
"Mengapa kau bersikap sangat ketus kepadaku"
"Ketus apanya kamu saja yang sensi"
Jawabnya datar
"Yasudah aku pulang saja...!!!"
Brakk...
Novan langsung membanting pintu dan segera keluar dari rumah reyna dengan sifat yang sangat arogan.
Reyna kaget sekaligus merasa sangat bersalah karena novan telah banyak membantunya dan novan juga adalah orang yang telah merawatnya selama ia terbaring lemah di rumah sakit
"Apa aku keterlaluan yaa...?"
Dugg
Dugg
Dugg
Srekkk
Ada yang membuka pintu di kediamannya reyna ternyata orang itu adalah...
"Nih makanan Untukmu,Aku gamau kamu sakit lagi nanti nyusahin aku...!!!"
Ucap novan ketus
"Dasar cowok gak peka...!!!"
"Apa kamu bilang aku gk peka...?"
jawab novan
"Iyaaa gak mau ngaku?"
Tanya reyna
"Aku gk peka apanya si naaa...?Ini udah aku bawain makanan,udah aku bawain minuman,Snack juga ada di situ kamu mau apa lagi hah...?"
"Aku bisa beli semua itu. Aku mau kepastian dalam suatu hubungan kamu bisa ngasih itu buat aku...?Hah...?Bisa gk...?Gak bisa kan...!!!"
"Terserah...!!!"
"Aku udah mutusin fariz demi kamu,tapi apa yang kamu lakuin buat hungan ini...?Dikit dikit terserah lah bodo amat lah apa lah bosen hidup aku kalo kaya gini caranya kalo aku pergi kamu gak usah cari aku lagi...!!!"
Lagi lagi Novan membanting pintu dan langsung keluar dari ruangan rumah reyna,Ia melajukan motornya dengan sangat cepat.
"Cowok bren*sek...!!!"
Teriak reyna dengan sangat lantang
π·π·π·π·π·π·π·
Dringg
Dringg
Dringg
Hp reyna berbunyi dan dilihatnya ada nomor yang tak di kenalnya menelponnya,karena ia sangat penasaran akhirnya dia mengangkatnya.
"Hallo"
"Iya Hallo,Maaf ini dengan siapa yaa...?"
Tanya reyna ragu
"Ini gw rerey pacarnya Novan,Heh inget yaa gak usah ganggu cowok orang cowok di luar dana masih banyak mbak!!!"
__ADS_1
"Apa pacarnya novan jadi selama ini novan sudah punya pacar pantas saja dia tak pernah mau memberi status yang jelas padaku"
Renungnya dalam hati sambil menitikan air mata yang tiba tiba saja keluar dari matanya
"Maaf yaa saya sama novan hanya sekedar teman bisa"
"Apaa temen biasa hahaha lu pikir gw be*o gamungkin seorang teman bersikap mesra kaya gitu"
Tutt
Tutt
Tutt
"Argh di matiin lagi"
Hiks
Hiks
Hiks
"Novan jahat banget katanya dia sayang sama aku tapi kenapa dia malah berpacaran sama cowok lain"
rintihnya reyna
Dengan sesegera mungkin reyna menaiki anak tangga yang berada di dalam rumahnya satu persatu untuk menuju kamar tidurnya yang berada di lantai dua.
Ia tak sanggup menahan semua air matanya dengan secara tak sengaja matanya terus menerus meneteskan air mata hingga terjatuh di lantai.
Waktu terus berlalu,Jam tak pernah berhenti berputar,matahari mulai tenggelam,gelap sudah mulai membangunkan bulan yang sedang tertidur.
"Aku tak boleh seperti ini aku harus kuat besok kan sudah harus sekolah,gk mungkin jika aku gk masuk kan sudah libur selama 2 minggu"
Gerutunya dalam hati
Tik
Tik
Tik
π«π«π«π«π«π«
"Haii naa gimana keadaan kamu maaf ya kemarin aku gk sempat jenguk"
Tanya sisi
"Sekarang gw dah baikan kok si ini kan udah masuk sekolah"
Jawab reyna
"Kemarin tuhhh niatnya gw mau ngejenguk hari minggu ehhh keburu udah pulang duluan,hehehe"
"Iya gak papa kok si"
Tiba tiba yera datang dan mengagetkan sahabatnya yang sedang asyik mengobrol di mejanya reyna.
"Dorrr...!!! Hayooo lagi pada ngapain"
"Ahhhh, kamu mah ngagetin aja yer"
Ucap sisi geram
"Tau nihh gw kan baru sembuh nanti kalo sakit lagi salah lu yaaa"
"Idihh kok reyna jadi lebay gini siii"
ledek sisi
"Ohh iya na, gw gk sempet jenguklu kemarin kan gw masih di singapur"
__ADS_1
Cakap yera
"Gak papa kok yer, nihhh liat gw dah sembuh total"
Mereka semua tertawa terbahak bahak setelah satu minggu tak bertemu.
"Naa...Naa... si novan dateng tuhh"
Ucap sisi
"Ihhh bodo emang dia siapa gw"
Ucapnya ketus
"Ehhh ayangnya novan galak banget,Hahaha"
"Pasti berantem lagi nihhhh..."
Duga yera
"Apasi dah ah males"
Reyna langsung keluar kelas karena ia malas menatap mata novan.
ia tak menatap novan sedikitpun padahal di dalam hatinya itu ia sangat merindukan sosok novan yang manja dan romantis.
"Ahhh kenapa harus berantem sii gak enak banget"
"Naa...?"
Panggil novan
Reyna langsung bergegas pergi dengan cepat dan langsung meninggalkan novan.
Namun novan terus mengejar reyna dan menanyakan apa sebab dari kemarahannya itu
"Naaa tunggu...!!!"
panggil novan sambil meraih tangannya reyna agar tak terus kabur dari sisinya
Reyna tak menghiraukannya dan berusaha untuk melepaskan genggamannya namun ia tak sanggup untuk melawan novan dengan tenaganya itu
"Lepas novan...!!!"
"Kamu gak capek apa kaya gini terus"
"apa si udah ah gak jelas"
"Kenapa kamu kaya gini terus si reyna...!!!"
bentak novan
"Tanya aja tuh sama pacar tersayang kamu...!!!"
"Apacar aku...? Siapa...?"
"Ya mana aku tahu kamu pikir dong sendiri"
jawabnya ketus
"Dia itu bukan pacar aku,aku cuma ngebantu dia doang"
"Dia nelpon aku dan ngelabrak aku dia bilang kamu itu punya dia...!!!"
"Apaa..?itu gk benar naa"
"Kamu urus aja sana sama pacar kamu aku males dengerin omongan kamu"
Novan tak tahu ingin berkata apa lagi ia pun langsung melepaskan reyna dan ingin pergi dari hadapannya.
"Rerey aku kira kamu wanita baik"
__ADS_1
gerutunya dengan kesal dan penuh emosi