Merakit Cinta Di Masa Muda

Merakit Cinta Di Masa Muda
hukuman Bersama


__ADS_3

"Apa pak membersihkan ruang fisika...?"


Tanya reyna


"Iya reyna apa kamu tidak mendengarnya dengan jelas"


"Gak ada hukuman yang lebih ringan apa pak...?"


"Tidak ada...!!!Kalau kamu tidak mau membersihkan ruang fisika kamu membersihkan toilet sekolah mau...?"


Ancam Guru BK


"Tidak pak kami membersihkan ruang fisika saja"


Sambung novan membela reyna


Novan langsung menarik tangan reyna untuk segera menuju ruang fisika dan membersihkannya agar hukumannya cepat selesai.


"Kamu tunggu sini yaa aku mau cari kain pel"


"Gamauuuu aku takut,Aku mau ikut kamu aja"


Jawab reyna dengan manja


"Apa tuhh...!!!"


"aaaaa Novannnnnn..!!!"


Jerit reyna ketakutan


Tanpa ia sadari saking takutnya dia menarik baju novan dan memeluknya dengan sangat erat.


"Hahaha gak ada apa apa kok"


"Ahh kamu mahh,Gak lucu tau"


Reyna masih tidak sadar bahwa dirinya sedang memeluk novan.


"Ini mau di lepas atau mau aku gendong buat cari kain pel...?"


Tanya novan jahil


"Ihhh apasiiii"


Reyna langsung melepas pelukannya dari tubuh novan dan langsung lari ke luar kelas fisika dengan cepat karena malu.


"Ih bisa bisanya aku kaya tadi bikin malu aja ahhhh"


Gerutunya di dalam hati


Novan langsung mengejar reyna ke luar kelas dan ternyata reyna sudah menemukan sapu di sebuah ruangan sebelum novan menemukannya.


Reyna berniat ingin menjahili novan seperti novan menjahilinya tadi ia memegang sapu dan berniat ingin mengagetkan novan setelah novan masuk ke ruangan itu.


"Reyna kemana yaaa kok gk nongol nongol Dari tadi"


Novan melihat liat ke sekitarnya dan akhirnya ia melihat ada banyak peralatan kebersihan.


"Nahhh itu dia peralatannya...!!!"


Tukkkk...


Suara pegangan sapu yang membentur kepala novan.


"Dorrr...!!!"


Teriak reyna


"Aduhhhhhh"


"Ehhhh maafin aku,Aku gk sengaja van"


Ucap reyna bersalah


"Argh"


Novan terjatuh dan menutup matanya


Ia berniat untuk pura pura pingsan untuk mengerjai reyna untuk yang ke dua kalinya agar reyna panik.


"Van...Van...Novan...?"


Reyna panik dan sekaligus merasa bersalah


"Van bangun dong masa gitu doang pingsan hiksss"


Ucapnya panik

__ADS_1


"Huaaaaaa...!!!"


Teriak novan


"Ahhhhhh novan...!!!"


"Hahaha 2-1 aku menang"


Ucap novan senang


Novan langsung berlari keluar kelas agar tidak kena cubitan dari reyna,Reyna pun tak ingin kalah dan segera mengejar novan yang telah berlari meninggalkannya.


Dan ternyata ada sebuah air yang tumpah di depan ruang kelas Novan tak bisa menghenti


kan lariannya itu dan...


Dubrakkkk...!!!


Novan terjatuh karena terpeleset air tersebut


"Hahah...Hahahaha...hahahah"


Reyna tertawa terbahak bahak melihat novan terjatuh


Dan novan tak tahan melihat tawanya reyna yang sangat geli itu ia pun ikut tertawa terbahak bahak mentertawai dirinya sendiri yang tengah terjatuh di lantai.


"Hahahaha ayuk bangun"


Reyna mengulurkan tangannya untuk membantu novan berdiri dan masih terus tertawa dengan senangnya.


πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„πŸ„


"Reyna tadi kamu kemana...?"


Tanya yera


"Iyaa kok jam segini baru datang"


Sambung sisi


"Tadi pagi aku telat ehhh di hukum sama guru BK buat ngebersihin ruang fisika"


"Ulululu kacian"


Ucap sisi


Dan mereka melihat novan yang baru datang juga setelah selang beberapa menit dari kedatangan reyna.


"dia telat juga Mungkin...?"


Jawab sisi


Mereka baru sadar dan langsung menatap mata reyna yang pura pura tidak tahu dengan semuanya.


"Apaaa...?"


"Cerita...!!!"


Tanya mereka serentak


"Iya iya nihh aku cerita,Tadi aku sama novan sama sama telat terus di hukum bareng novan deh jadinya"


"Kok bisa barengan gitu telatnya"


Tanya sisi


"apa jangan jangan semalem kamu...???"


"Apa...?Enak aja mau di tabok"


Jawab reyna sambil mengangkat satu tangannya


"Hahaha Ampun mbak jago"


"Btw nanti jadi gk nih...?"


Sambung yera


"Jadi dong aku kan gk sabar mau dandanin kalian berdua"


"Kaburr...!!!"


Jawab sisi dan yera serentak


Pelajaran kedua sudah hampir di mulai dan guru bahasa inggris sudah memasuki ruangan kelas.


"Anak anak buka halaman 121 bab yang kemarin yaa"

__ADS_1


🍭🍭🍭🍭🍭🍭


Novan melihat reyna yang sedang menunggu taxi di pinggir jalan raya,Novan pun langsung menghampiri reyna dan menyapanya.


"Naaa ayuk naik"


Ajak novan


"Aku tunggu taxi aja deh mungkin bentar lagi datang"


"Mau naik atau mau aku gendong...?"


"Ahhhh apasi...!!!"


"Naik...?"


Akhirnya reyna pun mengikuti kata novan dan segera menaiki motornya.


"Mau kemana bu...?"


"Ceritanya mau jadi tukang ojek online nihh"


Jawab reyna jahil


"Iyaa dong tapi khusus buat kamu doang kalo buat yang lain mah gak mau"


"Idihhh gombalan buaya darat,hahaha"


Novan langsung melajukan motornya dengan kelajuan yang stabil karena ia tak ingin melukai reyna sedikit pun.


Novan melajukan motornya bukan untuk menuju rumah reyna melainkan menuju rumahnya sendiri.


Reyna belum meyadarinya karena sedang asyik mengobrol dengan novan sambil tertawa lepas.


"Ehh van kok ke rumah kamu...???"


"Aku ganti baju dulu yaa kan nanti kamu mau dandanin aku jadi badut"


"Oh iya aku lupa hahaha"


"Kamu tunggu dulu ya di rumah aku sambil ngobrol sama mama"


"Ciap bosku"


telinga novan memerah mendengar ucapan reyna barusan


"Mama kami pulang...!!!"


"Iya nak,Eh kami...?"


Tanya bu risma


"Halo tante"


Sapa reyna sambil mencium tangan bu risma


"Ehhh ada reyna"


"Aku bantuin ya tante masaknya"


"Oke sayang mekasih"


jawab bu risma senang


Setelah beberapa saat Novan selesai mengganti pakaiannya dan segera menuruni anak tangga.


"Mah aku pergi lagi yaa,yuk reyna"


"Bentar aku cuci tangan dulu yaa"


"Kalian gk mau makan dulu...?"


Ajak bu risma


"Nanti aja deh mah kita mau main dulu hahah"


"Oh yaudah deh kalo gitu"


"Yuk Van,Dadah tante"


"Dah sayang,hati hati yaa"


🍏🍏🍏🍏🍏🍏


"Kayanya sisi sama romi dah sampe rumah duluan deh van"


"Biarin aja mereka pacaran dulu hahah"

__ADS_1


Jawab novan


Di tengah perjalanan tanpa mereka sadari ban motor novan tertusuk satu paku kecil yang membuat motor novan tak bisa di naiki lagi.


__ADS_2