
Pagi hari..
Nenek Yoona bangun lebih dulu dan mempersiapkan sarapan serta bersiap-siap untuk berjualan ke pasar namun dia lebih dulu ke kamar Yoona untuk membangunkan Yoona.
"Astaga anak gadis jam segini kok belum bangun sih?" Gumam neneknya Yoona.
"Ayo bangun kita pergi daftar sekolahmu dulu, biar nenek temanin" Kata neneknya sambil membangunkan Yoona.
"Ah nenek ini masih terlalu pagi, aku masih ngantuk" Jawab Yoona.
"Pagi apanya? ini sudah jam 7 sudah waktunya anak sekolah berangkat" Kata neneknya.
"5 menit lagi ya nenek?" Kata Yoona yang masih mengantuk.
"Tidak ada 5 menit, bangun cepat kita ke sekolah untuk mendaftar sekolahmu setelah baru nenek ke pasar, kan kemarin sudah janji mau sekolah" Jawab neneknya.
"Iya baiklah nek, aku mau mandi dulu" Jawab Yoona.
Setelah dibangunkan neneknya, Yoona pun bergegas mandi dan bersiap-siap, lalu Yoona sarapan bersama neneknya.
"Nek, Yoona daftar sekolah sendirian aja, nenek pergi aja jualan kepasar. Yoona bisa sendiri kok" Kata Yoona.
"Tidak masalah nenek kan bisa ke pasar setelah menemanimu" Jawab neneknya.
"Yoona bisa daftar sekolah sendiri kok nek, Yoona janji gak bakalan macam-macam kok" Kata Yoona.
"Kamu yakin?" Tanya nenek.
"Iya nek, Yoona janji lagian kan Yoona sudah
besar" Jawab Yoona.
"Baiklah kalau begitu, tapi setelah mendaftar harus segera pulang ya? jangan sampai malam" Kata neneknya.
__ADS_1
"Iya nek, yaudah Yoona berangkat dulu, Bye nek" Pamit Yoona sambil mencium neneknya.
"Iya hati-hati dijalan, ini duit buat ongkos kamu" Kata neneknya sambil memberikan beberapa uang.
***
Yoona pun tiba di sekolah barunya dan Yoona pun mendaftar sekolah karena Yoona tak memakai seragam jadi guru menyuruhnya untuk masuk sekolah mulai besok. Saat hendak pulang karena buru-buru ingin jalan-jalan Yoona tak sengaja bertabrakan dengan seorang laki-laki.
"kamu baik-baik aja? ada yang terluka" Kata laki-laki itu sambil membantu Yoona bangkit.
"I...ya eh iya aku baik-baik aja kok" Jawab Yoona yang terpesona melihat ketampanan laki-laki di depannya.
"Syukurlah kalau kamu baik-baik aja, yaudah aku permisi dulu" Jawab laki-laki itu sambil berlalu pergi.
"Astaga itu cowok ganteng banget" Kata Yoona dalam hati.
"Iiihh siapa sih cewek itu? Sengaja banget nabrak senior. Dasar gak tau malu" Sindiran cewek-cewek yang ada disitu.
"Apa? Kalian itu yang gak tau malu!! Ngomongin orang sembarang" Teriak Yoona kesal.
"Terus kalau aku galak apa masalahmu? Kalau mau cari masalah ya sini?" Jawab Yoona sambil mengacungkan tinjunya.
"iiihh.. dasar gila" Jawab cewek-cewek itu sambil berlari menjauhi Yoona.
***
Yoona berjalan pulang dengan perasaan yang masih kesal dengan para cewek yang tidak suka padanya walau ia tak sengaja menabrak cowok sangat tampan itu.
"Astaga menjengkelkan banget, kenapa disekolah harus ada cewek-cewek yang kayak gitu sih?" Gumam Yoona."Tapi siapa nama cowok tampan itu?"Gumam Yoona dengan perasaan berbunga bunga saat teringkat kejadian tadi siang.
Langkah Yoona pun terhenti saat berdiri sesosok menyeramkan yang tidak jauh darinya."Srekk...srekkk..srekkk"Suara kaki yang diseretnya,Ia mulai mendekat kearah Yoona.
"Astaga!!" Teriak Yoona kaget.
__ADS_1
"Tolong bantu aku" Kata hantu itu mulai mendekat.
"Gak mau..! ngapain sih kamu ngikutin aku sampai kesini sih? Aku kan sudah bilang gak bisa bantu kamu" Jawab Yoona dengan melangkah mundur saat hantu semakin dekat dengannya,dari matanya mengalir darah dengan tubuh yang tak utuh lagi, dan bau busuk tercium dari tubuhnya.
"Tapi cuma kamu yang bisa bantu aku" Kata hantu itu berjalan dengan kaki kanan yang hampir terputus dan tangannya mencoba menggapai Yoona.
"Aku gak mau ya tetap gak mau, cari orang lain aja sana yang bisa bantu kamu,Pergi!!" Jawab Yoona jengkel dan berusaha untuk menjauh dari hantu menyeramkan itu.
Orang-orang yang jalan melihat Yoona dengan tatapan kebingungan.
"Peeergggiiii....!!"Teriak Yoona dengan keras orang orang yang melihat kejadian itu hanya berdiri bingung.
"Dasar orang aneh" Kata orang yang lewat.
"Orang gila kayaknya" Kata yang lainnya.
"Menakutkan ah teriak-teriak gak jelas" Kata yang lainnya.
"Iya mungkin gila, kalau waras kan gak mungkin ngomong sendiri" Jawab salah seorang yang ada disitu juga.
"Telepon rumah sakit jiwa aja, takutnya dia nanti bikin masalah disini" Saran seorang disitu.
"Iya setuju lihat aja dia udah marah-marah gak jelas begitu" Jawab seorang yang setuju untuk menelpon rumah sakit jiwa.
"Hei!! apa maksud kalian? aku gak gila tau!!" Teriak Yoona kesal sambil berlari pergi.
"Aku ingin kehidupan normal daripada harus melihat hantu seperti ini karena bisa membuatku gila"Ucap Yoona dalam hati yang membuat menghela nafas berkali kali dan selalu melihat dibelakangnya untuk memastikan bahwa hantu itu tidak mengikutinya.
"Brukk.."Tiba tiba Yoona menabrak seseorang didepannya, kertas hitam yang ditangannya terlepas jatuh ketanah.
"Maafkan saya"Ucap Yoona sambil mengambil kertas hitam itu dan memberikan pada orang yang didepannya yang tidak terlihat wajahnya karena mengenakan masker dan topi hitam bahkan ia mengenakan pakaian serba hitam.
"Aneh"ucap Yoona dalam hati melihat orang bertubuh tinggi didepannya.
__ADS_1
"Iya"ucapnya dengan suara serak.
Yoona segera melangkah pergi karena neneknya pasti khawatir dengannya.Yoona menengok kebelakang dan melihat orang itu hanya berdiri menatap rumah yang salah satu jendelanya dibiarkan nyala lampunya.