Mentari Terbenam Di Pulau Surga

Mentari Terbenam Di Pulau Surga
Berubah Tanpa Sebab


__ADS_3

Tetapi aku merasa bahwa diri nya sedikit berbeda dengan yang dulu ,yang begitu romantis ,kini berubah menjadi pria yang sangat kaku


kata-kata nya sangat canggung dan kaku ,seperti orang yang baru pertama kali bertemu dengan ku


dia seperti orang yang memiliki kepribadian ganda ,hingga aku seperti mengulang untuk mengenal nya kembali


perubahan nya sangat jelas di mata ku ,tetapi aku hanya bisa bertanya-tanya dalam hati


malam ini aku menginap di rumah nya ,aku mengatakan pada nya bahwa aku akan kembali lima hari kemudian, aku tak ingin buru² kembali pulang karena kerinduan ku pada nya belum sepenuh nya hilang


ia hanya mengatakan bahwa aku boleh tinggal di sana seberapa lama sesuka hati ku


rumah nya lumayan besar,memang seperti bukan orang biasa


lalu aku memnyela pembicaraan nya , mengatakan mengapa harus menunggu tiga tahun lagi untuk melamar ku ,bukan kah usia ku sudah cukup untuk menjalin rumah tangga dengan nya,terlebih lagi aku melihat nya kini sudah memiliki pekerjaan yang sangat jelas ,seperti nya jabatan nya pun bukan main²


tetapi dia hanya tersenyum saja ,tak menjawab pertanyaan ku


aku sangat heran pada nya ,ketika aku bersama nya di kampung halaman dalam ke adaan sepi berdua dalam satu ruangan pasti ia akan sangat romantis pada ku ,tetapi kini dalam ke sempatan yang seperti ini ia sangat acuh pada ku


aku berfikir apakah kini ia tak mencintai ku lagi


aku tak berani untuk menanyakan nya,takut ia akan marah pada ku ,nanti dia malah mendorong ku untuk pergi ,mungkin saja ia kesal dengan pekerjaan nya akhir² ini yang begitu melelahkan

__ADS_1


Pada malam itu ,setelah aku merapikan barang² ku di kamar tamu ,aku melihat ia berbaring di sofa depan tv seperti memikirkan sesuatu ,aku mencoba mendekati nya lalu duduk d sampingnya untuk berbincang dan bermesraan dengan nya sama seperti dahulu


kemudian aku menggenggam tangan ny ,mecium lembut jari jemari nya


aneh skali pipi nya memerah ,telapak tangan nya memanas ,seperti darah nya mendidih


Kemudian ia menghempaskan tangan ku ,seolah-olah ia baru pertama kali bermesraan dengan ku


seketika itu ia pergi kekamar nya,kemudian meninggalkan ku sendiri di ruang tv


aku mencoba menahan langkah kaki nya ,tapi ia tetap pergi


aku bertanya² dalam hatiku ,mengapa ia begitu ,mungkin saja akhir² ini ia di sibukan dengan pekerjaan nya yang membuat nya menjadi kesal


ia duduk perlahan menyantap sarapan yang aku buatkan untuk nya itu


sikap nya dingin sekali ,tak lagi memuji masakan ku ,kini dia berubah menjadi sedikit berbicara, dan sedikit tersenyum ,tetapi sering mengerutkan dahi


aku mengatakan pada nya bahwa itu adalah sarapan terbaik ku setelah lima bulan lama nya tak bertemu dengan nya ,selama lima bulan itu aku tak makan dengan baik karena selalu memikirkan nya,bahkan sering jatuh sakit


tetapi ia tetap acuh ,waktu itu jika ia mendengar aku tak enak badan sedikitpun ia langsung mengantarkan ku ke dokter untuk memeriksakan kesehatan ku


kali ini berbeda,ia hanya mengangguk tersenyum hambar,dan pembicaraan nya pun begitu ketus

__ADS_1


setelah selesai memakan sarapan nya ,ia berpamitan pada ku untuk pergi bekerja


sebelum ia pergi bekerja aku memakasa nya,meraih kerah baju nya ,lalu aku mengecup bibir nya dengan lembut


aku melakukan itu terlebih dahulu untuk mengambil insiatif agar ia kembali seperti dahulu yang selalu mesra ke pada ku


ia sempat memejamkan mata nya ,dengan pipi yang sangat merah tapi seketika itu ia mendorongku ,mengatakan bahwa aku begitu lancang dan tidak sopan


aku melawan nya ,mengatakan mengapa dia bekerta seperti itu ,bukan kah dahulu juga sama seperti itu ,bagai mana bisa dia mengatakan bahwa aku tidak sopan ,bukan kah kami adalah sepasang kekasih ,mengapa dia mengatakan aku begitu lancang ,sebenarnya dia menganggap ku apa


aku sangat heran mengapa,ia mengatakan seperti itu ,aku merasa kini ia sangat berubah


aku tak tahan lagi ,akhirnya mengatakan semuanya isi dalam hati ku,bahwa kini ia telah berubah tak sperti dahulu


aku mengatakan bahwa aku sangat rindu ia yang dulu selalu memanjakan ku ,yang selalu perhatian pada ku


kini dia benar² berubah setelah pergi ke seberang ini


aku sangat terkejut lagi ,melihat ia sangat marah pada ku ,dengan mendorongku begitu keras


aku terheran mengapa ia berubah menjadi orang yang sangat emosional


dahulu dia adalah orang yang sangat baik ,ceria ,selalu memanjakan ku,dan hangat ,jika marah pun dia hanya akan diam saja ,mengapa kini dia berubah menjadi orang yang sangat emosional ,dingin ,dan acuh seperti itu

__ADS_1


__ADS_2