
"Kok kayanya motorku gk enak yaa"
"Gak enak gimana van...?"
"Kita berhenti sebentar ya mau aku cek dulu"
Novan pun menghentikan motornya dan mengecek keadaan motornya itu setelah di lihatnya ternyata ban motor novan kempes tertusuk paku.
"Naaa kayanya ban ku bocor deh"
"Terus gimana dong van...?"
"Kamu pulang naik taxi aja ya aku mau dorong motornya sampai ke bengkel terdekat"
"Enggak ah aku mau temenin kamu aja kan kalo berdua lebih seru"
Ucap reyna
"Enggak naaa di sini panas dan motor aku juga gk enteng loh"
"Biarin aja pokoknya aku maunya kita pulang barengยฒ"
"Iya dehhh thank you ya bawel,hahaha"
Cakap novan jahil sambil mencubit hidungnya reyna
"Awww sakit tau"
Novan dan reyna pun mendorong motornya bersama hingga sampai di suatu bengkel untuk memperbaiki ban motor novan yang kempes.
"Kita beli minum yuk kamu pasti capek"
"Ayukkkk...!!!"
Dringg
Dringg
Dringg
ponsel novan berbunyi
"Wey van lu lagi di mana si...?yang lain udah ngumpul nih"
Tanya romi
"Ini gw lagi di bengkel tadi ada kendala sedikit di jalan"
"Perlu bantuan gw gk...?"
"Gk usah deh thank you ini dah sampe bengkel kok"
"Oke deh sip"
"Kata reyna lu semua masuk duluan aja kuncinya ada di tempat biasa"
Setelah membeli minum mereka kembali melihat motornya yang sedang di perbaiki di bengkel
"Van aku ke sana bentar ya mau liat itu"
pinta reyna
"Oke hati hati lohh"
Bapak pemilik bengkel duduk di sebelah novan sambil meminum secangkir kopi
"Bapak duduk sini ya dek"
"Ohhh iya pak silakan"
Ucap novan ramah
"Dek itu pacarnya yaa...?Beruntung banget loh kamu,dia setia banget tuh nungguinnya dari tadi"
Ucap bapak tua pemilik bengkel
Novan terdiam sambil mendengarkan ucapan bapak tua itu
"Cewek kaya pacar kamu itu udah langka banget loh dek biasanya tuh cewek cewek maunya serba mewah gak mau di ajak susah"
"Iya pak saya juga bersyukur punya dia,heheh"
"Hey Van..."
Panggil reyna
"Udah liat liatnya...?"
"Mas motornya dah beres"
Potong montir yang memperbaiki motor novan
__ADS_1
"Iya pak mekasih"
Novan mengecek motornya kembali dan segera membayar biaya bengkel tersebut kepada bapak tua tadi.
"Pak pamit ya mekasih nasehatnya,heheh"
"Iya sama sama"
"Mari pak..."
sambung reyna dengn senyum ramah
"Iyaaaa mari..."
๐ฑ๐ฑ๐ฑ๐ฑ๐ฑ๐ฑ๐ฑ
"Hayy guys...!!!"
Sorak reyna
"Ahhh akhirnya dateng juga setelah sekian lamanya"
Ucap sisi
"Idih apaan si lu si lebay ihhh"
Sambung Novan
"Hahahahha...!!!"
Semuanya tertawa dengan senangnya
"Taraaa ini dia make upnya"
ucap sisi
"Yuk mulai"
"Reyna make up in novan ya,romi make up in sisi gw make up in ayang gw"
cakap tama
"Idihhh jijik,Hahaha"
Mereka segera mencari posisi masing masing
Tentunya di ruangan yang berbeda beda agar terlihat mengejutkan nantinya.
"kamu cuci muka dulu van kan kita habis dari luar..."
"Oke ratu...!!!"
"Van udah blom...?"
"Udah nih,hahahah"
"Kita pake bedak dulu yaaa..."
Ucap reyna
"Iya terserah kamu aku kan gk ngerti make up"
Sementara itu sisi dan romi...
"Jangan jelek jelek lohhh dandanin akunya"
"Iyaaa kan kamu emang udah cantik"
"Ihh gombal terus dasar"
Jawab sisi dengan pipi yang memerah
"Alisnya mana si...?"
"Ada di situ kok rom carinya yang bener"
"ih si tama sama yera berisik banget si"
Gumam romi
Suasana di ruang tamu...???
"Ihhh tama ini bedaknya tebel banget lohh...!!!"
"Kamu curang kan gak boleh ngaca"
"Makanya yg bener dong ini mah badut di taman hiburan tau gk"
Gerutu Yera
"udah sini kacanya,kamu gk boleh ngaca"
__ADS_1
"Iya nihhh"
"Abis ini pake lipstik yaa...?"
"Iya jangan tebel tebel lohh"
tekk...
Suara potekan dari sesuatu yang patah
"Ahhh lipstik aku...!!!"
"Hahah maaf,gimana doang"
"Kamu mah di patahin"
Akhirnya tama memakaikan lipstik dari patahan yang tadi ngenggunkan jarinya langsung.
Setelah beberapa lama kemudian akhirnya mereka hampir selesai dengan make upnya masing masing.
Dringg
Dringg
Dringg
Sisi menelpon teman temannya dengan menggunakan telpon grub
"Hallo guys dah rapih belum nih...?"
"bentar lagi rapih"
Sahut tama
"Kalo dah rapih ngumpul di ruang tamu aja yaa...!!!"
Cakap novan
"Okee sip"
"Jam empat tepat harus dah rapih semua ya guysss"
Sambung romi
Jam dinding terus berputar dan akhirnya menunjukan angka empat tepat,semuanya mulai berkumpul di ruang tamu dan...?
"Hahahaha...hahahahha...hahahah...!!!"
Mereka saling mentertawakan satu sama lain karena hasil make upnya yera lipstiknya kemana mana sisi alisnya sangat panjang dan lebar dan tebal sedangkan novan blush onnya terlalu banyak apalagi reyna sengaja memberikan novan blush on yang berwarna pink cerah.
"Lihat deh lipstik ku di patahin sama tama"
gerutu yera
"Hahhaha...!!!"
"Foto dulu yukkk"
Setelah mereka foto akhirnya mereka memutuskan membersihkan wajahnya masing masing dan segera pulang.
"Dadah guys...!!!"
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
Tokk
Tokk
Tokk
"Iya sebentar"
Ucap bu risma
"Sore tante,Novannya ada...?"
"Novannya lagi keluar sama temannya"
"Oh gitu yaa,Oh iya tante perkenalkan nama saya rerey saya temannya novan"
"Iya,kamu tunggu di dalem aja ya mungkin sebentar lagi novannya pulang"
Benar saja tak lama kemudian novan sampai ke rumahnya dan ia kaget dilihatnya ada rerey yang datang ke rumahnya itu.
"Kamu mau apa kesini...?"
"nak kamu jangan gitu ah"
ucap bu risma
"Kan sudah ku bilang kamu jangan menggangguku dan juga reyna apa kamu belum mengerti juga...?"
__ADS_1
"Novan maafkan aku,aku suka sama kamu"