Mentari Terbenam Di Pulau Surga

Mentari Terbenam Di Pulau Surga
Jatuh ,bangun lagi


__ADS_3

Malam dingin mencekam , di kampung halaman ibu ku dingin nya hingga menusuk² tulang ku


udara nya terasa masih sangat asri ,dari bebalik pepohonan masih terdengar kicau burung camar


tapi aku sudah tak berani berkicau lagi,aku di hantam ombak keras berkali²


Untuk pertama kali nya aku kuat ,badai seperti apa pun aku lalui ,lalu apakah hari ini aku masih bisa bangkit dari keterpurukan


aku melihat ayah ku di depan mata ku sendiri telah jatuh sakit ,kali ini aku tak mau kehilangan lagi


mengapa tuhan melahirkan aku ke dunia ini , apa kah karena tuhan tau ,bahwa aku adalah orang yang sangat kuat untuk berdiri sendiri


fiki duduk di samping ku untuk memecahkan suasana karena aku masih bersedih


tiba² saja ia mendapatkan sebuah telepon dari ayah nya ,bahwa hari ini ia harus kembali ke kantor karena ada urusan yang sangat penting


fiki berpamitan pada ku karena harus kembali ke seberang pulau segera ,karena jarak nya cukup jauh ia harus segera pulang ,jika tidak ia akan terlambat


aku mengangguk, mengatakan ,bahwa ia harus segera pulang ,jangan sampai tertunda cuma karena aku


fiki mengelus dahi ku yang penuh peluh ,mengatakan bahwa aku harus menjaga kesehatan ku sendiri selama ia tak ada di dekat ku


di saat aku terpuruk seperti ini benar² tak ada orang yang bisa ku jadikan sandaran


aku hanya bisa bersandar pada keteguhan ku sendiri


langkah demi langkah setiap waktu terasa berat sekali untuk menghadapi dunia yang sangat kejam ini


tangga demi tangga ,aku daki dan ku turuni sendiri


jatuh ,bangun lagi


ke esokan hari nya aku mendapat kan kabar dari ranti bahwa rumah ku telah di obrak abrik oleh anak rentenir itu


untung saja mereka tak melukai murid² ku ,hanya saja anak rentenir itu membawa ranti sebagai jaminan nya

__ADS_1


aku sangat kebingungan ,bagai mana aku harus menebus nya


kemana aku cari lagi uang sebanyak 120 juta itu


hari ini ayah telah kembali dari rumah sakit ,aku meminta paman untuk menjaga ayah sementara ,karena aku sendiri akan pulang kerumah ku untuk menyelesaikan semua urusan ku


jalan satu² nya saat ini adalah mencari bukti pembayaran ayah yang pada waktu itu di berikan oleh adik rentenir itu


aku sudah tak banyak waktu lagi ,esok hari aku harus membawa bukti itu ke pada anak rentenir itu


tetapi setiba nya aku di rumah aku tak juga dapat menemukan bukti itu


aku bingung sekali ,sudah ku acak² rumah ku dari depan hingga ke belakang tapi tak ku temukan kertas itu


aku berfikir mungkin saja telah terbuang karena itu sudah terjadi selama berpuluh tahun lama nya ,hampir seusia dengan ku


aku pergi mencari bibi ,adik sepupu ayah ku yang rumah nya tak jauh dari rumah ku untuk meminta bantuan


ternyata bibi juga sudah tua , tak memmiliki uang sebanyak itu


aku menangis seorang diri di pojokan kamar ku ,aku bingung sekali hingga ke esokan hari nya aku tertidur di pojokan itu


tiba² terdengar dari luar rumah yang begitu ramai


aku mengintip dari celah jendela ternyata anak rentenir itu telah datang kerumah ku, bersama anak buah mereka


mereka semua datang untuk menagih , karena ini adalah waktu terakhir yang mereka berikan ke pada ayah


mereka semua mulai mendobrak pintu rumah ku dan menghancurkan jendela² rumah ku


aku pergi ke depan untuk menghalangi nya


tetapi rentenir itu malah berkata ,jika hutang nya ingin di anggap lunas ,maka aku harus menikah dengan nya


aku jawab pada nya ,aku tak mau menikahi pria arogan seperti nya

__ADS_1


anak rentenir itu entah mengapa setelah melihat ku seperti terpikat begitu


ia menyeret ku keluar ,untuk membawa ku pergi ke rumah nya


ia berulang kali mengatakan jika hutang nya ingin di anggap lunas ,maka aku harus menikah dengan nya


aku membalas memaki nya dengan kata² kasar ,membuat nya semakin marah dan kesal


dia menamparku dengan sangat keras hingga aku terjatuh ke tanah, bahkan penglihatan ku agak sedikit menjadi buram


tapi dari belakang ku terdengar suara seseorang mengatakan ,jangan harap kau bisa menyentuh nya, dengan sangat jelas suara itu terdengar seperti suara feri , lalu aku menoleh nya untuk melihat ternyata itu adalah fiki


fiki datang menolong ku , dia menghajar orang rentenir itu


hingga akhir nya fiki ,melemparkan mereka dengan sejumlah uang yang mereka ingin kan


fiki bilang ,rumah itu telah di beli oleh nya ,lalu melemparkan rentenir itu dengan sejuamlah uang


akhir nya rentenir itu pergi dari rumah ku


fiki ,memapah ku untuk berdiri


ia menghapus sedikit darah di sudut bibir ku dengan jari nya


darah itu mungkin saja keluar karena rentenir itu menampar ku dengan sangat keras


fiki meminta maaf pada ku karena datang terlambat


ia datang tak se orang diri ,ia datang bersama pengacara untuk membantu ku untuk melunasi hutang ayah ku


fiki menjelaskan ,bahwa rumah ku telah berganti nama menjadi nama nya ,karena ia telah membayar kan hutang ayah ku


dengan cara ini ia baru bisa membantu ku


tetapi ia mengatakan lagi ,walaupun rumah itu sekarang menjadi rumah nya ,ia tak ada niat merebut nya dari ku karena bagai mana pun juga itu adalah rumah warisan dari orang tua ku

__ADS_1


dia sangat mengerti ,ia hanya membantu ku ,ia juga membiarkan ku untuk tetap tinggal di sana ,dan memberikan ku waktu yang lama agar bisa mengembalikan uang nya yang telah ia berikan ke pada rentenir itu


__ADS_2