
Akhirnya aku tiba di kampung halaman ku , kali ini aku membawa fiki kerumah ku sejenak,
setelah itu kami akan melakukan perjalanan lagi ke kampung halaman ibu ku
aku membawa fiki untuk merasakan mie di pinggiran kota yang pernah aku rasakan bersama feri kala itu
fiki sangat senang dan memuji masakan bos itu
aku membawa fiki untuk melihat ku mengajar kembali murid² kesayangan ku
tak terasa sebulan lebih aku harus melewati cobaan ini
sekitar sebulan yang lalu aku masih di sini bersama nya ,kini dia telah pergi
lagi² fiki menghampiri ku ,mengatakan tak papa jika aku rindu pada feri untuk menganggap diri nya sebagai feri
aku menghampiri nya memeluk nya mengatakan maafkan aku ,lagi² menjadikan mu sebagai feri
aku memeluk nya hangat seperti aku memeluk feri ,tapi aku melepaskan nya ,mengatakan bahwa dia adalah fiki bukan feri
aku sudah mengiklaskan nya dan akan kembali bersinar seperti dahulu lagi
fiki hanya tersenyum
sebagai hadiah ku untuk fiki karena telah menyetujui permintaan ku untuk menemaniku pulang kampung ,aku memainkan lagu khusus di piano ku untuk nya
fiki sangat tersentuh ,bahkan memejamkan mata
aku sangat senang jika ada orang yang tersentuh mendengar kan ku bermain piano
setelah bermain piano aku tanyakan pada nya mengapa ekspresi nya begitu sedih ketika ku mainkan lagu itu untuk nya
akhirnya ia menceritakan ke pada ku beban berat yang selama ia pendam itu ,katanya dia telah menjalin hubungan dengan kekasih nya itu sejak kecil
janji pernikahan yang mereka buat telah lama di sepakati
tetapi kekasih nya itu terus mengulur waktu nya ,karena harus mengejar impian nya
ia mengatakan bahwa kekasih nya itu adalah tipe orang yang sangat mencintai diri nya sendiri
sedangkan fiki telah menunggu dalam waktu yang cukup lama
dia bilang jika tak terjadi masalah lagi dia akan melamar nya tahun depan
tahun depan adalah kepulangan nya
__ADS_1
tahun depan sudah di depan mata hanya tinggal 3 bulan saja
rasanya jika membayangkan ia menikah dengan wanita lain serasa aku membayangkan feri menikah dengan wanita lain
ah bodoh sekali femikiran ku ,feri telah tiada
yang di hadapan ku adalah fiki bukan feri
fiki menanyakan apa rencana ku setelah ini
aku mengatakan pada nya ,aku akan tetap di sini mengajar les piano ,menghabiskan waktu bersama murid² ku
jika ada waktu luang akan menjenguk ayah
jika punya uang lebih akan menjenguk ayah dan ibu nya fiki
aku mengatakan lagi ,kala itu ketika bersama feri dia hanya menceritakan ayah ibu nya lewat telepon ,sekarang aku benar² bertemu dengan orang nya langsung
Ke esokan hari nya aku bersama fiki melakukan perjalanan lagi ke kampung halaman ibu ku untuk melihat ayah
aku tiba di sana tetapi ayah sedang sakit ,dan sekarat
hanya ada paman adik nya ayah yang menjaga nya
aku dan fiki bergegas membawa ayah ke rumah sakit terdekat
aku sedih dan sangat terkejut ,untung saja aku cepat datang kalau tidak aku akan sama seperti kemarin tak melihat orang yang aku sayangi ketika kesakitan
setiba nya di rumah sakit ,dokter mengatakan bahwa ayah terkena serangan jantung dan mengalami stroke
paman bilang sebelum ayah terkena serangan jantung ,ayah menerima telepon dari seseorang
seseorang itu mengatakan bahwa ayah telah lama menggadaikan rumah yang ku tempati saat ini ke pada rentenir ,kejadian itu terjadi ketika ibu melahirkan ku
paman sebenar nya juga sudah mengetahui masalah nya sejak lama
paman bilang ,ketika aku di lahirkan ,ibu ku mengalami pendarahan ,untuk mempertahakan nyawa ibu ku ,ayah ku membawa ibu ku kerumah sakit besar,tetapi ayah tak memiliki cukup uang
akhir nya ayah menggadaikan rumah nya ke rentenir itu
tetapi setelah mendapatkan uang nya ,ayah sudah terlambat ,nyawa ibu ku sudah tak tertolong lagi
ibu ku hanya meninggalkan bayi kecil mungil yaitu aku
setelah ibu pergi ayah menjadi gila bekerja ,selama ayah gila bekerja ayah telah melunasi hutang nya ke pada rentenir itu ,hanya saja ayah ku salah membayar kan nya,ia tertipu
__ADS_1
Waktu itu Ayah malah membayar kan hutang nya ke pada adik rentenir itu , karena waktu itu adik rentenir itu bilang bahwa kakak nya sedang sakit di rumah sakit ,makanya ayah ku memberikan uang nya padanya ,dan ayah percaya begitu saja pada nya
Tetapi adik rentenir itu ternyata tidak memberikan uang itu ke pada kakak nya,ia malah membawa kabur uang itu
sementara rentenir itu ternyata memang sakit ,yaitu sakit tumor ganas di bagian perut nya
setelah beberapa tahun menjalani pengobatan akhirnya rentenir itu meninggal dunia ,sedangkan bisnis keluarga mereka yaitu bisnis meminjam²kan uang telah mereka turun²kan ke anak² mereka
kini anak rentenir itu yang meneruskan bisnis nya itu
orang nya yang suka semena² dan suka menghardik
akhir² ini dia tak segaja melihat pembukuan hutang yang telah tersimpan 20 tahun lamanya itu
di situ masih tertulis jelas kalau ayah ku belum melunasi nya beserta bunga² nya
karena dahulu ketika ayah telah melunasi hutang nya ,adik rentenir itu malah menipu ayah
bahkan sekarang orang nya entah di mana ,jika di jelaskan ke pada anak rentenir itu pasti dia juga tak kan percaya jika ayah telah melunasi hutang nya
mungkin kalau di perkirakan kejadian itu ketika ia masih bayi
kini anak nya yang arogan itu ,memaksa ayah untuk membayarkan hutang nya
itu yang membuat ayah ku sakit
paman ku bilang ia juga telah merebut beberapa rumah milik warga yang dahulu di hapuskan hutang nya oleh ayah rentenir itu ketika ia meninggal dunia karena penyakit tumor nya itu
kini ayah ku di nyatakan menderita penyakit stroke setelah kejadian ini ,tak bisa berbiacara menjadi lumpuh
ayah sudah tua ,tak sanggup lagi jika harus bekerja
hutang ayah ku awal nya tak banyak hanya 10 juta saja ,tetapi jika di gabung dengan bunga nya selama bertahun² menjadi 120 juta
tapi dalam waktu singkat kemana aku harus mencari uang itu
semua uang tabungan ku telah ku habiskan untuk melunasi rumah impian ku bersama feri
aku fikir penderitaan ku telah berakhir sampai di sini,ternyata!
memang benar sejak aku di lahirkan kedunia ini ,garis tangan ku yaitu harus menjalani cobaan yang begitu berat
Paman bilang rentenir itu memberikan waktu tiga hari ,jika tidak dia akan mengusir ku keluar dari rumah
aku tak tahu harus meminta bantuan ke pada siapa lagi
__ADS_1