
Reyna menaiki anak tangga dengan tergesa gesa karena dua sahabatnya sudah menunggunya di bawah.
"Naaaa udah belum!!!"
panggil yera
Reyna segera turun untuk menghampiri sisi dan yera di meja makannya.
"Yukkk,udah nih"
ajak reyna
"Hahahah...Hahah...Hahah"
"Loh kenapa...?"
Tanya reyna bingung yang melihat kedua temnnya itu tertawa terbahak bahak
"Kamu serius mau joging pakai levis...?"
"Serius lah emang ada yg salah...?"
"nanti larinya susah lohhh"
"Iya kamu gak mau ganti celana bahan aja...?"
sambung yera
"Celananya susah di cari aku kan pake yang ada aja,hahaha"
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
"Ahhhh awannya indah banget"
Ucap reyna kagum
"Foto dongg foto"
"Nih pake hp aku saja"
"Iya kamera kamu kan paling bagus naa"
"Hp aku mana ya...?kok gak ada...?"
Ucapnya bingung
"Jangan jangan ketinggalan naa"
"Yaudah pake hp aku dulu aja dehh"
Saran sisi
Di tengah perjalanan mereka melihat ada tama,Novan romi dan andi yang lagi berlari kecil di depan sana
Ternyata mereka pun janjian untuk joging bersama di hari minggu.
"Guys liat dehh itu kan cowok cowok...?"
"Iyaa kok mereka gak ngajak kita yaa...?"
"Jahat banget ih mereka"
Cakap yera yang kesal
Dilihatnya yera ada botol bekas air mineral yang tergeletak di pinggir jalan,Yera langsung mengambil botol itu dan melemparkannya ke arah tama.
Ctukk
"Aduh siapa si iseng banget jadi orang"
Ternyata lemparan yera tak mengenai tama melainkan mengenai andi yang berada di samping kiri tama.
"Siapa yang lempar ya kok gak ada orang...?"
Tanya novan
Tentu saja mereka tak melihat siapa siapa karena setelah yera melempar botol itu ia langsung menarik sisi dan reyna ke semak semak untuk sembunyi agar tak ketahuan.
Reyna dan sisi yang kaget langsung saja mengikuti kemauan yera untuk mengumpat.
__ADS_1
"Van mau kemana...?"
"Mau ngecek bentar"
novan sangat penasaran akhirnya ia mengecek ke arah belakang untuk memastikannya,Novan melihat ada sesuatu yang bergerak di arah kiri dekat semak semak novan yang semakin penasaran akhirnya mendekati semak semak itu.
"Van tunggu"
Ucap tama yang berlari mendekati novan
"Tuh semak semaknya bergerak kaya ada orang"
Setelah mendengar kata kata itu dari novan tama langsung membuka semak semak itu dan di lihatnya...
"Yera...?"
"Kalian ngapain...?"
Tanya novan
Mereka langsung berdiri dan keluar dari semak semak itu dengan cepat.
"Kok kalian gk bilang si kalo mau joging...?"
Tanya sisi
"Ya kan kirin kalian gak mau ikut"
jawab novan
"Makanya kalo apa apa tuh tanya dulu"
"Yaudah lah jangan berantem yuk jalan bareng aja "
Sambung andi
Disepanjang perjalanan mereka terus tak bicara dan suasana menjadi hening,tak ada satupun di antara mereka yang ingin mengalah.
Sampai di perjalanan pulang pun mereka masih diam tak berkata sedikitpun,mereka semua berpencar dan pulang sendiri sendiri.
"Naa ikut aku pulang"
Jawab reyna singkat
"Ikut reyna"
"Iyaaa,Apaan si maksa banget jadi orang"
Akhirnya reyna ikut novan untuk pulang ke rumahnya
Walapun reyna merasa kesal dengan novan ia masih mengikuti apa yang di katakannya.
π³οΈπ³οΈπ³οΈπ³οΈπ³οΈπ³οΈπ³οΈ
Reyna melihat sekeliling rumah novan dan mencari keberadaan bu risma,tapi ia tak menemukannya biasanya bu risma langsung menyambutnya jika ia berkunjung ke rumah novan.
"Mama lagi gak ada di rumah..."
Cakap novan
"Hah...?Terus kamu ngapain ngajak aku ke sini...?"
"Aku kesepian jadi kamu aja yang temenin aku di rumah"
"Aku mau ganti baju dulu ya gerah banget"
"Yaudah sana,Aku tunggu sini aja"
Jawabnya singkat
Reyna menunggu novan yang sedang mengganti pakaiannya di kamar atas,Ia duduk di sofa depan sambil melihat televisi di ruang tamu.
"Na masak yu aku laper nih"
"Mau di masakin apa...?"
balasnya dengan sikap yang sangat datar
"Ih kamu mah ngambek mulu,maafin aku lohh "
__ADS_1
"Abisnya kamu ngeselin si"
"iya sayang aku yang salah aku minta maaf yaaa,Di maafin kan"
Pipi reyna memerah setelah mendengar kata kata manis yang baru saja di ucapkan oleh kekasihnya itu.
"Yaudah yuk masak ada bahan apa aja...?"
"Kayanya mama belum belanja deh"
"Terus gimna dong...?"
"kita yang belanja dong ayukk...!!!"
Ajak novan dengan senyum manis
Novan langsung mengambil konci motor yang tergeletak di atas lemari televisi dan segera menjalankan motornya.
ππ½π₯π₯ππ½π₯π₯
Novan langsung mengambil troli dan segera mendorongnya ke dalam pusat perbelanjaan bersama dengan reyna,Tentu saja mereka berdua terlihat sangat senang.
"Kamu mau naik gk naa...?"
"Ihh malu lahh udah gede gini nanti di omelin gimana"
"Kan aku yang jagain,hahah"
Akhirnya reyna naik di atas troli dan novan yang mendorongnya kesana kemari untuk mengambil sayur,buah,selai,roti,sosis,saus dan lain lain.
"Naaa ini apa...?"
Tanya novan bingung
"Itu kunyit dan jahe van"
"Kan sama aja,apa bedanya coba"
"hahaha,Ya beda lah van kalo jahe tuh di cium wangi"
"Ohh gitu,hahah"
Jawabnya lugu
Troli yang di naiki reyna berjalan sendiri karena Novan yang mendorongnya lalu melepaskannya dengan perasaan jahil
"Novan...!!!"
Teriak reyna
Novan langsung mengejarnya dengan cepat untuk menggapai troli itu,tempat itu cukup sepi sehingga novan berani untuk berbuat jahil pada kekasihnya kesayangannya itu.
Novan berhasil meraih trolinya kembali,Dan reyna yang ketakutan akhirnya merengek dan segera minta di turunkan dari troli tersebut.
"Gimana seru gk...?"
"Kamu mahhh,aku takut tau"
Gerutu reyna
"kamu mau beli sesuatu gk...?"
Tanya novan
"Hmmm aku mau snack boleh gk...?"
"Boleh,ambil aja yang kamu mau"
Reyna yang sedang sibuk memilih snack tak menyadari bahwa novan membeli sebuah cokelat untuknya,
Novan sengaja tak memberi tahunya terlebih dahulu untuk mengejutkan reyna di rumahnya.
"Udah belum...?"
"Udah aku beli ini boleh kan van...???
"Boleh kok,apa si yang enggak buat kamu"
"Idih gombal,jijik tau"
__ADS_1