
Keputusan tersebut sangat berpengaruh bagi hubungan reyna dan novan,sesampainya reyna di taman ia melihat ada sosok fariz yang sedang menunggunya.
Reyna berusaha menjauhi fariz karena ia tak terlalu tertarik dengan fariz, fariz terus menerus mendekati Reyna akan tetapi reyna selalu menjauh dan tak menghiraukannya.
pada akhirnya fariz berbincang dengan sisi,ia meminta sisi untuk membantunya mendapatkan hati Reyna.
"Siii, Gw mau nembak reyna nih lu bantuin gw dong nanti gw traktir deh"
bujuk fariz
"Bener nih ya... Oke deh gw bantu"
ucap sisi
mereka mulai menyusun rencana agar tujuan mereka tercapai dengan mulus tanpa di ketahui reyna sedikit pun.
"Naaa sini dehhhh"
Ajak sisi
"Mau ngapain coba?Ah mager tau"
jawab reyna dengan lesuh
Tiba tiba fariz menghampiri reyna,Seluruh teman teman mereka memperhatikan mereka berdua dan seketika...
Semua lampu mati secara tiba tiba.
Duar
Duar
Duar
Suara kembang api yang berserakan di atas langit Menjadi sangat indah karena semua tempat di tutupi oleh kegelapan.
lampu menyala secara tiba tiba dan Reyna kaget bahwa ia berada di jarak yang sangat dekat dengan fariz.
"Reyna aku menyukaimu sejak awal maukah kau bersama denganku?"
Deg
Deg
Deg
Suara degup jantung reyna yang begitu cepat di fikirannya selalu melintas nama novan dan segala kenangan yang telah ia lalui bersama novan, Namun ia merasa sangat benci Terhadap novan karena Novan tak memberi kepastian yang jelas.
"Bagaimana ini aku sama sekali tak mencintainya mengapa tak novan yang mengucapkan semua kata kata indah ini "
Renungan reyna di dalam hatinya
Reyna sangat bingung, Seketika terlintas di dalam fikirannya hal hal yang membuatnya sakit hati akibat ulah novan.
Dengan keputusan yang Reyna ambil dia akan merubah semuanya tanpa ia sadari.
"Baiklah aku menerimanya"
jawab reyna tanpa ekspresi
"Benarkah apa kau sungguh sungguh"
Cakap Fariz dengan hati menggebu gebu
"Iyaaa"
Setelah reyna menerima pernyataan cinta tersebut reyna langsung menjauh dari hadapan fariz.
Tapi fariz terus menerus mengikuti langkah reyna,Reyna pun kelelahan dan beristirahat sejenak di kursi panjang samping taman.
Takk
Takk
__ADS_1
Takk
Suara langkah kaki yang terdengar semakin lama langkah kaki itu semakin mendekat, Ternyata itu langkah kaki dari Fariz yang mendekat ke arah reyna berada.
Tiba tiba fariz langsung menyandarkan kepalanya di atas bahu Reyna, Reyna berdiam diri saja tanpa berkata sedikit pun.
Setelah beberapa waktu yang cukup lama fariz tidak berkata apapun tak seperti ia yang biasanya yang selalu berbicara apapun mengenai dirinya.
"Riz...?Fariz..?"
tanya reyna bingung
Reyna terus memanggil fariz yang tak kunjung bangun,dan akhirnya reyna mengangkat kepala fariz yang masih berada di pundaknya dan ternyata...
Dubrakkkk
Fariz tak sadarkan diri, Ia terjatuh karena reyna tak kuat menahan tubuhnya yang cukup berat.
"Tolong tolong... Riz bangun dong"
teriak reyna dengan perasaan takut
"Bagaimana ini di sini sepi sekali tak ada orang yang berlalu lalang"
ucap reyna dalam hati
"Reyna ada apa kami mendengat suaramu dari sana"
Tanya adi dan teman teman lainnya
"Fariz tiba tiba pingsan aku tak tahu dia kenapa"
jawab reyna dengan bingung
Lalu mereka mencoba membangunkan Fariz dengan memakai minyak angin yang sisi bawa.
tak lama kemudia fariz terbangun setelah pingsan yang cukup lama
Tanya sisi
"Aku tak tahu mengapa aku tiba tiba pingsan biasanya aku tak pernah seperti ini"
jawab fariz
"Apakah kau telat makan"
Tanya Reyna
"Sepertinya iya tapi tak apa sekarang aku sudah merasa lebih baik"
Sepulangnya mereka dari taman Yera bertanya pada reyna,yera sangat curiga mengapa fariz tiba tiba pingsan.Yera adalah sahabat sekaligus saudara reyna yang sangat dekat dengannya sejak kecil.
"Naaa si Fariz aneh banget deh masa gk ada angin gk ada hujan tiba tiba kaya gitu,hahah"
tanya yera curiga
"hus... kamu gk boleh gitu ah yer dia juga kan teman kita.
jawab reyna sambil menyentil telinga yera
π§π§π§π§π§π§π§
"Sepertinya perkataan yera ada benarnya juga sih,mengapa fariz tiba tiba seperti itu? Apa dia berusaha modus kepadaku...?"
tanya reyna sambil memanjakan dirinya di dalam bathtub dengan air hangat
Byurrrr
"Awww panas...!!!"
jerit Reyna
Akibat reyna banyak merenung tanpa ia sadari ia menyenggol tombol shower dengan suhu yang panas.
__ADS_1
π π π π π π π
"Hahaha untung saja mereka tak mengetahuinya bahwa aku hanya berpura pura tadi"
Ucap fariz licik
Ternyata benar apa yang di duga oleh yera dan juga Reyna di balik kejadian ini ada sesuatu yang mengganjal.
Fariz merencanakan suatu hal yang tak semua orang ketahui
Tok
Tok
Tok
Suara ketukan pintu yang sangat keras terdengar dari dalam rumah fariz
Tok
Tok
Tok
"Tunggu sebentar,siapa sih yang mengetuk pintu dengan begitu keras padahal sudah begitu malam"
Gerutu fariz
Setelah fariz membuka pintu tiba tiba...
Ctakkk
Novan langsung menonjok Fariz dengan penuh amarah.
Novan tahu bahwa fariz menjadikan bidadari impiannya menjadi kekasihnya, Novan menyeret fariz ke luar dari rumahnya dan...
Dukkk
Fariz terlempar dan kepalanya membentur pohon tapi ia hanya mengeluarkan darah yang sedikit.
Novan sangat marah karena dari kecil Fariz dan novan sudah bersahabat seperti kakak beradik tanpa di sangka fariz tiba tiba menjadikan reyna sebagai pasangannya.
"Maksud lu apa hah? Lu dendam sama gw!!! "
bentak novan
"Hahahahah, Iya gw mau bales dendam gw beberapa tahun yang lalu"
Jawab fariz licik
"Apa maksudlu...? Ceweklu meninggal bukan karna gw Dia sendiri yang menusukan pisau ke dalam perutnya"
Ucap novan dengan amarah yang besar
"Alah gausah banyak omong deh lu jadi orang dasar muna"
Bentak fariz
"Lu gk usah bawa bawa reyna ke dalam masa lalu bangs*t dia tu gk tau apa apa"
ucap novan sambil menarik kerah baju fariz
Mereka berdua terus berdebat sampai keduanya berlumuran darah yang cukup banyak tiba tiba...
Tuk
Tuk
Tuk
Suara larian seseorang mulai mendekat dan...
"Stoppppp...!!!"
__ADS_1