MENUJU PUNCAK TERTINGGI

MENUJU PUNCAK TERTINGGI
Tekad Bai Yuan


__ADS_3

Mendengar kata-kata Bai Feng, Bai Yuan tiba-tiba bersujud pada Bai Feng.


"Eh! Apa yang kamu lakukan, kamu tidak perlu sampai melakukan hal seperti itu" Bai Feng sangat terkejut melihat apa yang dilakukan oleh Bai Yuan.


Bai Feng pun mengangkat Bai Yuan untuk berdiri. "Jika ingin bersujud maka bersujudlah kepala ayah, ibu, dan gurumu, aku tidak pantas untuk dilakukan seperti itu sebab aku sudah menganggap kamu sebagai saudaraku. ucap Bai Feng sambil tersenyum kepada Bai Yuan.


"Saat saya masih tinggal di desa tempat saya berasal, hanya saya yang berhasil selamat karena seluruh warga desa berusaha keras untuk melindungi saya dari serangan hewan iblis"


"Setelah saya di selamatkan oleh kedua orang tua anda dan tinggal di desa ini saya merasa sangat senang"


"Namun teriakan penduduk desa saat saya diserang oleh hewan iblis dan teriakan mereka yang meminta tolong untuk menyelamatkan saya masih bergema di dalam pikiran saya" ucap Bai Yuan dengan air mata yang mengalir dari matanya.


Bai Feng masih setia mendengar apa yang diberitahukan oleh Bai Yuan.


"Saya berlatih dengan sangat keras supaya bisa melindungi warga desa klan kita dan orang yang kita sayangi."


"Ketika saya mau menyelamatkan anggota klan yang diculik oleh para bandit namun sayangnya saya juga ikut tertangkap"


"Saat keadaan itu saya sadar bahwa saya masih tidak memiliki kekuatan untuk melindungi orang-orang yang saya sayangi."


"Anda yang seharusnya saya lindungi tapi anda sendiri yang datang menyelamatkan saya serta anggota klan yang ditangkap."


"Saya memang tidak berguna" ucap Bai Yuan yang masih menangis.


"Tuan muda, tolong latihlah saya! agar saya dapat memenuhi semua harapan sayang yaitu melindungi orang-orang yang kita sayangi."


Kamu tidak perlu menghina dirimu sendiri seperti itu." Bai Feng terkejut setelah mendengar Bai Yuan menghina dirinya sendiri dan lebih membuat Bai Feng terkejut adalah permintaan Bai Yuan untuk melatihkan Bai Yuan.


"Meskipun aku yang menyelamatkan kalian semua tapi kamu pantas menerima segala pujian itu." ucap Bai Feng.


Melihat Bai Yuan yang tetap masih menangis, Bai Feng mencoba menghiburnya. Namun karena Bai Feng melihat kesungguhan Bai Yuan lalu Bai Feng menghembuskan nafasnya "Hufff, Baiklah aku akan melatihmu tapi ingat jika kamu tidak bersungguh-sungguh aku akan berhenti melatihmu." ucap Bai Feng.


"Saya tidak akan mengecewakan anda Tuan muda!" jawan Bai Yuan dengan sangat senang.


Entah mengapa Bai Yuan sangat ingin dilatih oleh Bai Feng, dan semenjak Bai Yuan melihat dengan mata kepalanya sendiri waktu Bai Feng menyiksa para bandit Bai Yuan sangat takjub dengan Bai Feng, padahal Bai Feng yang baru saja hampir mencapai umur 5 tahun sudah bisa mengalahkan para bandit itu.


"Jika sudah semuanya datang temui aku nanti, untuk sekarang kamu pergi istirahat dulu sana." ucap Bai Feng lalu berjalan masuk ke rumahnya untuk beristirahat juga.


"Baik Tuan muda!" Bai Yuan lalu ikut masuk ke rumah untuk beristirahat.

__ADS_1


.....


Keesokan paginya di pagoda, Zhao Bai yang sedang bermeditasi membuka matanya lalu berdiri.


Alasan Bai Feng tidak langsung mengirim Zhao Bai untuk pergi membeli bahan untuk membuat obat karena Zhao Bai sudah ratusan tahun tidak kembali ke tubuhnya jadi Bai Feng memberikannya waktu untuk beradaptasi dengan tubuhnya kembali.


"Sekarang saatnya aku pergi membeli semua yang tuan suruh" Zhao Bai lalu keluar dari pagoda dan terbang ke arah Kerajaan Obsidian.


Kultivator bisa terbang saat menembus ke ranah Core Formation jadi Zhao Bai yang sudah berada di ranah Nascent Soul tidak perlu berjalan untuk sampai ke kerajaan Obsidian.


Zhao Bai terbang melalui hutan iblis untuk sampai ke kerajaan Obsidian. Zhao Bai hanya memerlukan waktu lima menit untuk sampai ke sana.


Sebelum dia memasuki Kerajaan Obsidian dia berhenti mengambil topeng kayu untuk menutupinya dan menekan kultivasinya ke ranah Core Formation Level 1 Awal.


Zhao Bai lalu memasuki Kerajaan Obsidian setelah membayar uang masuk.


Kerajaan Obsidian sangat berbeda dari desa karena bangunan yang ada disini terbuat dari batu dan puluhan kali lebih besar dari di desa.


Setelah masuk Zhao Bai tidak langsung pergi ke tokoh penjual obat melainkan berkeliling terlebih dahulu.


Setelah 4 jam lebih berkeliling akhirnya Zhao Bai pergi ke tokoh penjual obat terbesar yang ada di Kerajaan Obsidian.


Zhao Bai langsung menuju salah satu pegawai yang bekerja di paviliun itu.


"Apa ada yang bisa saya bantu tuan?" tanya pegawai itu pada Zhao Bai.


Zhao Bai langsung melempar sebuah kertas "Aku ingin semua yang ada di daftar kertas itu dengan jumlah masing-masing lima ratus."


Pegawai itu terkejut setelah melihat daftar tanaman obat yang ingin di beli beserta jumlah masing-masing obat tersebut.


Pegawai itu lalu melihat Zhao Bai dari ujung kaki sampai ujung rambut lalu tersenyum " Anda boleh naik ke lantai tiga di sana anda akan dilayani oleh manajer kami" kata pegawai itu menuntun Zhao Bai ke lantai tiga.


Sesampai di sana Zhao Bai langsung di sambut oleh lelaki tua "Silahkan duduk" kata orang tua itu menyuruh Zhao Bai duduk di sofa yang disediakan. Dan mereka berdua duduk saling berhadapan.


"Apa anda ingin membeli tanaman obat yang ada di sini?" tanya orang tua itu.


Zhao Bai lalu melempar kertas "Aku mau semuanya masing-masing lima ratus buah" ucap Zhao Bai.


Setelah orang tua itu membaca daftarnya dia lalu tersenyum "Mohon tunggu sebentar lagi" orang tua itu pergi mengambil semua yang diminta oleh Zhao Bai.

__ADS_1


Setelah lima belas menit orang tua itu kembali sambil membawa kantong penyimpanan dan menyerahkannya pada Zhao Bai "Semuanya yang anda inginkan ada di dalamnya"


Zhao Bai lalu mengecek isi dari kantong penyimpanan dan memasukkannya ke dalam cincin penyimpanannya. "Semua sudah benar, jadi berapa harga yang harus aku bayar?" tanya Zhao Bai.


"Karena anda membeli dalam jumlah banyak saya akan memberi anda potongan harga dua puluh persen jadi semuanya lima ratus ribu batu roh kualitas tingkat rendah." jawab orang tua pada Zhao Bai.


Zhao Bai langsung mengeluarkan ribuan batu roh kualitas tingkat menengah dan meletakkannya di atas meja "Kau bisa mengecek jumlahnya."


"Saya tidak perlu menghitungnya untuk saya percaya pada anda." jawab lelaki tua itu dan memasukkan batu roh yang ada di meja ke dalam penyimpanannya.


"Apa anda masih memerlukan sesuatu lagi?" tanya orang tua itu.


"Apa kau punya tungku untuk membuat obat?" tanya Zhao Bai kembali.


"Untuk tungku obat berada di lantai lima, mari saya antar anda ke sana." Zhao Bai dan orang tua itu lalu pergi ke lantai lima.


Di lantai lima terlihat banyak tungku obat yang dipajang di sepanjang dindingnya.


"Tungku obat mana yang anda inginkan?" tanya orang tua itu pada Zhao Bai sambil mempersilahkan duduk di sofa yang ada di lantai lima.


"Berikan aku tungku obat terbaik yang ada di sini." jawab Zhao Bai


Orang tua itu tersenyum setelah mendengar perkataan Zhao Bai, orang tua itu lalu pergi mengambil tungku obat yang ada di sana dan kembali pada Zhao Bai.


Orang tua itu melekatkan bekas tungku obat berwarna emas yang memiliki bentuk yang tidak terlalu besar dan memiliki dua lubang kontes. Sekeliling tungku obat itu terukir dua naga yang kepalanya bekerja sebagai lubang pengeluaran.


"Berapa harga tungku ini?" tanya Zhao Bai.


"Karena anda membeli banyak barang dari tokoh kami maka saya akan memberi potongan harga untuk tungku ini, anda hanya perlu membayar empat ribu lima ratus batu roh kualitas tingkat menengah." jawab orang tua itu.


Zhao Bai lalu mengeluarkan batu roh dan meletakkannya di atas meja dan memasukkan tungku obat ke dalam cincin penyimpanan dan berdiri lalu berjalan pulang.


Lelaki tua itu langsung memasukkan batu roh ke dalam cincin penyimpanannya lalu menyusul Zhao Bai.


"Mari saya antar anda keluar."


Setelah sampai ke pintu keluar orang tua itu mengungkapkan Terimakasih karena telah membeli barang yang begitu banyak di paviliun obat.


Zhao Bai berjalan untuk kembali ke desa.

__ADS_1


"Sepertinya ada yang terpancing dengan umpanku." Zhao Bai lalu tersenyum kecil setelah merasakan ada tiga orang yang sedang mengikutinya.


__ADS_2