
"Meskipun dia memiliki kekuatan itu, dia pasti menggunakan ketua cabang untuk menekan kita tapi ketua cabang langsung bunuh diri saat dia datang jadi mungkin orang itu tidak mau kalau kita tahu tujuannya." jawab Raja membantah spekulasi dari penasihat.
***
Di pagi yang sama saat Zhao Bai pergi ke kerajaan obsidian.
Bai Feng terbangun oleh sinar matahari yang memasuki kamarnya. Dia langsung bangun dari tempat tidurnya lalu pergi ke ruang makan.
Di ruang makan, kedua orang tuanya duduk di kursi sambil berbicara lalu melihat Bai Feng yang menghampiri mereka.
"Bai Feng kamu sudah bangun, ayo makan dulu." ucap ibunya menyuruh Bai Feng makan terlebih dahulu.
"Apa kalian melihat Bai Yuan?" tanya Bai Feng.
"Tadi pagi dia makan buru-buru dan langsung pergi tanpa bilang mau ke mana." jawab ibunya
"Dia pasti pergi membeli barang yang aku minta." pikir Bai Feng sambil tersenyum setelah mendengar penjelasan orang tuanya.
"Ayo makan cepat." ucap ibunya menyuruh Bai Feng makan.
Mendengar perkataan ibunya Bai Feng langsung berjalan ke arah meja makan lalu duduk dan makan dengan lahap.
Setelah lima belas menit Bai Feng akhirnya merasa kenyang dan berhenti makan.
"Ayah, ibu apa kalian sudah menghafal teknik yang aku berikan?" tanya Bai Feng.
Meskipun Bai Feng sudah bertemu dengan orang tuanya kemarin tapi dia belum sempat menanyakannya karena mereka langsung pergi menyambut kedatangan warga desa yang diculik dan saat pesta Bai Feng juga pulang lebih awal jadi dia masih belum sempat bertanya pada mereka.
"Kami berdua sudah selesai menghafal semua teknik yang kamu berikan dan membakarnya."
"Jadi kamu tidak perlu khawatir tentang itu." jawab ayahnya.
Setelah mendengar itu Bai Feng tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
"Apa kamu sudah berada di ranah Body Formation Level 2 Menengah!" ucap ayahnya saat melihat energi yang dikeluarkan oleh Bai Feng yang membuat ibunya juga memandang Bai Feng dengan ekspresi terkejut.
Benar, aku baru saja menembus ke Level 2 saat malam tadi." ucap Bai Feng dengan tenang.
Bai Feng meningkatkan aura yang keluar dari tubuhnya menjadi Body Formation Level 2 Menengah. Dia memilih untuk menaikkan aura yang keluar dari tubuhnya secara bertahap dari pada langsung memperlihatkan kultivasi aslinya.
"Luar Biasa! Anakku memang Jenius sejati." Ayahnya sangat senang mendengar perkataan Bai Feng.
"Dengan bakatmu dan bimbingan leluhur, kamu pasti bisa melewati kami suatu saat nanti!" Ibunya tidak kalah senang mendengar perkataan Bai Feng.
__ADS_1
Ayah, Ibu aku ada beberapa batu roh yang bisa kalian gunakan untuk latihan." Bai Feng lalu mengambil sepuluh ribu batu roh kualitas tingkat rendah untuk kedua orang tuanya dari cincin penyimpanannya.
Kedua orang tua Bai Feng terkejut melihat batu roh kualitas tingkat rendah yang bertumpuk di depan mata mereka. Karena total kekayaan Klan Bai saja hanya ribuan batu roh kualitas tingkat rendah dan Bai Feng dengan santainya mengeluarkan sepuluh ribu batu roh kualitas tingkat rendah di hadapan mereka berdua.
"Dari mana kamu mendapatkan batu roh sebanyak ini?" tanya Ayahnya.
"Dan dari mana kamu mendapatkan cincin penyimpanan itu?" sebelum Bai Feng menjawab pertanyaan ayahnya, ibunya ikut bertanya pada Bai Feng.
"Ini semua pemberian leluhur padaku untuk berlatih." jawab Bai Feng dengan tersenyum.
"Lebih baik batu roh ini kamu gunakan sendiri saja dari pada memberikannya pada kami." ucap ibunya.Mereka berdua tidak ingin menerima batu roh yang diberikan oleh leluhur pada Bai Feng.
"Tidak apa, aku masih punya lagi di dalam sini." jawab Bai Feng sambil menyentuh cincin penyimpanannya.
"Apa kamu yakin?" Ibunya masih khawatir jika Bai Feng kekurangan batu roh setelah memberikannya pada mereka.
"Aku yakin bu." Bai Feng berusaha menenangkan ibunya.
"Baiklah jika kamu bilang begitu, sampaikan terimakasih kami pada leluhur nanti." ucap ibunya.
Ibunya lalu membagi dua batu roh dengan suaminya lalu memasukkan batu roh itu ke cincin penyimpanan mereka masing-masing.
"Aku akan pergi ke pagoda untuk melanjutkan latihan, kalian bisa mulai latihan sesuai teknik yang aku berikan." ucap Bai Feng lalu meninggalkan kedua orang tuanya yang langsung pergi ke kamar mereka untuk berlatih.
Alasan Bai Feng hanya memberikan batu roh kualitas tingkat rendah karena jika ada yang tahu bahwa mereka memiliki batu roh kualitas tingkat menengah atau tinggi dengan jumlah yang banyak akan menyebabkan masalah karena ketiga klan yang ada di Lembah iblis hanya memiliki sedikit batu roh kualitas tingkat menengah saja. Dan batu roh yang dia berikan sudah lebih dari cukup untuk kedua orang tuanya berlatih selama dua tahun kedepan.
Sesampainya Bai Feng di luar rumah, dia ingin pergi berburu lagi ke hutan iblis untuk meningkatkan kultivasinya.
Saat mau meninggalkan rumah dia melihat Bai Yuan yang berlari menghampirinya dari gerbang rumahnya.
"Tuan Muda! Semua barang yang anda pesan ada di sini!" ucap Bai Yuan sambil menyerahkan kantong penyimpanan miliknya.
Kantong penyimpanan sama fungsinya seperti cincin penyimpanan tapi memiliki kapasitas yang lebih kecil dari cincin penyimpanan, dan harganya jauh lebih terjangkau.
Bai Yuan sangat bersemangat karena dia akan dilatih oleh Bai Feng hari ini jadi dia bangun lebih pagi dan makan dengan cepat agar bisa membeli barang yang diperlukan dan memulai latihannya lebih awal.
Bai Feng yang melihat semua barang yang dia minta ada di kantong penyimpanan dia pun tersenyum.
"Kerja bagus Bai Yuan." ucap Bai Feng.
"Saya sudah tidak sabar dilatih oleh anda Tuan Muda." jawab Bai Yuan.
"Kau sekarang bersemangat tapi setelah latihan mulai kau pasti tidak akan seperti ini hehehe" pikir Bai Feng setelah mendengar jawaban Bai Yuan dengan senyum jahat di wajahnya.
__ADS_1
Mereka berdua lalu berjalan dan duduk di bawah pohon yang ada di halaman rumahnya. Bai Feng langsung mengeluarkan kuas, gelang pemberat dan botol yang berisi darah dari hewan iblis.
Bai Feng lalu mencelupkan kuas ke dalam darah hewan iblis lalu menggambar pola pada gelang pemberat. Setelah selesai menggambarnya, pola itu bersinar dan langsung hilang. Ketika pola itu menghilang, sebagian dari gelang pemberat langsung masuk ke dalam tanah yang membuat Bai Yuan terkejut.
"Apa yang anda lakukan pada gelang pemberat itu Tuan Muda?" Bai Yuan langsung bertanya setelah melihat gelang pemberat di depannya.
Bai Feng langsung tersenyum. "Aku telah menuliskan mantra di gelang itu yang membuatnya jadi jauh lebih berat."
"Gelang itu sekarang memiliki berat 250kg." lanjut Bai Feng.
Bai Yuan terkejut setelah mendengar penjelasan yang Bai Feng berikan padanya.
Bai Feng lalu melanjutkan menulis mantra di gelang pemberat yang tersisa milik Bai Yuan dan dirinya.
Setelah beberapa saat kedelapan gelang pemberat yang di bawah Bai Yuan selesai di beri mantra oleh Bai Feng.
"Bai Yuan, pakai keempat gelang pemberat itu di kedua pergelangan tangan dan kakimu." suruh Bai Feng.
"Apa anda bercanda Tuan Muda, keempat gelang pemberat itu totalnya 1000kg." Bai Yuan merasa tidak percaya dengan perkataan Bai Feng. Dia mencoba berat satu gelang dan dia langsung terkejut dan sekarang Bai Feng menyuruhnya memakai keempatnya sekaligus.
"Kamu kan minta aku latih, dan latihan pertamamu adalah pakai gelang pemberat itu dan pergi ke pagoda leluhur di atas gunung belakang desa kita." jawan Bai Feng dengan senyum jahatnya.
"Sepertinya aku salah memilih guru untuk melatihku" pikir Bai Yuan setelah melihat senyum jahatnya Bai Feng.
"Jika kami merasa terlalu berat kamu bisa mencoba punyaku." Bai Feng lalu mengambil gelang pemberatnya lalu menyerahkannya pada Bai Yuan dengan senyum jahat di wajahnya.
Ketika Bai Yuan menerima gelang pemberat milik Bai Feng, tangannya terjatuh ke tanah karena berat satu gelang milik Bai Feng jauh lebih berat dari punyanya.
"Berapa berat gelang ini?" Bai Yuan terkejut setelah merasakan berat gelang milik Bai Feng.
"Berat gelang itu 750kg." jawab Bai Feng dengan tenang.
Bai Yuan Terkejut mendengar perkataan Bai Feng.
"Aku tahu kalau aku jauh lebih lemah dari Tuan Muda tapi aku tidak menyangka bahkan kekuatan fisik kami berbeda sangat jauh satu sama lain." pikir Bai Yuan.
"Jadi sekarang apa kamu mau menggunakan gelang ku atau gelang mu sendiri?" tanya Bai Feng.
Bai Yuan akhirnya menuruti perintah Bai Feng dan memasang gelang pemberat miliknya yang membuat Bai Yuan kesulitan melangkahkan kakinya.
"Ingat kau tidak boleh melepas gelang ini kapanpun kecuali saat tidur." ucap Bai Feng.
"Jika aku melihat kau melepaskan gelang ini, aku akan membuatmu jauh lebih tersiksa dari pada ini" ucap Bai Feng dengan senyum jahat di wajahnya yang membuat Bai Yuan merinding.
__ADS_1