
Tiba Tiba reyna datang, Tadinya tujuan reyna datang ke rumah Fariz adalah untuk mengembalikan dompet Fariz yang tertinggal tapi setelah ia datang ia langsung di kagetkan dengan kejadian tersebut.
"Lu gk usah bawa bawa reyna ke dalam masa lalu bangs*t dia tu gk tau apa apa...!!!"
teriakan dari suara novan terdengar sangat jelas oleh reyna, Reynapun langsung menghentikan pertengkaran di antara mereka berdua.
Dengan tenaga yang reyna miliki ia tak cukup untuk menahan kedua lelaki bertubuh kekar itu,tapi reyna terus berusaha berteriak dan memisahkan keduanya.
Di luar dugaan fariz yang akan membalas pukulan novan ternyata malah tak sengaja mengenai tubuh Reyna.
Ctakkk
"Aww..."
Rintihan reyna yang kesakitan dan langsung jatuh pingsan
"Reynaaaa...!!!"
Jerit novan
fariz memukul dengan kekuatan yang sangat kuat sehingga mengenai perut reyna sampai mengeluarkan darah dari mulutnya
"Breng*ek, Liat aja kalo reyna sampai kenapa napa jangan harap lu biasa hidup Tenang!!!"
Ancam novan sambil menggendong reyna yang sedang pingsan
Sesegera mungkin novan langsung membawa reyna ke rumah sakit terdekat tanpa di sadari novan meneteskan air mata dan mengenai wajah reyna yang sedang di gendongnya.
"Van... Aku gak papa kok kamu jangan sedih, I Love You"
Ucap reyna dengan mengandalkan sisa kekuatannya tubuhnya itu
Setelah mengucapkan kata kata yang sangat berharga bagi novan ia langsung tak sadarkan diri.
"I Love u too naaa,pokoknya Kamu harus kuat aku gamau tau"
Ucap novan dengan kekhawatiran yang memuncak
π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯
Dug
Dug
Dug
terdengar larian kaki dari novan yang sedang menggendong reyna dengan rasa khawatir akan keadaannya kekasih impiannya.
"Suster...? Suster...?"
Jerit novan yang menyebabkan Suster suster di rumah sakit ikut kebingungan
Suster yang melihat keadaan reyna langsung mengambil kursi roda untuk di pindahkan ke ruang IGD
"Apa yang telah aku lakukan aku menyebabkan seseorang yang ku sayang terluka, Bodoh..!!! Bodoh...!!! Bodoh...!!! "
Ucap novan yang menyesali perbuatannya dan membenturkan kepalanya di dinding
Novan tak perduli akan keadaan dirinya ia lupa bahwa ia juga mengalami luka yang cukup berat.
Tak lama kemudian novan terjatuh dipelukan seorang wanita.
"Heii bangunlah,Suster tolong saya"
Ucap wanita tersebut dengan suaranya yang lembut
Tak lama kemudian Novan langsung di atasi oleh dokter,setelah Novan sadar ia langsung berlari ke ruangan reyna dengan tergesa gesa.
Dug
__ADS_1
Dug
Dug
Novan menunggu beberapa menit dan dokter segera keluar dari ruang IGD tersebut
"Dokter bagaimana dengan keadaannya"
tanya novan Khawatir
"Keadaannya kurang baik,pasien mengalami koma "
Jawab dokter tersebut
"Apa dok... koma?"
"Iya,akibat pukulan yang sangat keras dan Cedera yang sangat parah menyebabkan pasien mengalami koma. Apalagi dengan kekuatan fisiknya yang sangat lemah, Kamu yang sabar ya dek banyak berdoa saja"
Cakap dokter tersebut
"Baiklah dok terima kasih"
ucap novan dengan sangat sedih
"Fariz lihat saja jika reyna menghilang dari dunia ini kaupun akan ku hilangkan kemudian lenyap dari dunia ini!!!"
gerutu novan dengan dendam yang sangat dalam
Novan langsung memasuki ruangan reyna dan dilihatnya reyna yang sedang terbaring lemah di ranjang rumah sakit.
"Reyna bangun yaa, kamu harus janji sama aku kamu harus bangun"
pinta Novan
Tak
Tak
Tak
"Haiiii aku cewek yang tadi menolongmu saat kau pingsan "
"Benarkah, Thank you ya sudah menolongku tadi"
Jawab Novan dengan ramah
Nuttt
Nuttt
Nuttt
ponsel cewek tersebut bergetar
"Halo mihh"
"Kamu tidak lupa kan dengan yang mami katakan tadi, jika kamu tak bisa membawa pasanganmu kemari mami akan menikahimu dengan lelaki pilihan mami"
"Aduhhh bagaimana ini, apa yang harus aku lakukan"
Renungan cewek tersebut dalam hati
"Rerey...?kenapa tak menjawab mami"
"iya miiih iya aku mengingatnya kok,sudah dulu ya miiih bye..."
"Eh tunggu du..."
Tut...
__ADS_1
Rerey langsung mengakhiri panggilan tersebut.
"Hey ada apa?"
tanya novan
"Tadi mamaku telpon dia bilang aku harus membawa pacarku ke rumah jika tidak aku akan di jodohkan"
ucap rerey sedih
"Memangnya pacarmu kemana?"
"Aku tak mempunyai pacar"
jawab rerey
Seketika rerey memikirkan Suatu rencana ia meminta novan untuk membantunya.
"Hei bisakah kau membantuku...?"
"Perlu bantuan apa insyaallah aku akan membantumu,lagipula tadi kau kan sudah membantuku juga"
"Bisakah kau menjadi pacarku...?aku tau kita baru kenal tapi aku sangat membutuhkan bantuan ini"
Pinta rerey
"Bagaimana ini kasihan dia tapi... gimana dengan reyna setelah mengetahui semua ini dia pasti sangat kecewa kepadaku"
renung novan dalam hatinya
"Bagaimana?"
"Baiklah aku akan membantumu"
ucap novan
Novan menyetuju hal tesebut karna ia merasa iba kepada rerey dan rerey juga sudah membantunya saat ia sedang dalam keadaan tak berdaya
"Benarkah...? Terima kasih banyak ya"
"iaaa sama sama,aku ingin ke kantin untuk sarapan apakah kau juga mau ikut...?"
ajak novan
"Baiklah...oh iya aku belum memperkenalkan diriku namaku adalah Refania danescha kau bisa memanggilku rerey"
"Okey namaku adalah Andeshka Novan julian panggil saja aku novan"
ucap Novan
ππππππ
"Novan mamaku sangat menantikan aku untuk membawa seorang laki laki ke rumah apakah kau siap...?"
Ucap rerey ragu
"Aku tak masalah memangnya mau ke sana kapan?"
Tanya novan
"bagaimana jika akhir pekan ini,mamaku adalah orang yang sibuk ia jarang sekali berada di rumah"
Gerutu rerey
"Baiklah aku akan datang akhir pekan"
Dengan keputusan yang novan ambil tanpa ia sadari itu akan menjadi petaka bagi reyna, meskipun ia belum sadar tapi ia bisa merasakan sakitnya sampai ke alam bawah sadarnya.
Seketika keadaan reyna di rumah sakit kembali drob, dokter langsung menghampirinya dan mengecek keadaannya.
__ADS_1