Mentari Terbenam Di Pulau Surga

Mentari Terbenam Di Pulau Surga
Menjemput Cahaya Hidup Ku


__ADS_3

Tetapi ! hal yang tidak di ingin kan pun terjadi


setelah beberapa hari ia tiba di seberang dan mulai bekerja ,aku merasakan ada perubahan pada diri nya


tetapi ia membantah perubahan itu ,kata nya karena kini ia bekerja di perusahaan resmi yang memiliki aturan,yang tidak bisa lagi menghubungi ku setiap saat


aku mencoba membiasakan diri tanpa kabar nya dan mencoba untuk mengerti pekerjaan nya


tetapi aku tak bisa ,karena aku sudah terbiasa selalu mengirimkan pesan singkat untuk nya,memberikan perhatian untuk nya sama seperti di saat ia masih di sini


tetapi pesan dan perhatian ku tak pernah ada balasan setelah se bulan kami berjauhan


tak terasa dua bulan telah berlalu ,aku benar² kesepian,sebelum bertemu dengan nya sepi nya tak sesakit ini masih bisa terobati dengan murid² kesayangan ku ,kali ini rasa sakit nya benar² tak ada obat nya kecuali dia


kini ia benar hilang tanpa memberi kejelasan pada ku


kini ia benar² tak menghubungi ku lagi


aku hawatir akan hubungan ku yang semakin tak jelas ini


kadang aku berfikir jangan-jangan kata-kata nya untuk sehidup semati dengan ku hanya omong kosong pria saja


apa kah dia benar² akan mengikari janji nya pada ku,apa kah dia di sana telah menemukan seseorang yang bisa menggantikan ku


fikiran ku tak menentu


ia tak pernah tahu bagai mana keadaan ku di sini


aku selalu cemas memikirkan nya


hingga beberapa kali jatuh sakit


tidak ada seorang pun yg menemani ku lagi


semakin ku mainkan piano ini semakin sesak di dada


pesan singkat tak pernah di balas ,telepon pun tak pernah di angkat


mengapa dia berubah?


aku sangat sedih karena sudah terbiasa mendengar suara nya yang begitu melekat di telinga ku , aku tak bisa sehari pun tak mendengar suara nya

__ADS_1


aku tak tahan rasa sakit di dada ini hari semakin hari menjadi luka yang sangat besar


setelah lima bulan tanpa kabar dari nya aku pun akhir nya memutuskan untuk terbang ke seberang menemui nya


untung saja aku tahu di mana tempat ia berada kini,karena sebelum ia lost kontak dengan ku, ia pernah sekali membicarakan alamat tempat kerja nya pada ku


lentera itu bukan padam lagi ,tapi sudah membakar hati ku


Aku tiba tepat di depan kantor nya,tak tahu apakah harus melangkah maju atau mundur


mata ku benar² melihat nya lagi setelah berpisah lima bulan lama nya itu


sebelum ia pergi ke tempat itu ,ia berjanji akan selalu menghubungi ku ,tapi nyata nya ia mengingkari janji nya pada ku


ingin rasa nya kaki ini berlari memeluk nya dengan erat ,lalu menceritakan segala kehawatiran di dada ku ,menceritakan semua ke pada nya


tetapi kaki ini enggan akan hubungan yang rumit tanpa kejelasan ini


cahaya mentari di hati ku terus berputar antara hidup dan mati


mentari itu terang kembali karena kini mata yang haus akan melihat nya kini sudah terobati


tetapi mentari itu juga padam karena ia benar² tak menghubungi ku lagi tanpa kejelasan


aku memang melihat nya dengan pakaian kerja nya yg begitu formal ,dan sangat rapi di kenakan nya ,berbeda dengan diei nya kala itu ,bahkan aku hampir saja tidak mengenali nya


pantas saja kini ia mengabaikan ku


aku berfikir jabatan nya di perusahaan ayah seperti nya bukan main²


ia yang tengah berdiri di depan kantor nya ia juga tak sengaja melihat ku di sebrang jalan


ia seperti tak menyangka bahwa aku akan menyusul nya ke sana


cukup lama dia memandangku seperti memastikan apakah benar² aku yang ada di sebarang jalan itu


setelah ia memastikan nya bahwa benar aku yang ada di hadapan nya ,ia berlari ke arah ku


kerinduan yang tak terbendung lagi sampai aku tak ragu ragu lagi berlari ke arah nya ,lalu memeluk nya


tetapi ia tidak membalas pelukan ku

__ADS_1


awal nya kehangatan aku fikir akan datang kembali ,tapi mengapa dia bersikap dingin begini


kecurigaan ku semakin mendalam terhadap nya ,mengapa ia mengabaikan ku dan hanya diam saja ,seperti tak senang ketika aku datang menyusul nya


aku berfikir mungkin kedatangan ku akan mengganggu pekerjaan nya saja


agar aku tidak penasaraan aku menanyakan pada nya ,apakah aku mengganggu nya ,apakah ia senang aku datang untuk nya


tetapi ia hanya tersenyum tipis,dan hambar


ia sangat berbeda dengan diri nya kala itu


di benar² berubah tak seperti kala itu


aku terheran jika memang dia tak suka aku datang mengapa ia tak mendorong ku untuk pergi


ia tak mendorong tak juga menarik ku ,seperti menggantung


akhirnya aku mencoba untuk berpositif prasangka saja pada nya


siang itu dia mengambil cuti untuk menemani ku ,dan mengantarkan ku kerumah nya


ia meminta ku untuk beristirahat di rumah nya


ia datang memelukku menatap ku ,dengan tatapan yang begitu sedih ,lalu mengatakan bahwa ia akan menjagaku


tapi pelukan ini sangat berbeda dengan dahulu


sikap nya pun sangat berbeda , aku fikir mungkin dia cangung karena telah berpisah dengan ku selama lima bulan lama nya


aku menceritakan segala kehawatiran ku pada nya


hawatir akan hubungan ku dengan nya kandas begitu saja ,hawatir dia akan mengingkari janji-janji nya


tetapi kali itu ia menjelaskan dengan sangat tegas dan jelas bahwa ia tak akan mengingkari janji nya ke pada ku


dia bilang selama ini ia tak pernah membalas pesan ku ,tak pernah menjawab telepon ku ,tak pernah memberi kabar ke pada ku karena di sibukan oleh pekerjaan nya yang sangat banyak


ia meminta maaf pada ku setulus hati nya


aku hanya bisa menerima maaf itu ,karena bagaimana pun aku tak ingin kehilangan nya

__ADS_1


.


__ADS_2