
Setibanya ia di ruangan reyna ia langsung di kejutkan dengan kejadian yang tak di sangkanya.
Novan Langsung memeluk reyna dengan erat dan melepaskan semua rindunya kepada reyna
"Naa kapan kamu sadar...?Kenapa Tak memberi tahuku?"
Tanya Novan gemas
"Hahaha mama sengaja tak memberi tahu kamu"
"Mama mah kebiasaan ahhh"
Jawab Novan manja
Bu risma sangat peka,ia langsung izin untuk pulang ke rumahnya agar reyna dan Novan bisa berbincang tentang masalahnya.
"Nak mama pulang dulu yaa,kamu jagain reyna okee"
pinta bu risma
Sepulangnya dari rumah sakit bu risma tak sengaja bertemu dengan fariz,bu risma sangat mengenal fariz karena fariz adalah sahabat novan dari TK(taman kanak kanak) Namun bu risma tidak tahu bahwa sekarang hubungan fariz dan novan sangat tidak baik bahkan sampai menyebabkan masalah yang cukup parah.
Walaupun Fariz dan Novan mempunyai masalah yang cukup buruk namun fariz tetap menyapa bu risma.
Mereka tak pernah membawa masalah mereka kepada orang tua masing masing maka dengan itu Fariz tetap menyapa bu Risma dengan sangat sopan dan ramah.
"Tante...!!!"
Panggil fariz
"Hai nak,Kamu mau kemana...?"
"Saya ingin menjenguk reyna tan"
"Ohh kamu juga mengenal reyna yaa"
Tanya bu risma
"Reyna itu pacar saya tan"
Jawab Fariz dengan perasaan lugu
"Apa Fariz pacarnya reyna....?Jadi selama ini novan bagaimana...?"
Renungan hatinya bu risma
"Tan saya duluan yaa,Tante mau saya anter dulu gk?"
"Ohhh Gausah nak terima kasih yaa kamu baik banget deh"
puji bu risma
Fariz mulai melangkahkan kakinya ke dalam rumah sakit ia belum tahu di mana ruangan reyna di rawat dan ia juga tak tahu bahwa reyna telah mengalami koma.
"Permisi sus,Ruangan yang di tempati Agatha reyna merischa di mana ya...?"
"sebentar ya pak saya cek dulu,ruangan yang di tempati agatha reyna merischa di lantai 3 nomor 127 pak"
Jawab suster rumah sakit tersebut
"Baiklah terima kasih ya sus"
Fariz langsung menaiki lift dan menuju lantai 3,Fariz hanya berniat untuk meminta maaf kepada reyna.
Tapi kehadiran fariz sangat membawa kehancuran bagi hubungan reyna dan novan.
Srettt...
__ADS_1
Suara pintu ruangan reyna terbuka dan fariz langsung memasuki ruangan itu.
"Mau apa lagi lu ke sini"
Tanya Novan geram
"Reyna itu masih pacar gw jadi wajar aja lah kalo gw nengokin dan ngecek keadaannya"
"Hah gatau diri...!!!Emang belum cukup lu udah bikin dia koma berhari hari"
Sindir novan
"Van udah cukup van"
"Naa kamu lupa dia tuh orang yang udah bikin kamu masuk rumah sakit...!!!"
"Udah ah van jangan di bahas lagi"
"Terserah kamu...!!!"
Novan langsung pergi dan meninggalkan reyna dengan perasaan yang berapi api,Novan merasa sangat kesal bahwa kenyataannya reyna lebih membela fariz dari pada dirinya.
"Reyna maafin aku yaa aku nyesel banget"
"Udah lah riz gak usah basa basi terus aku mual tau gk dengernya"
Ucapnya ketus
"Kamu kok jawabnya gitu si aku kan cowok kamu"
ucap Fariz
"Iya tapi sekarang udah enggak,Kita putus...!!!"
"Kamu gk bisa gitu dong tiba tiba mutusin aku secara sepihak"
Reyna mengusir Fariz secara halus dengan perasaan geram
Fariz langsung berbalik badan dan segera pergi setelah kejadian itu fariz terus menerus mengejar reyna namun reyna tak pernah merespondnya.
Waktu terus berlalu dan keadaan reyna sudah membaik hingga ia sudah di izinkan pulang oleh dokter.
Novan tak pernah lagi muncul di hadapan reyna selama reyna mengucapkan kata kata itu.
ππππππ
"Ahhh akhirnya aku pulang ke rumahku yang paling nyaman sedunia,hahah"
Ucapnya reyna kepada seisi rumah
Reyna langsung merapihkan rumahnya yang sudah mulai berdebu karen ia hanya tinggal seorang diri tanpa pembantu.
Ia baru sadar bahwa selama ini ia sudah meninggalkan sekolah kurang lebih satu minggu.
Tringg
Tringg
Tringg
"Siapa ya yang menelpon"
Ucap sisi
"Hallo,si...?"
"Ohhh reyna kirain siapa,gimana keadaanmu aku belum sempat untuk menjengukmu"
__ADS_1
"Alhamdulillah aku sudah baik dan sudah berada di rumah"
jawab reyna
"Syukurlah maaf ya aku gk sempat jenguk kamu di rumah sakit"
"Iya siii gpp,Si aku gk masuk sekolah selama 1 minggu gimana dong siii hiks...!!!"
tanyanya khawatir
"kamu gk baca grub kelas yaa kan selama 1 minggu ini kita libur karena semua guru berwisata dalam rangka hari guru,mereka semua menginap di hotel selama 1 minggu tanpa murid murid"
"Ahh iya aku tidak membacanya aku tak sempat memegang hp ini saja aku menelpon lewat telepon rumah"
Ucap reyna
"Iya naa,BTW nanti hari senin kita baru ikut memperingati hari guru yang cowok pakai baju warna merah dan cewek memakai baju warna putih"
"Wahh thanks ya siii infonya,ya sudah aku melanjutkan pekerjaan rumahku dulu yaa dadah...!!!"
ππππππ
Sementara itu di rumah sakit...!!!
"Sus pasien yang di ruangan ini kemana ya...?"
Tanya novan kebingungan setelah ia ngetahui bahwa ruangan yang di tempati reyna telah kosong
Novan tak tahu bahwa kondisi reyna sudah membaik dan ia sudah di izinkan pulang.
"Ohh pasiennya sudah pulang siang tadi pak"
"Yasudah terima kasih ya sus"
jawab novan
Novan segera melajukan mobilnya ke arah rumah reyna dengan kecepatan yang cukup kencang.
"Mengapa dia tak memberitahuku tentang ini...!!"
Nutt
Nutt
Nutt
ponsel reyna berbunyi tapi ia tak mendengarnya karena dia sedang sibuk membersihakan dapur dan meja makan di sekitar dalam rumahnya.
"Argh mengapa dia tak mengangkatnya,dia selalu saja membuatku khawatir...!!!"
ucap novan sudah mulai kesal
Novan sudah sampai di halaman rumah reyna ia langsung mengetuk pintu dengan sangat lantang.
Tokk
Tokk
Tokk
"Iya sebentarr,siapa si yang mengetuk pintu"
tanya reyna
Reyna langsung membukakan pintunya dan ternyata yang mengetuk pintu adalah novan.
"Mau apa kau ke sini"
__ADS_1
Ucapnya ketus