Merebut Pasangan Protagonis Wanita (Menjadi Umpan Meriam)

Merebut Pasangan Protagonis Wanita (Menjadi Umpan Meriam)
Dunia Pertama


__ADS_3

"Ab" : percakapan


'Ab ' : batin


[ Ab ] : Sistem yang berbicara


{ Ab } : Kaivan yang berbicara dengan sistem lewat pikiran.


...**********...


"Jadi kita akan pergi ke novel apa? " Tanya Kaivan dengan antusias.


[ Tuan akan pergi ke novel tema sekolah yang berjudul KETOS TAMPAN MILIK ARASYA. ]


" Tapi tem kok aku masih heran ya? " Ucap Kaivan dengan tangan di dagunya.


[ Heran kenapa Tuan ? ]


" Bukanya wajar kalau Protagonis Laki-laki sama Protagonis Wanita berpasangan? tapi kenapa tugasku buat jauhin mereka? " Tanya heran Kaivan


[ Hadeh saya kira Tuan sudah tahu rencana sistem ] Batin Sistem


[ Tuan sebelumnya anda harus ingat, sifat Protagonis Wanita berbeda dengan yang anda lihat di novel, jadi tugas anda untuk melindungi Protagonis Laki-laki dan membuatnya bahagia, INGAT HARUS MELINDUNGI PROTAGONIS LAKI-LAKI DAN MEMBUATNYA BAHAGIA ]


Kaivan yang mendengarnya hanya mengangguk,


[ Sekarang pejamkan mata anda mungkin akan sedikit pusing, sistem akan mengirim jiwa anda ke tubuh umpan meriam ]


[ 10%, 20%, 30%, 40%, 50%. . . ...100% ]


. . . .


[ Proses pemindahan jiwa selesai ]


" Ugh.. sakitt " Rintisan pemuda yang terbaring di tempat tidur dengan wajah pucat.


[ Pengiriman ingatan pemilik tubuh selesai ]


" Argghh.." Erangan pemuda itu dengan dahi mengerut yang sedang menahan sakit, karena pemindahan ingatan mengakibatkan kepala yang seakan terserang arus listrik, yang terus berdenyut gambar gambaran samar yang terus mengalir, perlahan kerutan wajah itu kembali semula menyisakan raut wajah pucat nya, pemuda itu tak lain adalah Kaivan.


[ Proses penyesuaian selesai sistem ucapkan selamat menjalankan tugas Tuan ]


" Kalau mau transfer ingatan bilang-bilang dong tem aku kan bisa antisipasi dulu " Ucap Aylise sedikit cemberut.

__ADS_1


( Kita panggil Kaivan, Aylise ya.. kalau di dunia novel )


[ Sistem hanya menjalankan tugas ]


" Tapi hidup Aylise apa memang se_menyedihkan itu tem? " Tanya Aylise sedikit prihatin.


...****...


Novel yang berjudul KETOS TAMPAN MILIK ARASYA


Arasya Putri Wirata, putri satu-satunya keluarga Wirata yang pernah di culik sewaktu masih bayi, selama 10 tahun ia tinggal di panti asuhan.


Arasya memiliki fitur wajah yang cantik dan tegas, kulit yang putih, mata yang tajam, hidung kecil mancung, bibir ceri sedikit berisi, dengan tinggi 169 cm, Arasya adalah tipe gadis yang tidak mudah di bully.


Tidak hanya memiliki otak yang pintar Arasya juga gadis yang ambisius dan keras kepala.


Karena sifatnya itulah ia berusaha mencari orang tuanya ia berfikir, mungkin saja orang tuanya masih hidup dan sedang mencarinya.


Sebab ia pernah mendengar ibu panti, berkata jika Arasya di temukan di rumah seseorang yang tak jauh dari pati, orang itu tak lain adalah pelaku penculikan anak.


Setelah itu Arasya berambisi untuk menemukan orang tua kandungnya, berbulan-bulan lamanya akhirnya ia menemukan mereka dan berkat orang tuanya yang tidak pernah menyerah untuk mencarinya,


Setelah 10 tahun Arasya akhirnya kembali bersama keluarga kandungnya, keluarga Wirata.


Keluarga wirata adalah keluarga terkaya ke 2 setelah keluarga Gentala, dan sekarang dirinya menjadi putri yang di manjakan oleh keluarga Wirata.


Tidak hanya sampai di sana, di umurnya 16 tahun ia bersekolah di SMA High School Internasional, dan disanalah kisah cinta Arasya di mulai.


Dari dia mulai mendapat julukan Dewi Pintar Sekolah, hingga ia masuk OSIS dan berteman dengan sang Ketua OSIS tampan.


Namun terkadang banyak dari mereka yang iri, akan kecantikannya, dan otak pintarnya, yang paling membuat para perempuan iri adalah kedekatannya dengan sang KETOS tampan Yoga.


Yoga Evran Gentala, ketua OSIS tampan yang di kagumi banyak kaum hawa, ia memiliki tinggi 190 cm, kulit yang putih, rahang yang tegas, mata tajam dan dingin, alis yang tebal, hidung yang mancung, bibir sexy yng menggoda iman, jangan lupakan badan ideal dengan 8 sixpack.


Yoga sang KETOS tampan terkenal akan sifat dingin dan acuhnya, banyak kauh hawa yang sakit hati sebelum berjuang, tetapi mereka masih tetap mengidolakannya.


Sewaktu ketika terdengar rumor bahwa sang KETOS yang tidak pernah dekat dengan wanita itu, sangat peduli dan perhatian kepada sang Dewi Pintar Sekolah.


Berawal dari rekan OSIS dan berakhir dengan benih-benih cinta, hampir setiap hari mereka mengumbar kemesraan.


Lalu siapakah Kaivan Ayalisse, dia adalah teman masa kecil Arasya sewaktu masih di panti asuhan.


Aylise kecil sangat bergantung kepada Arasya, sebab Aylise sangat sering di bully karena kulitnya yang putih pucat.

__ADS_1


Seringnya Arasya menolong membuat Aylise kecil menjadi pengagum pertamanya, setelah 5 tahun lama ia berpisah dengan penolongnya ia akhirnya di pertemukan kembali di SMA.


Perasaan yang awalnya mengagumi itu menjadi cinta, ia menjadi orang yang pertama yang membantu Arasya sewaktu ia di bully dari anak-anak yang iri pada Arasya.


Namun meski Aylise sudah berusaha tetap saja ia kalah dengan Yoga sang KETOS tampan.


Dibandingkan dengan Yoga, Aylise sangat lemah, ia tidak memiliki kekuasaan, ia juga tidak memiliki otak pintar, yang ia miliki adalah tekad,


Sampai akhirnya ketika sang antagonis wanita yang ingin mencelakai Arasya, tanpa ragu Aylise berlari menghadang pisau dengan tubuhnya.


Di akhir cerita Yoga dan Arasya hidup bahagia .


...*****...


" Hikss.. hiks.. jahat banget sih Arasya, meskipun Aylise ngak punya uang, ngak punya otak diakan punya hati yang tulus hiks.. " Keluh Aylise tidak terima, dengan sesekali sesegukan .


[ Ada kasihan dengan jiwa Aylise?, tapi yang saya dengar anda seperti menjelek-jelekkan jiwa Aylise, apa anda memiliki ingatan yang buruk anda sekarang menjadi Aylise, bukankah anda seperti menjelekan diri sendiri? ] Namun semua itu hanya sekedar batin sistem.


[ Tuan, sampai kapan anda mau menangis, kamar ini sudah penuh dengan tissue bekas ingus di mana-mana ರ⁠╭⁠╮⁠ರ ]


" Ta hik tapi tem aku kasihan banget hik sa sama Aylise hiks.. hiks.. sroott" Tangisnya sambil membuang ingus.


...Tok.. tok.. tok.....


[ Tuan sebaiknya anda cepat mencari alasan, Ibu pemilik kamar ada di depan ]


" Hiks.. kamu ngak sopan tem Tante Erica itu belum nikah tauk hiks.. " Ucap Aylise tidak terima sambil sesegukan.


[ Ya, ya ingat anda bisa berbicara dengan sistem lewat pikiran, tapi jika anda ingin mereka melihat anda seperti orang gila juga tidak apa apa(⁠θ⁠‿⁠θ⁠)]


Mendengar ucapan sistem membuat Aylise berdiri dan berjalan menuju pintu dengan menghentak-hetakkan kakinya.


...tok.. tok.. tok.....


" Aylise ada apa.. apa kamu baik-baik saja? " Tanya Erica dengan khawatir.


...ceklek...


" Tante.. hikk.. maaf.. " Ucap Aylise setelah membukakan pintu sambil menunduk dengan sesekali sesegukan.


Melihat Aylise yang keluar dengan mata sembab, hidung yang merah dengan sisa ingus tentunya, mendengar suara Aylise yang sedikit bergetar dan sesekali sesegukan membuat Erica khawatir, ia sangat cemas apa yang membuat calon putranya menangis seperti itu, ia sudah menganggap Aylise seperti putranya sendiri.


Setelah melihat calon putranya yang sedikit kacau itu hati nya sakit, ia langsung memeluknya dan menenangkannya.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2