakah kau bercanda jangan terlalu sok kuat hanya karena kau bisa membuat singa dan harimau jadi pengikutmu kekuatanku jauh lebih kuat dari mereka berdua" Kata elang


"Aku tidak sok kuat tapi jika kau tidak mau aku terpaksa akan menggunakan cara paksa"Kata erza


Karena kesal elang pun menyerang erza tapi erza berhasil menghindar


"Tidak perlu, biar aku saja yang mengurusnya jika aku masih memerlukan bantuan kalian aku tidak pantas untuk menjadi tuannya" Kata erza


Erza pun menyerang elang menggunakan tekniknya


"Teknik tombak petir" Kata erza


Serangan erza berhasil membuat elang terluka, dan membuat elang mengunakan teknik kibasan bertingkat miliknya


"Teknik kibasan tingakat 1" Kata elang


Erza berhasil bertahan tapi di menglami luka di sekucur tubuhnya


"Teknik kibasan tingkat 2" Kata elang


Erza pun Berhasil Bertahan Tapi Mengalami Luka Yang Sangat Parah

__ADS_1


"Heh bocah sebaiknya kau menyerah Jika Tidak Kau Akan Mati" Kata elang


"Kau terlalu percaya diri cobalah jika kau bisa membunuhku" Kata erza


"Kau akan akan menyesal karena terlalu sombong" Kata elang


Elang pun bersiap untuk menggunakan teknik tingkat ke 3 tapi tiba-tiba elang tidak bisa bergerak


"Apa kenapa aku tidak bisa bergerak" Kata elang


Erza pun terseyum dan menyuruh elang melihat di kedua sayapnya, dan elang terkejut karena melihat ada sebuah jarum tertancap disayapnya


"Apa sejak kapan kau menancapkan jarum ini di sayap ku" Kata elang


"Apakah kau tidak ingat saat aku menyerang menggunakan teknik tombak petirku, aku meyisipkan jarum itu oh ya jarum itu memiliki racun jika tidak segera di hilangkan maka kau akan nati" Kata erza


"Tuan tolong ilangkan racun itu, dan aku akan Menjadi pengikutmu" Kata elang


"Baiklah aku akan menghilangkan


nya" Kata erza


Erza pun menghilangakan racun yang ada di tubuh elang


"Terimakasih tuan saya akan mengikuti anda kemanapun anda kemanapun anda pergi" Kata erza


Erza pun menggit jarinya dan menrteskan darahnya ke elang


"Baiklah namamu sekarang adalah arend"


"Terimakasih tuan" Kata arend


"Baiklah ayo kita pergi kota" Kata erza

__ADS_1


__ADS_2