
6 tahun berlalu...
Yoona melanjutkan studinya di Fakultas kedokteran yang terkenal dikotanya.
"Lah kok gak ada,kemana Yoona ? "Ucap Miran mengedarkan pandangannya didalam kelas yang sepi,sambil membawa dua botol minuman dikedua tangannya.
"Kayaknya dia perpus lagi"ucap Miran melangkah kaki keluar kelas.
Rambut hitam panjang tergerai dengan mata cokelat sedang serius membaca buku.
"Kamu bisa lihat aku?"Ucap Seseorang yang berdiri dihadapan Yoona.
Yoona pun mengangkat kepalanya menatap cowok didepannya yang menggunakan jas hitam panjang selutut,kameja putih, celana jeans hitam panjang, dan juga sepatu putih.
"Kamu kenapa terus mengikutiku?"Ucap Yoona dengan muka tak suka.
"Kamu seharusnya berterima kasih padaku karena Aku telah menolongmu dari kejaran hantu"Jawab hantu itu dengan kedua tangan dipinggang menunjukkan gaya sombongnya.
"Aku tidak pernah memintamu menolongku jadi buat apa aku berterima kasih padamu"Ucap Yoona cuek dan kembali membaca buku.
"Namaku adalah Lee Siwon"Ucap Hantu itu sambil duduk disamping Yoona.
" Gak nanya "Jawab Yoona ketus.
"Karena kamu galak banget makanya gak ada yang mau dekat dekat sama kamu"Ejek Lee Siwon dengan menunjuk nunjuk wajah Yoona.
"Hantu sialan..!!!!Mending kamu pergi sana jangan ganggu aku "Ucap Yoona kesal sekali kepada hantu yang terus menganggunya tetapi yang dimarahi hanya tertawa kecil.
"Apa kamu tuli?Aku tidak suka kamu terus mengikutiku"Lanjut Yoona yang sangat kesal karena omongannya sama sekali tidak dipedulikan oleh hantu yang bernama Lee Siwon.
"Yoonnaa..."Panggil Miran.
"Miran!"Jawab Yoona dengan wajah yang masih kesal.
"kamu kenapa,Yoona?"Ucap Miran kebingunan melihat wajah kesal Yoona seperti telah terjadi sesuatu.
"Gak apa apa"Jawab Yoona.
"Nih minum"Ucap Miran menyerahkan botol minum kepada Yoona.
"Terima kasih, Kamu sakit?"Ucap Yoona menerima botol minuman itu.
__ADS_1
"kepalaku rasanya mau pecah jadi beginilah kuliah dikedokteran mengerjakan praktikum,mempersiapkan presentasi,membaca cacatan kuliah,dan lanjut membuat bahan tutorial"Ucap Miran panjang lebar mengeluhkan bagaimana menjadi mahasisiwa kedokteran.
Yoona hanya mengangguk angguk mendengar keluhan temannya karena memang begitulah kuliah kedokteran tetapi ia lebih baik begitu daripada harus melihat hantu yang menyeramkan dan terus menganggunya.
"Kelas mau dimulai "ucap Miran sambil mengandeng lengan Yoona mengajak pergi.
Hantu yang bernama Lee Siwon hanya tersenyum menatap Yoona yang pergi dengan temannya."Aku ingin kembali"Ucap Lee Siwon sambil menyandarkan kepalanya dibangku dan menatap langit yang mulai mendung,Ia tak tahu harus melakukan apa karena kematiannya pun ia tidak ingat.
***
Yoona sibuk membereskan buku dan bersiap siap pergi tetapi pandangannya teralihkan oleh Lee Sehun berjalan diluar dengan membiarkan dirinya basah oleh hujan.
"Kamu liat apa sih?"Ucap Miran muncul dengan tiba tiba.
"ga,gak ada kok!"Ucap Yoona dengan wajah memerah dan segera menarik temannya untuk keluar kelas.
"Kita pulang barengkan?"Ucap Miran menunggu jawaban temannya,mobil yang sudah menunggu didepan gerbang.
"maaf Miran,tapi hari ini aku ada janji"Ucap Yoona dengan wajah memelas meminta pengertian temannya.
"Baiklah tak apa apa aku pulang duluan yaa" Ucap Miran segera masuk kemobil dan dibalaskan dengan lambaian tangan oleh Yoona.
"Masih sempat"Ucap Yoona bergegas pergi.
***
Raefila tidak dapat menahan airmatanya, buket bunga ditangannya terlepas begitu saja.Menangis itulah yang dapat dilakukan saat mengetahui kematian seseorang yang sangat dicintainya.
"Brukk...!"
"Kakak baik baik saja?"Ucap Yoona.
Raefila masih setengah sadar membuka matanya dengan pandangan yang masih kabur.
"Aku harus membawamu kerumah sakit"ucap Yoona mengeluarkan hp dari tas hitamnya.
***
"Aku dimana?"Ucapnya bingung menatap sekelilingnya yang sangat asing.
" Tadi Aku menemukan kakak pingsan dijalan jadi aku membawa kakak kerumah sakit"ucap Yoona.
__ADS_1
"Terima kasih telah menolongku"ucapnya dengan tersenyum yang dipaksakan.
"Apa yang terjadi padanya dan kenapa ia menyebut terus nama itu ,apakah dia tahu apa yang terjadi?"Ucap Yoona dalam hati diam menatap perempuan yang sedang terbaring lemah dengan kesedihan yang tidak dapat disembunyikan dari wajahnya.
"Apakah kakak kenal lee siwon?"Ucap Yoona tiba tiba menanyakan.
Raut wajah Raefila tiba tiba berubah murung dan sangat terkejut mendengar pertanyaan yang dilontarkan.
"Kenapa kamu menanyakan itu?"Ucapnya dengan nada tinggi.
"Karena kakak terus menyebut nyebut..."Ucap Yoona belum selesai meneruskan perkataan.
"Pergi...!"Ucapnya tegas.
"maafkan aku "ucap Yoona sambil menyerahkan buket bunga mawar dan pergi meninggalkan Raefila sendiri yang menangis sejadi jadinya memegang buket bunga mawar ditangannya.
"Apa yang lakukan?Aku pasti menyakitinya" Ucap Yoona dengam perasaan bersalah sambil menempuk nempuk kepalanya.
***
"Kemana Hantu itu daritadi gak pernah muncul muncul?"Ucap Yoona sambil merebahkan diri ketempat tidur.
"hari ini sungguh melelahkan sekali, apa.....Mungkin dia sudah pergi kesurga"Ucap Yoona dengan menatap langit langit kamar yang bercat putih tetapi perasaan Yoona masih menganjal mengingat kejadian tadi sore dan tak lama ia tertidur.
"Yoona....."Panggil seseorang. Yoona tetap memejamkan matanya.
"Bangun bangun..!! cewek bau"Ucap Lee Siwon.
"ada apa?"Yoona bangkit dan mengucek ngucek matanya lalu melihat kearah jam dinding yang menunjukkan pukul tiga pagi.
"Dasaarrr hantu sialaan...!!"Ucap Yoona melempar bantal kepada Hantu itu tapi malah menembusnya.
"Untuk apa kamu membangunkan aku jam segini?Aku sangat lelah hari ini"Ucap Yoona kembali merebahkan tubuhnya dan kembali merapatkan selimutnya.
"Aku meninggal kecelakaan.... "Ucap Lee Siwon dengan lirih.
"Kamu meninggal kecelakaan tapi kenapa masih belum tenang?"Ucap Yoona langsung dibalik selimutnya.
"Mungkin karena aku masih belum mengatakan perasaanku padanya,apakah kamu bisa membantuku?"Ucap Lee Siwon penuh harapan menanti jawaban Yoona.
Yoona hanya diam tak mengatakan apapun karena pikirannya dipenuhi oleh berbagai pertanyaan bagaimana ia harus membantu Lee Siwon sedangkan perempuan yang dicintainya tak dapat melihatnya apakah ia percaya?
__ADS_1