Menjadi Pahlawan Di Dunia Lain

Menjadi Pahlawan Di Dunia Lain
Chapter 7


__ADS_3

Erza dan yang lain memutuskan untuk beristirahat didesa tersebut.


Dimalam hari


Erza yang tidak bisa tidur


memutuskan untuk mencari udara segar di luar. Saat erza keluar, erza melihat amanda sedang duduk di atas pohon, erza pun menghampiri amanda.


"Hey, sedang apa kau diluar" Kata erza


"Tidak, aku hanya sedang memikirkan keadaan ayahku, apakah dia baik-baik disana" Kata amanda


"Tenanglah, dia pasti baik-baik" Kata erza


"Iya" Kata amanda


Pagi harinya erza dan yang lain memutuskan untuk pergi melanjutkan perjalanan mereka


"Terimakasih sudah mengijinkan kami beristirahat didesa ini" Kata erza


"Sama-sama" Kata kepala desa


Erza dan yang lain pergi


Sampai di lembah zodiak


"Akhirnya kita sampai" Kata riko


"Tuan, hati-hati aku merasakan aura didepan sana" kata arend


"Aku mengerti" Kara erza


"Erza, apa yang akan kita lakukan selanjutnya" Kata riko


"Kita akan mencari bunga lotus terlebih dahulu" Kata erza


"Baiklah erza" Kata


Erza dan yang lain pergi menuju hutan zodiak, saat erza dan yang lain sedang mencari bunga lotus, tiba-tiba erza diserang oleh hewan zodiak menggunakan duri


"Siapa disana" Kata erza


Dari balik pohon muncul 3 hewan zodiak berjenis: ular raksasa, serigala, dan landak raksasa


"Tuan, hati-hati mereka raja zodiak" Kata arend


"Bagaimana kau tahu bahwa mereka adalah raja zodiak" Kata erza


"Raja zodiak memiliki tanda bintang di kepala mereka" Kata arend


"Siapa yang berani masuk kehutan zodiak tanpa izin" Kata raja serigala


"Kami hanya mencari sebuah lotus es" Kata erza


"Kalian berani mencuri bunga langka itu dari hutan ini" Kata raja serigala


"Apakah kau ingin melawan kami" Kata erza


"Ya, kalian sudah berani mencuri diwilayah kami, kalian akan menerima akibatnya" Kata raja serigala


"Bagaimana jika kita bertaruh" Kata erza


"Bertaruh?" Kata raja serigala


"Iya, bertaruh, jika kami menang kalian harus menjadi pengikut kami, dan jika kami kalah kalian bisa memakan kami, bagaimana" Kata erza


"Baikalah" Kata raja serigala


Serigala pun langsung menyerang erza menggunakan auman ultrasonik, erza dan yang lain pun terpental karena serangan itu, serigala kembali menyerang menggunakan aumannya tapi kali ini berhasil dihadang oleh riko yang menggunakan teknik putaran tombak.


"Sekarang aku yang akan menyerang mu" Kata riko


Riko menyerang serigala tapi berhasil dihadang oleh landak raksasa yang menggunakan pelindung duri.


"Hahaha... Tidak ada yang bisa mengalahkan pelindunng duri ku" kata raja landak raksasa

__ADS_1


"Sekarang giliran ku" Kata raja ular raksasa


Ular langsung menembakkan bisanya melalui mulut kearah amanda, tapi berhasil dihadang oleh tenik pelindung tanah miliki erza


"Untung masih sempat" Kata erza


"Erza lihat pelindung tanah itu meleleh karena bisanya" Kata riko


"Tentu saja bisa, ku bukan seperti bisa pada umumnya, bisa ku akan melelehkan apa saja yang dia sentuh" kata raja ular raksasa.


Ular kembali menembakan bisanya, ke arah erza, erza langsung menggunakan pelindung tanah, tapi ternyata bisa itu hanya pengalihan, landak menembakkan durinya dari sebelah kiri.


"Erza gunakan pelindung tanah" Kata riko


"Tidak sempat" Kata erza


Tiba-tiba ada seorang wanita yang penutup mulut menangkis serangan landak menggunakan pisaunya.


"Kau memang tidak berguna ya riko" Kata wanita itu


"Siapa kau" Kata landak


"Kau, Aneska" Kata riko


"Aneska?" Kata erza


"Aneska adalah tunangan ku" Kata riko


"Tunangan" Kata erza


"Maaf erza aku belum memberi tahu mu tentang ini" Kita riko


"Apa yang kau lakukan disini aneska" kata erza


"Aku kesini karena mengikuti kalian" Kata aneska


"Kenapa kau mengikuti kami" Kata erza


"Sejak kalian meninggalkan gerbang hari itu aku sudah curiga kalian akan pergi ketempat bahaya, karena khawatir aku mengikuti kalian, dan ternyata benar kalian pergi ketempat yang berbahaya" Kata aneska


"Sudahlah, ayo bersiap bertarung" kata erza


Erza dan yang lain bersiap bertarung


"Bertambah satu orang itu tidak akan mengubah apa pun" Kata raja serigala


"Oh benarkah" Kata erza


"Jika kau tidak percaya maka akan kubuktikan bocah" Kata raja landak raksasa


"Bocah ini berani kurang ajar dengan tuan" Kata leo dengan marah


"Tenanglah leo biar aku saja yang melawannya" Kata erza


"Baiklah tuan" Kata leo


Landak pum menyerang menggunakan durinya, tapi erza berhasil menghindar, erza langsung membalas menggunakan teknik perangkap air, landak pun terperangkap didalam air.


"Hey bocah kau pikir kau bisa mengalahkan aku hanya karena kau memerangkap ku didalam sini" Kata raja landak raksasa


"Aku belum selesai" Kata erza


Erza langsung menggunakan teknik telapak petir dan menggarahkan ke perangkap air itu, yang membuat raja landak raksasa tersengat oleh listrik, dan membuatnya pingsan.


"Bocah kurang ajar" Kata raja serigala


Serigala menyerang erza tapi dihadang oleh riko.


"Lawan mu adalah aku" Kata riko


"Bocah sombong" Kata raja serigala


Serigala pun menyerang riko menggunakan cakarnya tapi berhasil di tahan oleh riko menggunakan tombaknya, serigala dan riko mundur.


"Boleh juga kau bocah" Kata raja serigala

__ADS_1


"Kau juga sama" Kata riko


Riko menyerang serigala menggunakan teknik tusukan tombak petir, tapi serigala berhasil menghindar, serigala membalas menggunakan teknik seribu cakaran, teknik ini berhasil membuat luka ditubuh riko.


"Hanya segitu kemampuan mu" Kata raja serigala


"Sial" Kata riko


Riko langsung menyerang serigala menggunakan tombaknya, tapi berhasil dihidari oleh serigala.


"Kau itu sanggat lambat, kau tidak mungkin bisa melukai ku" Kata raja serigala sambil menghindari serangan riko


"Apa kau bilang" Kata riko


Riko mengangakat tombaknya


"Teknik dewa petir" Kata riko


Petir pun menyambar tombak riko, yang membuat tubuh riko mengalirkan aura petir disekucur tibuhnya


"Teknik apa itu?" Kata erza


"Sesuai dengan namanya, teknik ini akan membuat orang yang menggunakan teknik ini akan memiliki seperti dewa petir, tapi teknik ini hanya bisa bertahan setengah jam, dan setelah itu pengguna akan kehabisan tenaga" Kata aneska


Riko menyerang serigala dengan membabi buta dan melukai tubuh serigala, serigala membalas dengan teknik seribu cakaran, tapi berhasil ditepis oleh riko menggunakan tombaknya. Riko kembali menyerang serigala menggunakan teknik tusukan tombak petir dan berhasil membuat serigala mengalami luka parah.


Serigala yang terluka parah pingsan, ular yang melihat itu berusaha kabur secara, tapi berhasil dihadang oleh aneska.


"Mau kemana kau" Kata aneska


Ular menyerang aneska, menggunakan gas beracun, saat ular sudah yakin aneska sudah mati, tiba-tiba aneska muncul di atas dan membuat ular terkejut.


"Bagaimana mungkin, aku melihat kau sudah terkena gas beracun ku" Kata raja ular raksasa


"Kau pikir apa gunanya masker ini, ya untuk melindungi diri dari gas beracun" Kata aneska


Ular pun berusaha untuk menggigit aneska, tapi aneska berhasil menghindar dan menyerang dengan melempar pisaunya ke arah ekornya ular yang membuat ular kesakitan


"Tolong lepaskan itu, tolong" Kata raja ular raksasa


Aneska pun melepaskan pisaunya


Erza dan yang lainnya pun membangunkan landak dan


serigala.


Setelah landak dan serigala bangun


"Sesuai perjanjian kita, jika kalian kalah kalian akan menjadi pengikut kami" Kata erza


"Tuan, kami bersedia menjadi pengikut kalian" Kata serigala, landak, ular


"Riko kau pilihlah, siapa yang ingin kau jadikan pengikut" Kata erza


Riko memilih serigala sebagai pengikutnya, riko meneteskan darahnya, dan memberi nama


Alarick.


"Baiklah sekarang aneska" Kata erza


Aneska memilih ular sebagai pengikutnya, aneska meneteskan darahnya, dan memberi nama Ghidorah.


"Baiklah yang terakhir amanda" Kata erza


"Eh, aku juga dapat" Kata amanda


"Tentu saja, aku sudah memiliki pengikut jadi kuserahkan landak ini kepada" Kata erza


"Baiklah" Kata amanda


Amanda memilih landak sebagai pengikutnya, amanda meneteskan darahnya, dan memberi nama Reko


"Baiklah, sekarang semua sudah ada pengikut, sekarang kita tinggal mencari bunga lotus es" Kata erza


"Tuan erza, kami memiliki bunga itu, didesa zodiak, bagaimana jika mengambilnya yang disana saja" Kata Alarick

__ADS_1


"Baiklah kita akan mengambilnya" Kata erza


__ADS_2