Misteri Buket Mawar Merah

Misteri Buket Mawar Merah
chapter 9


__ADS_3

Yoona sedang duduk melamun sambil menatap keluar jendela yang sedang turun hujan, matanya merah karena tidak tidur semalaman dan hpnya yang terus berbunyi tetapi tidak pedulikan oleh Yoona.


"19 Panggilan tidak terjawab"Notifikasi yang muncul dilayar hp.


"Kamu kenapa?"Ucap Lee Siwon yang duduk bersila diatas tempat tidur.


Yoona tidak mengatakan apapun dan hanya menatap kearah Lee Siwon dengan penuh tanda tanya.


"Kenapa?Kamu baik baik saja kan?"Ucap Lee Siwon kebingungan dengan maksud tatapan Yoona yang terus menatapnya dengan tatapan yang sulit dijelaskan.


"Kita harus menolong seseorang dari kematian"Ucap Yoona.


***


Lee Sehun sedang berdiri didepan rumah Yoona dengan hp ditangan kanannya dan sebuah payung,berulang kali ia menelepon tapi sepertinya tidak ada jawaban dari Yoona.


"Tok...tok..tok.."Suara ketukan pintu.


"Permisi!"ucap Lee Sehun berdiri didepan pintu rumah.


"Iya sebentar!"ucap Seseorang yang dari dalam rumah tak lama terdengar suara langkah kaki dan pintu dibiarkan setengah terbuka,berdirilah seseorang nenek dengan tersenyum ramah.


"Apakah Yoona ada,Nek?"Tanya Lee Sehun.


Namun nenek hanya diam kebingungan menatap seseorang pemuda tampan sedang mencari cucunya sambil tetap berdiri dipintu dengan sapu lantai ditangannya.


"Maaf Nek saya Lee Sehun,saya temannya Yoona"Ucap Lee Sehun tersenyum.


"Oh Mari masuk"ucapnya dengan membuka pintu mempersilahkan Lee Sehun masuk.


Lee Sehunpun melipat payungnya dan memasukkan kedalam rak payung dan masuk kedalam rumah sambil memerhatikan isi dalam rumah yang sederhana tapi nyaman dengan cat dinding berwarna biru dan beberapa foto terpajang di dinding.Iapun duduk,sedangkan nenek berjalan kearah dapur lalu kembali membawa cangkir berisi cokelat hangat.


"Tidak perlu repot repot,Nek"Ucap Lee Sehun merasa tidak enak.


"Tidak apa apa"Ucap Nenek sambil mempersilahkan Lee Sehun untuk minum.


"Terima kasih,Nek" Lee Sehun.


"Oh iya Nek,apakah Yoona ada?"Tanya Lee Sehun sambil meminum cokelat hangat itu.


"Yoona tadi baru saja pergi, katanya dia ada urusan mendadak"ucap Nenek.


"kalau boleh tau Yoona kemana,Nek?"Tanya Lee Sehun.


"Dia bilang mau bertemu dengan seseorang, tapi tidak tahu mau kemana"Jawab Nenek.

__ADS_1


"Oh..Jadi begitu,Nek"ucap Lee Sehun memusatkan perhatiannya pada sebuah foto yang terpajang di dinding yang menampilkan gadis tersenyum dengan memegang boneka beruang cokelat dengan dikelilingi oleh bunga yang indah.


"Itu Yoona saat masih berumur lima tahun,dia sangat mengemaskan difoto itu walau awalnya dia menangis"ucap Nenek.


"Menangis?"ucap Lee Sehun.


"Dia menangis karena takut dengan kupu kupu tetapi setelah itu dia tidak takut lagi"Ucap Nenek sambil tersenyum saat mengingat kejadian waktu itu.Lee Sehun ikut tersenyum dengan kembali menatap Foto di dinding.


"Tetapi dia mengemaskan juga"Gumam Lee Sehun.


***


Yoona mengenakan yang jas hujan berdiri menatap rumah kosong dan Lee Siwon melangkahkan kaki duluan ke halaman rumah kosong itu yang sangat terasa aura jahat.


"Kamu yakin ingin masuk?"Tanya Lee Siwon memutarkan badannya menghadap kearah Yoona yang sedang memerhatikan sekitarnya.


"Iya!"ucap Yoona yang langsung melangkah kakinya duluan ke arah pintu rumah kosong itu.


"berani juga kamu kukira kamu akan lari ketakutan"Ejek Lee Siwon.


"Terserah..!"ucap Yoona.


"Pintunya dikunci bagaimana aku masuk"Ucap Yoona memcoba membuka pintu tetapi pintu itu terkunci dengan rapat.


Yoona pun segera masuk kedalam rumah yang sangat berantakkan,Lee Siwon dengan mudah menembusnnya dan berdiri disamping Yoona.Mereka berdua pun mencari petunjuk didalam rumah tetapi tidak menemukan apapun.


"Rumah ini sudah lama tidak berpenghuni"Ucap Lee Siwon mengedarkan pandangan kesekelilingnya.


"sepertinya begitu tetapi yang aku tahu,tidak ada kasus pembunuhan didalam rumah ini lalu kenapa hantu itu muncul disini?"Ucap Yoona.


"Kami para hantu bisa muncul dimana saja"Jawab Lee Siwon dengan santai.


Yoonapun melangkahkan kakinya masuk ke kamar tetapi tidak menemukan petunjuk apapun.


brukkk...


Yoona terjatuh telungkup,tetapi matanya menangkap sesuatu dibawah lemari.Yoona pun berusaha meraih kertas dibawah lemari yang ternyata bukan kertas melainkan sebuah foto dengan sebagian terbakar.


"Bukankah itu sihantu?"Ucap Lee Siwon saat melihat foto wanita tersenyum dengan menggandeng tangan seseorang.


"Ada yang aneh"Ucap Yoona setelah melihat foto tersebut.


"Maksudmu?"Tanya Lee Siwon.


"Semalam aku bermimpi terus menerus melihat seseorang yang akan didorong oleh hantu itu ditempat yang tinggi tapi aku tidak siapa yang akan didorongnya dan juga melihat foto ini ditangan seseorang anak laki laki"Ucap Yoona dengan bingung apa maksud dari semua ini.

__ADS_1


"Kenapa hantu itu harus lupa ingatan"ucap Yoona dengan lirih


"Karena itu adalah sesuatu yang menyakitkan untuk di ingat tetapi sebenarnya adalah hal yang kami harus selesaikan agar bisa kembali"Jawab Lee Siwon.


"Semangatlah kita harus membantunya kembali jika tidak dia akan terus terjebak didunia ini"Ucap Lee Siwon.


"Baiklah"ucap Yoona.


Saat Yoona keluar dari rumah itu, berdiri seseorang pria dengan mengalir darah dari tangannya dengan hujan membasahi tubuhnya,Ia mengepalkan kedua tangannya.


"Aku benci Kalian..."Ucapnya.


"Kamu siapa?"Ucap Yoona tiba tiba berdiri memegangi pundak pria itu ,dengam tatapan terkejut iapun menghempaskan tangan Yoona dari pundaknya.Pria itu berlari menghindari tetapi dengan cepat Yoona mengejarkannya.


"Tunggu..!"Teriak Yoona sambil berlari menerobos hujan yang deras.Tetapi pria itu tetap saja berlari tidak memedulikan panggilan dari Yoona.


"Hosh..hosh.."Yoona pun berhenti berlari sambil mengatur nafasnya yang terengah engah karena berlari.


"Aku akan menangkapmu"Ucap Yoona segera berlari berbelok kearah kanan.


"Dia tidak mengejarku lagi"ucap pria itu melihat kebelakang memastikan wanita yang mengejarnya sudah tidak ada lagi mengikutinya.


"Tetapi aku yang mengejarmu"Ucap Lee Siwon dengan tersenyum di samping pria itu yang tidak tahu keberadaannya.


****


"Aahhh..."Teriak Yoona saat berlari tidak sengaja menabrak seseorang dihadapannya sehingga payung yang dipegangnya terlepas jatuh ketanah.


"Aduhh..."Ucap Yoona memegangi kepalanya yang masih terasa sakitnya,tetapi begitu melihat orang ditabraknya Yoona merasakan jantungan berdegup tidak karuan.


"Kamu baik baik saja?"Tanya Yoona dengan takut takut.


Lee Sehun bangkit berdiri menatap Yoona yang menatapnya dengan ketakutan.Ia sangat bingung harus ngomong apa karena tabrakkan tadi cukup membuat kesakitan.


"aku baik baik saja"Jawab Lee Sehun dengan menahan sakit.


deg..deg..degg..


Suara jantung tidak beraturan saat melihat Lee Sehun yang berdiri didepannya yang terlihat sangat tampan dengan rambut basah oleh hujan.


"Nih!"Ucap Yoona menyerahkan payung kepada Lee Sehun.


"Terima ka...."Ucap Lee Sehun belum selesai berbicara,Yoona sudah berlari meninggalkannya tanpa sekalipun menoleh kebelakang.


"Oh tidak.!!"Ucap Yoona sambil melangkah dengan cepat,ia tidak tahu apa yang terjadi padanya saat dekat dengan seseorang yang bernama LEE SEHUN.

__ADS_1


__ADS_2