
Keesokan harinya
Erza yang mau pergi ke tempat guild, tiba-tiba di hadang oleh nana yang ingin ikut erza
"Kakak nana mau ikut" Kata nana
"Nana, kakak hanya pergi sebentar saja" Kata erza.
"Iya, nana kan aku ada kita bisa bermain bersama" Kata gio
"Tidak, kakak tidak boleh pergi jika tidak mengajak nana, nana mau main sama kak erza" Kata nana
Erza yang bingung karena nana tidak mengizin dia pergi, tiba-tiba tigris berbicara ke erza
"Tuan biar aku saja yang menemani nana bermain" Kata tigris
"Kau serius tigris" Kata erza
"Iya tuan" Kata erza
"Baiklah, tapi kau itu sangat besar jika aku mengeluarkan kamu nana bisa-bisa ketakutan" Kata erza
"Tuan tenang saja aku bisa jadi kecil, sekecil kucing" Kata tigris
"Baiklah" Kata erza
Erza pun mengeluarkan tigris, dan menyembuyikannya dibelakang tubuhnya
"Nana, bagaimana kalau main sama temannya kakak" Kata erza
"Temannya kakak dimana" Kata nana
Erza pun menunjukan tigris yang sudah menjadi kecil
"Uwaa...lucu sekali" Kata nana
"Dia temannya kakak namanya tigris, dia juga bisa bicara, jika nana mau cerita bisa sama dia" Kata erza
"Uwaa...hebat" Kata nana
"Apakah sekarang kakak boleh pergi nana" Kata erza
"Iya boleh" Kata nana
"Gio, jaga nana baik-baik ya" Kata erza
"Iya, kakak tenang saja aku akan menjaga nana" Kata gio
"Tigris, jaga baik-baik mereka" Kata erza menggunakan telepati
"Baik tuan" Kata tigris menggunakan telepati
Erza pun pergi ketempat guild
Di tempat guild
Erza langsung pergi ke buletin, dan melihat misi yang tidak di usik oleh orang lain. Erza pun melihat misi itu
"Misi membunuh serigala bertanduk dua hadiah 10 koin emas" Kata erza
"Tuan, serigala bertanduk dua itu hewan yang lemah bagi kita tapi sangat kuat bagi petualang lain" Kata leo
"Baiklah, kita akan mengambil misi ini" Kata erza
Erza pun mengambil misi itu, tapi dari belakang ada yang sedang membicarakannya.
"Nyonya aku mau mengambil misi ini" Kata erza
"Apakah tuan yakin, jika tuan bisa menyelesaikan misi ini, tuan bisa langsung dipromosikan ke kelas B" Kata nyonya pelayan
"Ya, aku yakin" Kata erza
"Baiklah tuan" Kata nyonya pelayan
"Lihat, orang bodoh itu, dia mengambil misi yang paling sulit" Kata petualang lain
"Iya, sangat bodoh diambil misi yang bahkan tidak bisa diselesaikan oleh petulang kelas B" Kata petualang lain
"Biarkan saja dia" Kata petualang lain
Erza tidak menghiraukan mereka dan pergi untuk menyelesaikan misinya
Sampai di hutan
"Mereka ada 6" Kata erza
Saat erza mau maju tiba-tiba leo dan arend berbicara ke erza
"Tuan, apakah anda bisa membiarkan kami saja yang melawan mereka" Kata arend
__ADS_1
"Iya, tuan kami mulai merasa tubuh kami mulai melemah karena sudah beberapa bulan tidak bertarung
"Baiklah" Kata erza
Arend dan leo pun maju melawan mereka
15 menit kemudian
"Tuan kami sudah selesai" Kata arend
"Baiklah, aku akan memasukan kalian lagi" Kata erza
Erza pun mengambil tandung para serigala itu sebagai bukti
"Akhirnya selesai juga misi ini, saatnya pulang
Tapi saat erza mau pergi dari gua para serigala. Dari sebelah kiri di dalam hutan erza mendengar suara pertarungan. Erza pun mencari sumber suara itu dan dia menemukan sumber suara itu, ternyata itu karena pertarungan antara seorang petualang dan seekor monster
"Tuan itu raja orc" Kata leo
"Apa itu raja orc?" Kata erza
"Raja orc adalah salah satu raja para monster. Mereka sedikit lebih kuat dari kami
"Gruoahhh... Manusia lemah matilah" Kata raja orc
Petualang yang sudah tidak bisa melawan karena sudah mengalami luka yang saat parah akhirnya pasrah.
Erza yang melihat petualang itu tidak
bisa bertarung lagi langsung menahan serangan raja orc itu
"Siapa yang berani menahan serangan ku" Kata raja orc
"Aku" Kata erza
Petualang yang terluka itu yang sudah melihat wajah erza pun, jatuh dan pingsan karena kehabisan banyak darah.
"Siapa kau" Kata raja orc
"Hanya seorang petualang yang kebetulan lewat" Kata erza
Erza pun langsung mengeluarkan leo dan arend
"Apa, apa yang kalian lakukan disini" Kata raja orc dengan terkejut
"Kami hanya mengikuti tuan kami" Kata leo
"Kau tidak tau seberapa kuatnya tuan kami" Kata arend
"Majulah aku akan melihat kekuatan kalian" Kata raja orc
Leo pun langsung menembakakan bola api dari mulutnya, tapi berhasil di hadang oleh pedangnya raja orc. Arend yang melihat itu langsung mengeluarkan kibasan level 2 nya dan berhasil melukai raja orc
Raja orc pun marah, dan langsung mengayunkan pedangnya ke arend tapi berhasil ditahan oleh erza. Erza dan raja orc akhirnya beradu pedang dan akhirnya keduanya mundur
"Kau kuat juga bocah" Kata raja orc
Erza pun langsung menggunakan langkah kilat dan berada telat di depan mata raja orc dan langsung menusuk mata sebelah kiri raja orc
"Aaarrggh...mata kiri ku" Kata raja orc
Raja orc pun menyerang erza dan berhasil membuat erza terpental mundur
"Aku harus lari jika tidak aku akan kalah oleh mereka" Kata raja orc di dalam hati
Raja orc pun melarikan diri
"Dasar penakut" Kata leo
"Tuan, apakah perlu kita kejar" Kata arend
"Tidak perlu lebih baik kita tolong orang ini dulu" Kata erza
"Tuan lihat plakatnya dia petualang kelas S" Kata leo
"Dan coba lihat identitasnya" Kata arend
Erza pun mengecek identitasnya dan ternyata namanya adalah riko
Erza pun langsung menggendongnya dan membawanya keluar dari hutan
Sesampai di kota
Erza langsung membawa riko ke tempat dokter, setelah membawa riko ke dokter erza langsung pergi pulang.
Setelah 1 jam akhirnya riko bangun
"Dimana aku" Kata riko
__ADS_1
"Kau ada ditempat ku" Kata dokter
"Aku baru ingat aku bertarung dengan raja orc dan dikalahkan dan ada orang yang menyelamtkan ku" Kata riko didalam hatinya
"Dokter dimana orang yang membawaku kesini" Kata riko
"Orang yang membawawamu langsung pergi setelah membawamu kesini" kata dokter
"Aku harus mencarinya" Kata riko
Riko langsung berdiri dari tempat tidurnya tapi karena luka yang dihadapinya terlalu parah di kembali terjatuh ketempat tidurnya.
"Jangan banyak bergerak lukamu masih belum pulih" Kata dokter
Keesokan harinya
"Dokter apakah aku sudah boleh pergi" Kata riko
"Iya kau sudah boleh pergi karena lukamu sudah sembuh" Kata dokter
Riko pun pergi mencari erza
Riko langsung pergi ketempat guild untuk menanyakan keberadaan erza
Ditempat guild
Riko langsung bertanya ke petugas guild
"Nona apakah kau tahu tentang seorang pria yang memiliki ciri-ciri seperti ini" Kata Riko sambil menjelaskan ciri-ciri erza
"Oh aku tahu orang yang anda cari itu bernama erza dibaru saja mendaftar menjadi pahlawan beberapa hari yang lalu" Kata nona petugas
"Apa kau tahu cepat beri tahu aku dimana rumahnya" Kata riko
"Maaf tuan aku tidak tahu dimana rumahnya tapi aku tahu kalau di berteman dengan kelompok roy" Kata nona petugas
Riko yang mendengar hal itu langsung pergi mencari kelompok roy
Dirumah erza
"Tigris kau jaga mereka baik-baik" Kata erza dengan telepati
"Baik tuan" Kata tigris dengan telepati
"Ah aku merasa bosan setelah menemani nana dan gio bermain" Kata erza
Erza yang bosan memutuskan untuk pergi ke sebuah bar yang baru saja dibuka
Di dalam bar
Erza langsung duduk dan memesan sebuah bir, namun tiba-tiba erza melihat ada sekelompok orang yang tidak asing dan ternyata kelompok itu adalah kelompok roy. Erza langsung pergi ketempat mereka
"Hey hey hey bukankah ini erza, apa yang kau lakukan disini erza" Kata chigo
"Aku kesini hanya karena bosan, apa aku boleh bergabung dengan kalian" Kata erza
"Tentu saja erza" Kata roy
"Erza bagaiman dengan keadaan nana dan gio apakah mereka baik-baik" Kata alice
"Ya mereka baik-baik saja" Kata erza
Erza dan yang lainnya pun ngobrol cukup lama dan akhirnya mereka memutuskan untuk pulang. Arumi ikut erza kerumah karena mau bertemu nana dan gio. Ditengah jalan erza dan arumi melihat riko yang seperti melihatnya mencari seseorang.
"Erza bukankah itu riko sang raja tombak" Kata arumi
"Iya dia adalah petualang kelas S sang raja tombak riko" Kata erza
"Dia sepertinya sedang mencari seseorang" Kata arumi
Erza langsung menarik tangan arumi dan menghampiri riko
"eh mau kemana kita erza" Kata arumi
Erza dan arumi menghampiri riko
"Hey riko kau sudah sadar. Bagaima dengan luka mu" Kata erza
Riko yang terkejut langsung membungkuk dan berterimakasih kepada erza
"Terimakasih tuan erza karena telah menyelamatkan ku saat melawan raja orc" Kata riko
"Hahaha... Tidak apa-apa, dan jangan panggil aku tuan, panggil saja aku erza dan dia teman ku arumi" Kata erza
"Senang bertemu dengan mu arumi" kata riko
"Aku juga senang bertemu dengan mu" Kata arumi
"Riko apakah kamu mau kerumah ku. Ada sesuatu yang ingin ku bicarakan dengan mu " Kata erza
__ADS_1
"Tentu saja erza" Kata riko
Erza pun mengajak riko ke rumahnya