Mentari Terbenam Di Pulau Surga

Mentari Terbenam Di Pulau Surga
Penderitaan Ku Tak Terhenti Sampai Di Sini


__ADS_3

Akhirnya aku tiba di kampung halaman ku , kali ini aku membawa fiki kerumah ku sejenak,


setelah itu kami akan melakukan perjalanan lagi ke kampung halaman ibu ku


aku membawa fiki untuk merasakan mie di pinggiran kota yang pernah aku rasakan bersama feri kala itu


fiki sangat senang dan memuji masakan bos itu


aku membawa fiki untuk melihat ku mengajar kembali murid² kesayangan ku


tak terasa sebulan lebih aku harus melewati cobaan ini


sekitar sebulan yang lalu aku masih di sini bersama nya ,kini dia telah pergi


lagi² fiki menghampiri ku ,mengatakan tak papa jika aku rindu pada feri untuk menganggap diri nya sebagai feri


aku menghampiri nya memeluk nya mengatakan maafkan aku ,lagi² menjadikan mu sebagai feri


aku memeluk nya hangat seperti aku memeluk feri ,tapi aku melepaskan nya ,mengatakan bahwa dia adalah fiki bukan feri


aku sudah mengiklaskan nya dan akan kembali bersinar seperti dahulu lagi


fiki hanya tersenyum


sebagai hadiah ku untuk fiki karena telah menyetujui permintaan ku untuk menemaniku pulang kampung ,aku memainkan lagu khusus di piano ku untuk nya


fiki sangat tersentuh ,bahkan memejamkan mata


aku sangat senang jika ada orang yang tersentuh mendengar kan ku bermain piano


setelah bermain piano aku tanyakan pada nya mengapa ekspresi nya begitu sedih ketika ku mainkan lagu itu untuk nya


akhirnya ia menceritakan ke pada ku beban berat yang selama ia pendam itu ,katanya dia telah menjalin hubungan dengan kekasih nya itu sejak kecil


janji pernikahan yang mereka buat telah lama di sepakati


tetapi kekasih nya itu terus mengulur waktu nya ,karena harus mengejar impian nya


ia mengatakan bahwa kekasih nya itu adalah tipe orang yang sangat mencintai diri nya sendiri


sedangkan fiki telah menunggu dalam waktu yang cukup lama


dia bilang jika tak terjadi masalah lagi dia akan melamar nya tahun depan


tahun depan adalah kepulangan nya

__ADS_1


tahun depan sudah di depan mata hanya tinggal 3 bulan saja


rasanya jika membayangkan ia menikah dengan wanita lain serasa aku membayangkan feri menikah dengan wanita lain


ah bodoh sekali femikiran ku ,feri telah tiada


yang di hadapan ku adalah fiki bukan feri


fiki menanyakan apa rencana ku setelah ini


aku mengatakan pada nya ,aku akan tetap di sini mengajar les piano ,menghabiskan waktu bersama murid² ku


jika ada waktu luang akan menjenguk ayah


jika punya uang lebih akan menjenguk ayah dan ibu nya fiki


aku mengatakan lagi ,kala itu ketika bersama feri dia hanya menceritakan ayah ibu nya lewat telepon ,sekarang aku benar² bertemu dengan orang nya langsung


Ke esokan hari nya aku bersama fiki melakukan perjalanan lagi ke kampung halaman ibu ku untuk melihat ayah


aku tiba di sana tetapi ayah sedang sakit ,dan sekarat


hanya ada paman adik nya ayah yang menjaga nya


aku dan fiki bergegas membawa ayah ke rumah sakit terdekat


aku sedih dan sangat terkejut ,untung saja aku cepat datang kalau tidak aku akan sama seperti kemarin tak melihat orang yang aku sayangi ketika kesakitan


setiba nya di rumah sakit ,dokter mengatakan bahwa ayah terkena serangan jantung dan mengalami stroke


paman bilang sebelum ayah terkena serangan jantung ,ayah menerima telepon dari seseorang


seseorang itu mengatakan bahwa ayah telah lama menggadaikan rumah yang ku tempati saat ini ke pada rentenir ,kejadian itu terjadi ketika ibu melahirkan ku


paman sebenar nya juga sudah mengetahui masalah nya sejak lama


paman bilang ,ketika aku di lahirkan ,ibu ku mengalami pendarahan ,untuk mempertahakan nyawa ibu ku ,ayah ku membawa ibu ku kerumah sakit besar,tetapi ayah tak memiliki cukup uang


akhir nya ayah menggadaikan rumah nya ke rentenir itu


tetapi setelah mendapatkan uang nya ,ayah sudah terlambat ,nyawa ibu ku sudah tak tertolong lagi


ibu ku hanya meninggalkan bayi kecil mungil yaitu aku


setelah ibu pergi ayah menjadi gila bekerja ,selama ayah gila bekerja ayah telah melunasi hutang nya ke pada rentenir itu ,hanya saja ayah ku salah membayar kan nya,ia tertipu

__ADS_1


Waktu itu Ayah malah membayar kan hutang nya ke pada adik rentenir itu , karena waktu itu adik rentenir itu bilang bahwa kakak nya sedang sakit di rumah sakit ,makanya ayah ku memberikan uang nya padanya ,dan ayah percaya begitu saja pada nya


Tetapi adik rentenir itu ternyata tidak memberikan uang itu ke pada kakak nya,ia malah membawa kabur uang itu


sementara rentenir itu ternyata memang sakit ,yaitu sakit tumor ganas di bagian perut nya


setelah beberapa tahun menjalani pengobatan akhirnya rentenir itu meninggal dunia ,sedangkan bisnis keluarga mereka yaitu bisnis meminjam²kan uang telah mereka turun²kan ke anak² mereka


kini anak rentenir itu yang meneruskan bisnis nya itu


orang nya yang suka semena² dan suka menghardik


akhir² ini dia tak segaja melihat pembukuan hutang yang telah tersimpan 20 tahun lamanya itu


di situ masih tertulis jelas kalau ayah ku belum melunasi nya beserta bunga² nya


karena dahulu ketika ayah telah melunasi hutang nya ,adik rentenir itu malah menipu ayah


bahkan sekarang orang nya entah di mana ,jika di jelaskan ke pada anak rentenir itu pasti dia juga tak kan percaya jika ayah telah melunasi hutang nya


mungkin kalau di perkirakan kejadian itu ketika ia masih bayi


kini anak nya yang arogan itu ,memaksa ayah untuk membayarkan hutang nya


itu yang membuat ayah ku sakit


paman ku bilang ia juga telah merebut beberapa rumah milik warga yang dahulu di hapuskan hutang nya oleh ayah rentenir itu ketika ia meninggal dunia karena penyakit tumor nya itu


kini ayah ku di nyatakan menderita penyakit stroke setelah kejadian ini ,tak bisa berbiacara menjadi lumpuh


ayah sudah tua ,tak sanggup lagi jika harus bekerja


hutang ayah ku awal nya tak banyak hanya 10 juta saja ,tetapi jika di gabung dengan bunga nya selama bertahun² menjadi 120 juta


tapi dalam waktu singkat kemana aku harus mencari uang itu


semua uang tabungan ku telah ku habiskan untuk melunasi rumah impian ku bersama feri


aku fikir penderitaan ku telah berakhir sampai di sini,ternyata!


memang benar sejak aku di lahirkan kedunia ini ,garis tangan ku yaitu harus menjalani cobaan yang begitu berat


Paman bilang rentenir itu memberikan waktu tiga hari ,jika tidak dia akan mengusir ku keluar dari rumah


aku tak tahu harus meminta bantuan ke pada siapa lagi

__ADS_1


__ADS_2