
Diperjalanan menuju kota gara
"Hei arumi kenapa kau melihat ke arah erza terus" Kata alice
"Eh...aku tidak melihatnya, siapa juga yang melihatnya" Kata arumi dengan wajah yang merona
"Hehehe...sudahlah jangan membohongiku aku sudah berteman dengan mu sejak kecil, jadi aku tau sifatmu" Kata alice sambil menggoda arumi
"Aku sudah bilang bahwa aku tidak melihatnya" Kata arumi dengan nada sedikit kesal
"Baiklah-baiklah jangan marah arumi" Kata alice
Sesampai di kota gara
"Hey erza, apakah sudah ada tempat tinggal" Kata roy
"Belum aku adalah seorang pengembara sebelumnya jadi ini adalah kali pertama aku ke kota gara" Kata erza
Roy pun mendekat ke arumi dan meminta tolong
"Arumi tolong kau antarkan erza ketempat penginapan disini, biar kami yang melaporkan misi kita di guild" Kata roy
"ini ke sempatkan yang bagus arumi, kau bisa dekat dengan erza dan mengobrol dengannya" Kata alice
Arumi pun menyetujuinya, diperjalanan menuju ke penginapan. Karena suasana terlalu canggung arumi pun mulai membuka pembicaraan, dengan malu-malu arumi pun mulai membuka pembicaraan
"Erza darimana kau berasal?" Kata arumi
"Dari tempat yang sangat jauh dan bisakah tidak menyinggung tentang hal ini lagi" Kata erza
"Ah maafkan aku apa aku mengganggumu" Kata arumi
"Tidak apa-apa" Kata erza
"Kita sudah sampai erza, kalau begitu aku pergi dulu" Kata arumi dengan wajah sedih
Erza yang merasa telah membuat arumi sedih pun, erza pun mengajak arumi jalan-jalan
"Arumi apa kau bisa mengajak ku berkeliling kota besok" Kata erza
Arumi yang mendengar hal tersebut langsung senang
"Iya tentu saja" Kata arumi dengan terseyum
Keesokan harinya pun arumi mengajak erza berkeliling
"Terimakasih sudah mengajak ku jalan-jalan" Kata erza
"Tidak apa-apa, aku juga sedang tidak ada kegiatan"
Arumi pun menjelaskan setiap tempat yang ada di kota, tak beberapa lama kemudian erza melihat anak kecil setengah sehewan yang sedang dimarahi oleh dan dipukuli oleh seseorang pedagang.
Erza Yang Melihat Itu Langsung Mendekat Dan Menghentikan Orang Tersebut Memukulnya.
"Berhenti Memukulinya, Memangnya Apa Salahnya Sampai Kau Pukul Dia" Kata Erza
"Dia mencuri dagangan ku" Kata seorang pedagang
"Memangnya berapa yang harus dibayar" Kata erza
"10 koin perunggu" Kata erza
"Aku yang akan membayarnya" Kata erza
Erza pun membayarnya, dan bertanya ke anak kecil itu
"Siapa namamu adik" Kata erza
"Namaku gio" Kata gio
"Kenapa kau mencuri gio" Kata arumi
"Aku terpaksa jika aku tidak mencuri adik ku akan kelaparan" Kata gio
"Dimana adik-adik mu gio apakah boleh aku ketempat mu" Kata erza
"Tentu saja boleh tuan" Kata gio
__ADS_1
Gio pun mengantar erza dan arumi ke tempat adiknya.
"ini tempat kami tinggal" Kata gio
Erza pun menanyakan nama adiknya gio
"Gio siapa nama adik mu" Kata erza
"Nama adikku adalah nana" Kata gio
"Dimana orang tua kalian" Kata erza
"Orang tua kami telah meninggal, karena dibunuh oleh monster dihutan demi menyelamatkan kami " Kata erza
Erza yang tidak tega melihat kondisi gio dan adiknya pun mengangkat mereka sebagai adiknya
"Gio,nana apakah kalian mau menjadi adik angkat ku" Kata erza
"Apakah tuan serius" Kata gio
"Iya aku serius apa kalian mau" Kata erza
"Ya kami mau" Kata gio
"Kak apa kamu kakak barunya kami" Kata nana
"Ya, aku adalah kakak barunya kalian" Kata erza
Erza pun langsung mengelus kepala nana dan menggendongnya.
"Ayo kita pulang" Kata erza
Erza, arumi, dan yang lain pun pulang.
Keesokan harinya
Erza dan arumi mengajak gio,nana,untuk membeli baju baru
Di toko baju
"Tentu saja semua yang dipakai nana itu bagus" Kata erza sambil mengelus kepala nana
Erza pun memilih baju untuk arumi
"Sepetinya ini bagus dan cocok untuk arumi" Kata erza
Erza pun mendekat ke arumi
"Arumi apakah baju ini bagus" Kata erza
"Ya, baju ini bagus apakah kamu mau memberikan hadiah untuk seseorang" Kata arumi
"Ya, aku mau memberikan seseorang yang sudah sangat baik kepada ku" Kata erza
"Oh itu bagus" Kata arumi dengan raut wajah sedih
Erza pun memberikan baju itu ke arumi
"Arumi ini hadiah dari ku" Kata erza
"Eh...apa kau serius" Kata arumi dengan wajah yang merona
"Ya, tentu saja dan terimakasih karena selalu baik kepada ku" Kata erza
"Sama-sama erza" Kata arumi dengan terseyum
Erza pun mengajak arumi dan yang untuk jalan-jalan
Saat sedang berjalan-jalan erza melihat anting-anting, erza pun membeli itu untuk nana
"Nana ini untukmu, apakah nana suka" Kata erza
"Emm nana suka terimakasih kakak" Kata nana.
Nana pun langsung memeluk erza
Setelah jalan-jalan erza dan yang lain pun pulang dan beristirahat
__ADS_1
Keesokan harinya
"Uang ku sudah hampir habis aku harus berkerja. Mungkin menjadi petualang itu ide yang bagus" Kata erza didalam hati
Erza pun mengajak gio dan nana ke tempat guild, karena erza mau mendaftarkan diri sebagai petualang
Di tempat guild
"Tuan, apa ada yang bisa saya bantu" Kata seorang pelayan
"Saya mau mendaftar sebagai petualang" Kata erza
"Silakan tuan mengisi formulir ini" Kata erza
Erza pun mengisi formulir itu
"Tuan, biayanya 1 koin emas" Kata pelayan
"Baiklah" Kata erza
Erza pun memberikan pelayan itu 1 koin emas
"ini tuan identitas dan plakat anda dan tier anda sekarang adalah petualang kelas C" Kata pelayan
"Bagaimana cara kita mengambil misi" Kata erza
"Jika tuan ingin mengambil sebuah misi, anda bisa mengambil di buletin itu. Tapi karena tuan hanya kelas C tuan hanya bisa mengambil misi tingkat C" Kata erza
"Baiklah terimakasih" Kata erza
Erza yang sudah menjadi petualang terpikir untuk membeli sebuah senjata tapi nana mengajak erza berjalan-jalan
Erza pun mengajak gio dan nana berjalan-jalan namun di jalan erza bertemu dengan arumi.
"Arumi kebetulan sekali kita bertemu disini. Arumi apakah aku boleh meminta tolong" Kata erza
"Ya, erza tentu apa yang ingin ku bantu erza" Kata arumi
"Bisakah kau menemani mereka berjalan-jalan aku ingin membeli sebuah senjata baru" Kata erza
"Tentu erza aku akan membawa mereka jalan-jalan" Kata arumi
"Terimakasih arumi" Kata erza
Erza pun menitipkan gio dan nana kepada arumi dan pergi ke sebuah toko senjata
Di toko senjata
Erza pun masuk ke dalam toko itu, tapi erza terkejut karena yang menjaga toko itu adalah chiko
"Yo erza sedang mencari apa" Kata chiko
"Chiko sedang apa kau disini" Kata erza
"ini toko milik ayah ku, dan dia sedang sibuk sekarang jadi aku yang menjaga toko ini. Kau sedang mencari senjata apa erza" Kata chiko
"Aku sedang mencari senjata yang ringan tapi panjang" Kata erza
"Bagaimana jika pedang yang ini, pedang ini ringan dan panjang tapi pedang ini hanya memiliki 1 mata pedang, jadi tidak ada yang membelinya" Kata chiko
Erza pun terkejut karena pedang yang dia lihat itu adalah katana jepang. pedang terkuat di dunia.
"Ya, aku mau pedang yang ini apakah ada lagi pedang yang seperti ini" Kata erza
"Ya ada tapi hanya ada 1 apakah tidak apa-apa" Kata chiko
"Tidak apa-apa" Kata erza
Setelah membeli pedang dari chiko erza pun menjemput gio dan nana di rumah arumi
Di rumah arumi
"Terimakasih telah menjaga mereka" Kata erza
"Tidak apa-apa aku juga senang menjaga mereka" Kata arumi
Erza dan yang lainnya pun pulang
__ADS_1