
Setelah menguburkan harimau bertanduk Bai Feng lalu pergi untuk mencari tempat untuk dia menyerap semua hasil buruan dia. Disaat Bai Feng melihat ada goa, dia lebih memilih untuk menyerap semua hasil buruan dia di dalam goa itu, menurut Bai Feng jika dia menyerap di dalam goa itu kemungkinan besar tidak ada yang menggangu dia untuk menyerap semua hasil buruannya.
Goa yang Bai Feng temukan adalah tempat harimau bertanduk tinggal. Goa itu berukuran besar yang diameter ruang dalamnya lebih dari sepuluh meter. Keadaan di dalam goa terang karena ada lumut cahaya yang tumbuh di dinding goa.
Bai Feng lalu duduk bermeditasi untuk memulihkan energinya yang terkuras lumayan banyak saat bertarung dengan harimau bertanduk. Serangan terakhir yang Bai Feng gunakan adalan teknik Space Spliting. Teknik itu adalah teknik yang dia ciptakan saat memahami Dao Ruang dan teknik itu berada di tingkat Surga Puncak.
Setelah menggunakan teknik itu energi Bai Feng terkuras sampai menyisakan 20% yang berarti teknik itu menghabiskan 80% energinya Bai Feng.
Bai Feng kemudian memasang array untuk memulainya bermeditasi.
Setelah 15 menit energinya telah pulih kembali dan Bai Feng pun membuka kembali matanya. "Aku akan menyerap semua hasil buruanku terlebih dahulu sebelum pulang ke rumah". Bai Feng lalu mengeluarkan salah satu hasil buruannya ketika dia sudah selesai menyerapnya Bai Feng lalu mengeluarkan hasil buruannya yang lain sampai tidak tersisa sama sekalu.
"Setelah selesai menyerap semuanya aku hanya berhasil menembus ranah Qi Gathering Level 5 Puncak saja." Bai Feng kehabisan kata-kata karena jika orang lain yang menyerapnya pasti bisa langsung naik ke ranah Foundation Core sedangkan dia masih jauh dari itu setelah menyerap semua hasil buruannya.
Bai Feng lalu berdiri dan pergi keluar dari goa. "Baiklah sekarang saatnya untuk pulang." Bai Feng lalu berlari ke arah desa.
Setelah 10 menit akhirnya keluar dari hutan iblis, Bai Feng tidak memerlukan waktu yang lama lagi untuk keluar dari hutan iblis seperti saat pertama masuk karena peningkatan kultivasinya membuat Bai Feng bisa menggunakan Wind Step jauh lebih baik dari sebelumnya.
Ketika Bai Feng baru mau melanjutkan perjalanan pulang dia merasakan ada orang yang berjalan ke arahnya. Bai Feng langsung ke atas pohon untuk bersembunyi.
Bai Feng melakukan itu karena jika dia terlihat oleh warga desanya akan sangat merepotkan karena dia datang sendiri.
Terlihat dua orang kultivator di ranah Body Formation Level 5 Akhir berjalan di bawahnya dengan pedang di pinggangnya.
"Apakah kau mendengar salah satu anggota Klan Bai berusaha menyusup ke markas kita?" tanya orang itu.
"Iya aku dengar sampai pemimpin yang turun tangan untuk melawannya." jawab orang itu.
"Dia pasti ingin menyelamatkan wanita klan Bai yang kita culik"
"Dia bodoh sekali karena berani melawan kelompok kita hahaha" kedua orang berjalan di bawah Bai Feng sambil tertawa.
Bai Feng yang mendengar percakapannya merasa sangat marah. Dia lalu muncul di depan mereka berdua.
"Heii siapa kau bocah?" tanya salah satunya.
Bai Feng yang sudah sangat marah sama sekali tidak menjawab pertanyaan mereka sama sekali. Dia langsung menghilang dan muncul dibelakang kedua orang itu lalu mengambil pedang yang ada di pinggang salah satu bandit dan langsung memotong kedua tangan mereka.
"Arrgghhh!! Siapa kau?!" mereka berteriak kesakitan saat Bai Feng memotong tangan mereka.
__ADS_1
Bai Feng tetap tidak menjawab ataupun bersuara sama sekali lalu Bai Feng kembali memotong kaki kedua orang itu hingga langsung jatuh ke tanah.
"Arrgghhh!! Ampuni kami" teriak kedua orang yang ternyatah adalah bandit sambil memohon minta ampun kepada Bai Feng.
Bai Feng berjalan ke arah mereka dan meletakkan tangannya di kepala salah satu bandit itu, dan melakukan teknik pencarian jiwa untuk mengetahui semua informasi tentang kelompok bandit tersebut.
Setelah selesai mencari informasi yang Bai Feng dapatkan yang ada di jiwa salah satu bandit, ekspresi Bai Feng semakin marah.
"Jadi kalian dalang dibalik hilangnya beberapa wanita di klan aku! Dan orang yang kau bilang menyusup ke markas kalian itu adalah Bai Yuan!!" ucap Bai Feng dengan niat membunuhnya.
Beberapa bulan ini beberapa wanita klan Bai menghilang secara misterius ketika keluar dari desa. Bai Yuan yang tidak terlihat dari awal Bai Feng pulang ternyata menyusup ke markas bandit untuk menyelamatkan anggota klan yang ada di sana.
"Orang seperti kalian sangat tidak pantas untuk hidup sama sekali!!" ucap Bai Feng penuh kemarahan.
"Ampuni kami!!" ucap salah satu bandit.
Akan tetapi wajah Bai Feng masih tidak berubah dia lalu mengeluarkan bola energi yang diciptakan dari energi primal chaos dan memasukannya ke dalam tubuh kedua bandit.
"ARRGGHHH!!" teriakan kedua bandit langsung menggema ketika energi primal chaos memasuki tubuhnya.
"Kalian terlalu berisik!" Bai Feng lalu membungkam mulut kedua bandit.
"Karena kalian berani macam-macam denganku maka kalian harus menerima konsekuensinya! Kematian terlalu mudah untuk kalian, rasakan lah siksaan itu selama 6 jam baru kalian bisa mati." ucap Bai Feng dengan wajah dingin.
....
Bai Feng lalu menuju ke lokasi markas para bandit itu. tidak memerlukan waktu lama untuk Bai Feng sampai ke markas para bandit itu. Bai Feng lalu masuk melewati pintu depan markas sambil mengeluarkan aura membunuhnya yang menyebabkan seluruh area markas bandit terasah sangat mencekam.
"Si-siapa... kau?!" tanya bandit yang menjaga pintu masuk.
"Berisik!" Bai Feng lalu memasukkan energi chaos primal ke dalam tubuh bandit penjaga pintu, sebelum dia berteriak Bai Feng sudah lebih dulu membungkamnya sama seperti kedua bandit yang tadi.
Bai Feng terus masuk kedalam markas bandit sudah lebih dari 20 bandit yang dia temui. Bai Feng pun melakukan hal yang sama seperti Bai Feng melakukan kepada 2 bandit yang dia temui tadi dan juga penjaga gerbang tersebut, dan mereka juga tidak bisa bergerak karena adanya aura membunuh yang Bai Feng keluarkan.
Sesampainya di ruang markas terlihat Bai Yuan yang penuh luka di sekujur tubuhnya dan tiga orang lain yang ada di dalamnya, tiga di antaranya adalah kelompok petinggi dan satu orang yang berbadan besar yaitu pemimpin para bandit. Mereka memiliki kultivasi paling rendah ranah Foundation Core Level 4 Awal dan paling tinggi Foundation Core Level 8 Puncak.
Melihat kondisi Bai Yuan yang ada di ruangan lalu Bai Feng mengontrol niat membunuhnya yang membuat Bai Yuan tidak tertekan dengan aura yang di keluarkan Bai Feng.
"Pemimpin muda!" panggil Bai Yuan yang melihat Bai Feng datang sendiri dengan aura membunuh yang sangat tebal dan mengerikan.
__ADS_1
"Tenang saja Bai Yuan setelah ini kta akan pulang" jawab Bai Feng dengan tersenyum pada Bai Yuan.
Ketika petinggi dan pemimpin melihat Bai Feng memasuki ruangan, mereka langsung ketakutan karena aura membunuh yang Bai Feng keluarkan.
"Si-siapa.. tuan ini sampai mengunjungi tempat saya?" tanya pemimpin bandit dengan mencoba wajah tenang.
"Karena kalian berani menculik warga klan aku dan membuat Bai Yuan seperti itu, aku akan memberikan kalian hadiah yang tidak akan kalian lupakan sampai di neraka sekalipun." Aura Membunuh yang Bai Feng keluarkan makin ganas dan jauh lebih mengerikan dari sebelumnya.
"A-ampuni kami tuan! Ka-kami akan mengganti rugi semuanya" ucap pemimpin bandit itu dengan penuh ketakutan.
Be-benar ampuni kami! ka-kami akan memberikan semua harta kami!" ucap petinggi para bandit.
"Semua itu adalah ulah mereka berdua yang menculik anggota klan anda! Orang ini menyusup ke markas kami jadi saya menyerangnya saya tidak tahu kalau dia adalah teman anda! Jika anda tidak datang sayang mungkin tidak tahu kalau mereka anggota klan anda!" ucap pemimpin bandit menuduh kedua petinggi bandit yang telah melakukan semuanya itu.
"Kaulah yang menyuruh kami untuk menangkap wanita-wanita itu untuk dijadikan budak!"
"Diam kau brengsek!" teriak pemimpin bandit dengan wajah ketakutan.
Mendengar perkataan pemimpin bandit, Bai Feng langsung tertawa jahat "Hahaha luar biasa, kau sangat takut untuk sampai menuduh orang lain?" tanya Bai Feng dengan suara dingin.
"Ti-tidak... tuan... mereka berdua lah yang melakukan itu" jawab pemimpin bandit dengan suara bergetar.
"Kau pikir aku bodoh?" ucap Bai Feng dengan aura membunuh yang meledak dari tubuhnya.
"Karena kau sangat takut mati akan aku kabulkan permintaanmu." ucap Bai Feng dengan suara dingin.
Te-terimakasih tuan!" ucap pemimpin itu lalu bersujud pada Bai Feng.
Bai Feng muncul di samping petinggi bandit dan bola energi primal chaos memasukkannya ke tubuh mereka berdua sebelum mereka bisa berteriak Bai Feng lalu membungkam kedua petinggi bandit.
Bai Yuan yang melihat itu tidak bisa berkata apa-apa sama sekali. Bai Yuan sudah beberapa kali bertarung dengan pemimpin jadi dia tahu seberapa kuat pemimpin klannya. Jika ayah Bai Feng yang ada disini dia pasti tidak bisa membuat bandit di ranah Foundation Core Level 8 Puncak tanpa perlawanan sedikitpun karena tingkat kultivasi ayah Bai Feng masih berada di ranah Foundation Core Level 7 Puncak.
Melihat apa yang dilakukan Bai Feng pada kedua orang di sampingnya membuat pemimpin ketakutan dan keringat mengalir deras di seluruh tubuhnya.
Bai Feng lalu berjalan mendekati pemimpin bandit "Aku benci dengan orang yang menuduh temannya sendiri untuk bisa hidup" ucap Bai Feng dengan suara dingin ke pemimpin bandit.
Mendengar ucapan Bai Feng, pemimpin bandit langsung sangat ketakutan sampai tak bisa bersuara apa-apa sama sekalipun.
"Akan kuberi kau rasa sakit yang jauh lebih hebat dari yang di derita oleh bawahanmu yang telah kau khianati sampai kau merasakan siksaan yang sangat jauh lebih mengerikan dari pada siksaan neraka.
__ADS_1
"Dan.....
BERSAMBUNG.....