
Tetapi ! hal yang tidak di ingin kan pun terjadi
setelah beberapa hari ia tiba di seberang dan mulai bekerja ,aku merasakan ada perubahan pada diri nya
tetapi ia membantah perubahan itu ,kata nya karena kini ia bekerja di perusahaan resmi yang memiliki aturan,yang tidak bisa lagi menghubungi ku setiap saat
aku mencoba membiasakan diri tanpa kabar nya dan mencoba untuk mengerti pekerjaan nya
tetapi aku tak bisa ,karena aku sudah terbiasa selalu mengirimkan pesan singkat untuk nya,memberikan perhatian untuk nya sama seperti di saat ia masih di sini
tetapi pesan dan perhatian ku tak pernah ada balasan setelah se bulan kami berjauhan
tak terasa dua bulan telah berlalu ,aku benar² kesepian,sebelum bertemu dengan nya sepi nya tak sesakit ini masih bisa terobati dengan murid² kesayangan ku ,kali ini rasa sakit nya benar² tak ada obat nya kecuali dia
kini ia benar hilang tanpa memberi kejelasan pada ku
kini ia benar² tak menghubungi ku lagi
aku hawatir akan hubungan ku yang semakin tak jelas ini
kadang aku berfikir jangan-jangan kata-kata nya untuk sehidup semati dengan ku hanya omong kosong pria saja
apa kah dia benar² akan mengikari janji nya pada ku,apa kah dia di sana telah menemukan seseorang yang bisa menggantikan ku
fikiran ku tak menentu
ia tak pernah tahu bagai mana keadaan ku di sini
aku selalu cemas memikirkan nya
hingga beberapa kali jatuh sakit
tidak ada seorang pun yg menemani ku lagi
semakin ku mainkan piano ini semakin sesak di dada
pesan singkat tak pernah di balas ,telepon pun tak pernah di angkat
mengapa dia berubah?
aku sangat sedih karena sudah terbiasa mendengar suara nya yang begitu melekat di telinga ku , aku tak bisa sehari pun tak mendengar suara nya
__ADS_1
aku tak tahan rasa sakit di dada ini hari semakin hari menjadi luka yang sangat besar
setelah lima bulan tanpa kabar dari nya aku pun akhir nya memutuskan untuk terbang ke seberang menemui nya
untung saja aku tahu di mana tempat ia berada kini,karena sebelum ia lost kontak dengan ku, ia pernah sekali membicarakan alamat tempat kerja nya pada ku
lentera itu bukan padam lagi ,tapi sudah membakar hati ku
Aku tiba tepat di depan kantor nya,tak tahu apakah harus melangkah maju atau mundur
mata ku benar² melihat nya lagi setelah berpisah lima bulan lama nya itu
sebelum ia pergi ke tempat itu ,ia berjanji akan selalu menghubungi ku ,tapi nyata nya ia mengingkari janji nya pada ku
ingin rasa nya kaki ini berlari memeluk nya dengan erat ,lalu menceritakan segala kehawatiran di dada ku ,menceritakan semua ke pada nya
tetapi kaki ini enggan akan hubungan yang rumit tanpa kejelasan ini
cahaya mentari di hati ku terus berputar antara hidup dan mati
mentari itu terang kembali karena kini mata yang haus akan melihat nya kini sudah terobati
tetapi mentari itu juga padam karena ia benar² tak menghubungi ku lagi tanpa kejelasan
aku memang melihat nya dengan pakaian kerja nya yg begitu formal ,dan sangat rapi di kenakan nya ,berbeda dengan diei nya kala itu ,bahkan aku hampir saja tidak mengenali nya
pantas saja kini ia mengabaikan ku
aku berfikir jabatan nya di perusahaan ayah seperti nya bukan main²
ia yang tengah berdiri di depan kantor nya ia juga tak sengaja melihat ku di sebrang jalan
ia seperti tak menyangka bahwa aku akan menyusul nya ke sana
cukup lama dia memandangku seperti memastikan apakah benar² aku yang ada di sebarang jalan itu
setelah ia memastikan nya bahwa benar aku yang ada di hadapan nya ,ia berlari ke arah ku
kerinduan yang tak terbendung lagi sampai aku tak ragu ragu lagi berlari ke arah nya ,lalu memeluk nya
tetapi ia tidak membalas pelukan ku
__ADS_1
awal nya kehangatan aku fikir akan datang kembali ,tapi mengapa dia bersikap dingin begini
kecurigaan ku semakin mendalam terhadap nya ,mengapa ia mengabaikan ku dan hanya diam saja ,seperti tak senang ketika aku datang menyusul nya
aku berfikir mungkin kedatangan ku akan mengganggu pekerjaan nya saja
agar aku tidak penasaraan aku menanyakan pada nya ,apakah aku mengganggu nya ,apakah ia senang aku datang untuk nya
tetapi ia hanya tersenyum tipis,dan hambar
ia sangat berbeda dengan diri nya kala itu
di benar² berubah tak seperti kala itu
aku terheran jika memang dia tak suka aku datang mengapa ia tak mendorong ku untuk pergi
ia tak mendorong tak juga menarik ku ,seperti menggantung
akhirnya aku mencoba untuk berpositif prasangka saja pada nya
siang itu dia mengambil cuti untuk menemani ku ,dan mengantarkan ku kerumah nya
ia meminta ku untuk beristirahat di rumah nya
ia datang memelukku menatap ku ,dengan tatapan yang begitu sedih ,lalu mengatakan bahwa ia akan menjagaku
tapi pelukan ini sangat berbeda dengan dahulu
sikap nya pun sangat berbeda , aku fikir mungkin dia cangung karena telah berpisah dengan ku selama lima bulan lama nya
aku menceritakan segala kehawatiran ku pada nya
hawatir akan hubungan ku dengan nya kandas begitu saja ,hawatir dia akan mengingkari janji-janji nya
tetapi kali itu ia menjelaskan dengan sangat tegas dan jelas bahwa ia tak akan mengingkari janji nya ke pada ku
dia bilang selama ini ia tak pernah membalas pesan ku ,tak pernah menjawab telepon ku ,tak pernah memberi kabar ke pada ku karena di sibukan oleh pekerjaan nya yang sangat banyak
ia meminta maaf pada ku setulus hati nya
aku hanya bisa menerima maaf itu ,karena bagaimana pun aku tak ingin kehilangan nya
__ADS_1
.