
Bai Feng sementara duduk di bawah pohon besar sambil bermeditasi untuk memulihkan energinya setelah banyak berburu binatang iblis.
Setelah 3 jam Bai Feng berburu, dia sudah membunuh lebih dari 30 binatang iblis di ranah Qi Gathering Level 4 Akhir sampai Level 9 Akhir. Walaupun Bai Feng masih berada di ranah Qi Gathering Level 1 Akhir tapi dia mampu untuk membunuh binatang iblis Level 1 Puncak walau sedikit merepotkan.
Tetapi Bai Feng masih belum menyerap semua hasil buruannya. Dia ingin menyerap semua sekaligus saat pemburuannya selesai. Dengan begitu dia bisa menyerap inti binatang iblis sekaligus agar tingkat kultivasinya bisa naik lebih cepat tanpa harus berhenti karena harus mencari lagi inti binatang iblis.
Alasan lain dia belum menyerap semua binatang iblis itu karena dia ingin mencari tahu batas dari kekuatan yang dia miliki sekarang tanpa meningkatkan kekuatannya lagi.
Dengan bertarung tanpa meningkatkan kekuatannya membuat energi yang ada dalam tubuh Bai Feng jauh lebih stabil dan mudah dia kendalikan.
Setelah 15 menit, Bai Feng beristirahat, lalu melanjutkan masuk ke dalam hutan untuk mencari binatang iblis yang bisa dia buat jadi bahan latihan.
Setelah berjalan memasuki area hutan lebih dalam Bai Feng melihat banyak hewan iblis yang berlarian seperti di kejar sesuatu.
"Apa yang terjadi di sini?" Bai Feng kebingungan karena dari binatang iblis yang lari ketakutan itu ada beberapa yang berada di Qi Gathering Level 9 Puncak dan ada satu yang sudah ada di ranah Foundation Core.
"Aku akan menunggu di sini dulu, mungkin aku bisa mendapatkan lawan yang seimbang." pikir Bai Feng yang semua hasil buruannya hanya 1 yang cukup buat dia sedikit kerepotan. Bai Feng lalu naik ke atas pohon.
100 meter di arah kejauhan banyak pohon yang tumbang.
Sosok yang besar mengejar beberapa binatang iblis yang berlarian ke arah Bai Feng.
"Harimau bertanduk! Dan dia berada di Foundation Core Level 3 Menengah!"
"Pantas saja banyak binatang iblis yang berlarian"
"Kalau aku menjadi mereka aku pasti juga akan berlarian."
"Tapi aku berbeda dengan mereka!"
"Akhirnya lawan yang bagus untukku!" Bai Feng tidak bisa menahan rasa senangnya. Sejak mulai berburu hanya 1 binatang iblis yang membuatnya sedikit kerepotan.
Harimau bertanduk yang memiliki satu tanduk di keningnya , tinggi badan 3 meter, dan panjang 5 meter yang membuat tubuh Bai Feng terlihat sangat kecil ketika berhadapan dengannya.
"Harimau bertanduk memiliki kecepatan dan kekuatan yang tinggi jadi aku harus berhati-hati" Bai Feng masih di atas pohon menunggu harimau bertanduk mendekatinya."
Harimau bertanduk yang melihat Bai Feng berdiri sambil tersenyum sambil berhenti mencoba hewan lain.
Melihat harimau bertanduk berhenti mengejar mereka, binatang iblis lalu berlari menyebar ke segala sisi dan menghilang.
__ADS_1
"Ayo lawan aku!" ucap Bai Feng ketika harimau bertanduk mendengar perkataan Bai Feng wajahnya langsung terlihat marah dan air liur bercucuran dari mulutnya yang menandakan bahwa dia akan membunuh Bai Feng dan memakannya.
Bai Feng menggunakan Wind Step untuk mendekati serigala bertanduk dan langsung menebaskan pedangnya.
Akan tetapi serangannya masih bisa di ikuti oleh harimau bertanduk yang langsung menggunakan cakarnya untuk menangkis serangan Bai Feng.
Bai Feng langsung mundur meskipun dia sudah kuat tapi tubuhnya terlalu kecil untuk menahan kekuatan dari harimau bertanduk tanpa terpental.
"Lumayan juga kau!" Bai Feng lalu menggunakan Wind Step lagi untuk mendekati harimau bertanduk tetapi sekarang jauh lebih cepat dari sebelumnya dan muncul di bagian kiri badan harimau bertanduk.
Mu Feng langsung menebaskan pedangnya dan mengenai bada harimau bertanduk dan menyebabkan luka. Harimau langsung mengayunkan cakarnya ke arah Bai Deng karena merasa marah Bai Feng berhasil melukainya.
Bai Feng langsung menghindari serangan harimau bertanduk tetapi Bai Feng sedikit terlambat dan terkena serangan yang menyebabkan bajunya rusak di bagian dada dan luka di depan.
Karena Bai Feng selalu menggunakan energinya untuk menutupi seluruh tubuh, sehingga serangan harimau bertanduk tidak menyebabkan luka serius.
"Kau jauh lebih baik dari yang aku bayangkan!" Bai Feng lalu merobek bajunya yang telah rusak dan bertarung tanpa memakai bajunya.
Terlihat tubuh Bai Feng yang tinggi seperti anak berumur tujuh tahun meskipun dia baru berumur 4 tahun tapi sudah terlihat di seluruh tubuhnya.
"Ayo kita mulai lagi!" Bai Feng mengeluarkan aura berwarna darah di sekujur tubuhnya yang bertujuan sebagai pelindung dan mulai menyerang harimau bertanduk lagi dengan ekspresi terseyum senang.
Harimau bertanduk tidak bisa menangkis semua serangan yang mengenai tubuhnya karena Bai Feng tidak berhenti sedikit pun saat menyerang yang menyebabkan luka di tubuhnya semakin banyak.
Pertarungan itu terus berlangsung selama satu jam lebih.
Bai Feng yang terus menyerang harimau bertanduk mulai karena energi di tubuhnya mulai menepis. Meskipun energinya jauh lebih banyak dari orang lain di kultivasi yang sama akan bertarung selama satu jam tanpa berhenti sama sekali membuat energi Bai Feng habis dengan sangat cepat.
Sedangkan harimau bertanduk juga kelelahan dan di sekujur tubuh dipenuhi dengan luka tebasan pedang Bai Feng.
Ketika harimau itu melihat pergerakan Bai Feng, dia langsung mengumpulkan kekuatannya dan menyerang Bai Feng dengan tenaga yang menyebabkan tubuh Bai Feng terpental dan menabrak pohon.
Saat tubuh Bai Feng menabraknya, pohon itu langsung hancur. Tubuh Bai Feng baru berhenti ketika bertabrakan dengan pohon yang ada di belakangnya.
Bai Feng langsung batuk mengeluarkan darah karena serangan harimau bertanduk dengan seluruh tenaganya.
"Aku terlalu bersemangat ternyata! Uhuk uhuk!" Bai Feng kembali batuk mengeluarkan darah dari mulutnya.
"Bertarung tanpa menggunakan teknik menyerang memang sulit dan juga tubuh ini masih belum cukup kuat untuk itu"
__ADS_1
Sejak Bai Feng menyerang dia sama sekali tidak menggunakan jurus, hanya saja menggunakan Wind Step untuk membantunya kecepatan pertama dari harimau bertanduk.
"Baiklah untuk pertarungan sekarang cukup sampai di sini saja" Bai Feng meludahkan sisa darah yang ada di mulut kemudian berdiri dan berjalan ke arah harimau bertanduk.
"Aku menikmati pertarungan kita berdua" ucap Bai Feng sambil tersenyum pada harimau bertanduk yang sudah kehabisan tenaganya dan tidak bergerak lagi!" Bai Feng lalu berbalik dan berjalan untuk kembali ke rumahnya.
"Rooarrr!!!" Harimau bertanduk mengaum tenaganya yang membuat Bai Feng berbalik badan.
"Apa kau mau aku membunuhmu?" tanya Bai Feng pada harimau.
Harimau bertanduk langsung menganggukkan kepalanya setelah mendengar pertanyaan Bai Feng dengan wajah serius.
"Sigh... baiklah akan aku turuti permintaan terakhirmu untuk menghormatimu" jawab Bai Feng setelah melihat kesungguhan harimau bertanduk.
Mendengar Bai Feng menyetujui permintaan terakhirnya, harimau bertanduk berterimakasih pada Bai Feng.
Dia tahu kondisi tubuhnya sudah pasti tidak akan sembuh total dan bisa berkultivasi lagi jadi dia memilih mati dengan baik di tangan musuh yang mengalahkannya.
"Aku akan menggunakan dengan salah satu teknik ku"
"Anggap saja ini hadiahku padamu"
"Bila kau terlahir kembali bilang saja aku Lin Feng sang Kaisar Kematian."
"Dan jika kau mau menemuiku lagi di kehidupan berikutnya tinggal cari namaku Lin Bai Feng atau Bai Feng, kau pasti bisa menemukan karena aku akan menjadi orang nomor satu di seluruh alam semesta ini.
Bai Feng lalu menutup matanya, dan memegang pedang dengan kedua tangannya di atas kepalanya.
Karena harimau bertanduk sudah kehabisan energinya jadi dia hanya berdiam di tempat yang tidak tepat dan menerima serangan dari Bai Feng dengan wajah berterimakasih pada Bai Feng.
Bai Feng lalu membebaskan pedang kayunya dari atas ke bawah yang menyebabkan tubuh serigala bertanduk terbelah menjadi dua.
Pedang kayu yang digunakannya langsung berubah jadi abu ketika dia selesai mengeluarkan tekniknya.
Badan harimau bertanduk laku jatuh ke tanah dan sudah tidak bernyawa lagi.
Bai Feng lalu menundukkan kepalanya pada mayat harimau bertanduk di bawahnya.
"Kau adalah lawan pertamaku yang kuat di kehidupan baruku ini dan kau pasti akan bertemu kembali denganku nanti."
__ADS_1
Bai Feng lalu mencari tempat terbuka dan mengubur mayat harimau bertanduk. Diak memilih untuk tidak menyerapnya.