
Erza dan yang lain memutuskan untuk beristirahat didesa tersebut.
Dimalam hari
Erza yang tidak bisa tidur
memutuskan untuk mencari udara segar di luar. Saat erza keluar, erza melihat amanda sedang duduk di atas pohon, erza pun menghampiri amanda.
"Hey, sedang apa kau diluar" Kata erza
"Tidak, aku hanya sedang memikirkan keadaan ayahku, apakah dia baik-baik disana" Kata amanda
"Tenanglah, dia pasti baik-baik" Kata erza
"Iya" Kata amanda
Pagi harinya erza dan yang lain memutuskan untuk pergi melanjutkan perjalanan mereka
"Terimakasih sudah mengijinkan kami beristirahat didesa ini" Kata erza
"Sama-sama" Kata kepala desa
Erza dan yang lain pergi
Sampai di lembah zodiak
"Akhirnya kita sampai" Kata riko
"Tuan, hati-hati aku merasakan aura didepan sana" kata arend
"Aku mengerti" Kara erza
"Erza, apa yang akan kita lakukan selanjutnya" Kata riko
"Kita akan mencari bunga lotus terlebih dahulu" Kata erza
"Baiklah erza" Kata
__ADS_1
Erza dan yang lain pergi menuju hutan zodiak, saat erza dan yang lain sedang mencari bunga lotus, tiba-tiba erza diserang oleh hewan zodiak menggunakan duri
"Siapa disana" Kata erza
Dari balik pohon muncul 3 hewan zodiak berjenis: ular raksasa, serigala, dan landak raksasa
"Tuan, hati-hati mereka raja zodiak" Kata arend
"Bagaimana kau tahu bahwa mereka adalah raja zodiak" Kata erza
"Raja zodiak memiliki tanda bintang di kepala mereka" Kata arend
"Siapa yang berani masuk kehutan zodiak tanpa izin" Kata raja serigala
"Kami hanya mencari sebuah lotus es" Kata erza
"Kalian berani mencuri bunga langka itu dari hutan ini" Kata raja serigala
"Apakah kau ingin melawan kami" Kata erza
"Ya, kalian sudah berani mencuri diwilayah kami, kalian akan menerima akibatnya" Kata raja serigala
"Bertaruh?" Kata raja serigala
"Iya, bertaruh, jika kami menang kalian harus menjadi pengikut kami, dan jika kami kalah kalian bisa memakan kami, bagaimana" Kata erza
"Baikalah" Kata raja serigala
Serigala pun langsung menyerang erza menggunakan auman ultrasonik, erza dan yang lain pun terpental karena serangan itu, serigala kembali menyerang menggunakan aumannya tapi kali ini berhasil dihadang oleh riko yang menggunakan teknik putaran tombak.
"Sekarang aku yang akan menyerang mu" Kata riko
Riko menyerang serigala tapi berhasil dihadang oleh landak raksasa yang menggunakan pelindung duri.
"Hahaha... Tidak ada yang bisa mengalahkan pelindunng duri ku" kata raja landak raksasa
"Sekarang giliran ku" Kata raja ular raksasa
__ADS_1
Ular langsung menembakkan bisanya melalui mulut kearah amanda, tapi berhasil dihadang oleh tenik pelindung tanah miliki erza
"Untung masih sempat" Kata erza
"Erza lihat pelindung tanah itu meleleh karena bisanya" Kata riko
"Tentu saja bisa, ku bukan seperti bisa pada umumnya, bisa ku akan melelehkan apa saja yang dia sentuh" kata raja ular raksasa.
Ular kembali menembakan bisanya, ke arah erza, erza langsung menggunakan pelindung tanah, tapi ternyata bisa itu hanya pengalihan, landak menembakkan durinya dari sebelah kiri.
"Erza gunakan pelindung tanah" Kata riko
"Tidak sempat" Kata erza
Tiba-tiba ada seorang wanita yang penutup mulut menangkis serangan landak menggunakan pisaunya.
"Kau memang tidak berguna ya riko" Kata wanita itu
"Siapa kau" Kata landak
"Kau, Aneska" Kata riko
"Aneska?" Kata erza
"Aneska adalah tunangan ku" Kata riko
"Tunangan" Kata erza
"Maaf erza aku belum memberi tahu mu tentang ini" Kita riko
"Apa yang kau lakukan disini aneska" kata erza
"Aku kesini karena mengikuti kalian" Kata aneska
"Kenapa kau mengikuti kami" Kata erza
"Sejak kalian meninggalkan gerbang hari itu aku sudah curiga kalian akan pergi ketempat bahaya, karena khawatir aku mengikuti kalian, dan ternyata benar kalian pergi ketempat yang berbahaya" Kata aneska
__ADS_1
"Kau mendapatkan tunangan yang baik riko" kata amanda
"Sudahlah, ayo bersiap bertarung" kata erza