Misteri Buket Mawar Merah

Misteri Buket Mawar Merah
Chapter 6


__ADS_3

Saat Yoona berjalan untuk masuk kerumah tiba tiba tetangganya datang dengan berlari kearah Yoona,wajahnya terlihat gawat seperti telah terjadi sesuatu.


"Yo,Yoo..naa.."Kata tetangganya dengan mengatur nafasnya yang terengah engah.


"Ada apa Bu?Apa yang terjadi?"ucap Yoona dengan perasaan mulai cemas.


"Yoona segera kerumah sakit sekarang Nenekmu pingsan "Kata Tetangganya.


"Ne,Nenek.."kata Yoona dengan terkejut dan segera berlari kearah rumah sakit.


"Jangan lagi tinggalkan Yoona"kata Yoona dalam hati.


Sesampainya dirumah sakit Yoona segera berlari ke ruang tempat Neneknya dirawat.


"Bagaimana keadaan Nenek saya,Dok?"kata Yoona dengan sangat khawatir dengan keadaan Neneknya.


"Nenek anda hanya kelelahan dan ia hanya harus banyak istirahat" kata Dokter.


"Terima kasih,Dok" kata Yoona


"Saya permisi dulu"Kata Dokter itu sambil berlalu pergi.


Yoona masuk keruang tempat neneknya dirawat,Neneknya terbaring lemah dengan infus ditangan kirinya.


"Nenek Jangan tinggalkan Yoona sendiri"kata Yoona dengan duduk disamping neneknya ia memegan tangan neneknya dan tak terasa air mata Yoona turun begitu saja.


"Cucu Nenek sangat cengeng"Ucap Nenek tersadar sambil mengelus pipi Yoona sambil tersenyum.


"Nenek...!"kata Yoona sambil memeluk neneknya dengan erat.


"sudahlah tidak apa apa"Kata Nenek menempuk nempuk dengan lembut."Tapi cucu nenek harus tetap sekolah"kata Neneknya lagi.


"Siap nenek!!"Jawab Yoona dengan tangan yang memberi hormat.


"Astaga cucu nenek"kata Nenek sambil menirukan gaya cucunya."Aduh tangan nenek sakit"kata neneknya meringis kesakitan.


"Nenek bagian mana yang sakit?Atau kupanggil Dokter"kata Yoona sangat khawatir melihat neneknya memegangi tangannya.


"Hahaaa..Cucu nenek mudah sekali dibohongi" kata Nenek yang tertawa melihat wajah bingung cucunya.


"Aaaiisshh..Nenek gak lucu"Jawab Yoona saat mengetahui bahwa neneknya telah membohonginya.Tetapi Yoona pun ikut tertawa juga.


"Nenek ingin kamu selalu bahagia tanpa harus merasakan rasa sakit hatimu terhadap Ayahmu"Ucap Nenek dalam hati.


Pagi harinya....


Yoona bersiap siap untuk berangkat sekolah dengan seragam putih abu abu dan rambut yang terikat rapi."Nenek.!Yoona berangkat sekolah dulu"kata Yoona sambil menyium


punggung tangan Neneknya.


"Yoona kamu gak sarapan?"kata Neneknya.


"Gak sempat Nenek" jawab Yoona sambil mengikat tali sepatunya.

__ADS_1


"Hati hati dijalan..!"Teriak Neneknya kepada Cucunya yang sedang terburu buru kesekolah.


"Iya Nenek!"Jawab Yoona sambil melambaikan tangan dari jauh.


Sesampainya diSekolah....


"Yoona aku duluan masuk kelas"Kata Miran.


"Iya aku mau ke kantin dulu"Kata Yoona karena terlalu terburu buru ia sampai lupa sarapan.


"Jangan keseringan gak sarapan ntar kamu kena maag "Ucap Miran memberi nasihat."Tapi rumah dan sekolahmu sangat dekat kenapa gak sempat sarapan"Sambung Miran pada temannya yang belakangan ini jarang sarapan padahal jarak rumah dan sekolahnya sangat dekat,Ia tidak mengetahui bahwa Yoona telah diusir oleh Ayahnya.


"Ya aku sering bangun kesiangan makanya gak sarapan"Jawab Yoona tidak mau memberitahu yang sebenarnya terjadi karena tidak ingin temannya khawatir dengan keadaannya."Aku pergi dulu cacing diperutku sudah berdemo minta makan"Sambung Yoona dengan bergegas pergi kekantin.


" Rumah dan sekolah dia sangat dekat pasti sempat buat sarapan"Kata Miran sambil menggelengkan kepala melihat Yoona yang berlari menuju kekantin.


"Akhirnya..."Kata Yoona sambil memegangi perutnya yang telah terisi.Tetapi Yoona merasa sesuatu yang kuat yang sedang menuju kearahnya."Gak mungkin.."kata Yoona dalam hati saat ia melihat Hantu yang terbang melayang kearah seseorang.


"Awas..!"Teriak Yoona dengan mendorong tubuh seseorang sehingga terdorong kebelakang dan menabrak dinding.


"Hampir aja"kata Yoona sambil menghela nafas dan menatap hantu yang menghilang diujung lorong.


"Apa yang kamu lakukan"ucap cowok itu dengan terkejut melihat kearah Yoona dengan kedua tangan Yoona masih memegangi dadanya.Yoona terkejut menatap cowok yang berdiri hadapan dengan jarak yang dekat,Ia tidak menyangka mendorong tubuh cowok itu dengan kuat.


"Dia tidak tahu malu"Kata cewek yang ada disitu.


"Berani sekali kau pada Lee Sehun"Sambung para cewek lainnya.


"Cewek itu geniit sekali"Kata cewek yang tak suka melihat kejadian itu.


Lee Sehun merasa jantungnya berdegub kencang."Apa yang salah denganku"ucap Lee Sehun dalam hati.


"Kak Lee kamu baik baik saja kan?Dia memang cewek aneh dan bermasalah suka berteriak tidak jelas dan berbicara sendiri.Sepertinya dia gila!"kata cewek dengan menunjukkan perhatiannya.


"Ya cewek itu sepertinya Gila!"Sambung Cewe lainnya. Beberapa Cewek itupun mencoba bersikap manis untuk bisa dekat dengan kakak kelas tertampan disekolah yang menjadi pujaan hati para cewek.


"Dia pasti sengaja melakukan itu untuk mengodamu!"Ucap cewek itu menambahkan.


"Maaf! Aku harus keperpustakaan"kata Lee Sehun menolak."Dia kenapa?Sepertinya dia melihat sesuatu"Gumam Lee Sehun dalam hati.


"Dia cowok yang gak mudah didapat tapi kusuka"Kata Para cewek yang berusaha mengambil hati Lee Sehun yang sangat tampan tapi begitu dingin.


PERKELAHIAN....


Queen sangat marah karena cowok yang disukanya telah diganggu oleh cewek bernama Yoona.


"Gak tau malu!Berani sekali dia menggoda Lee Sehun"Teriak cewek saat Yoona lewat tapi sepertinya Yoona tidak peduli.


"liat tuhh cewek genit gak ada harganya"sambung teman Queen.


"Kasihan banget hidupnya!Ibunya meninggal saat dia masih kelas 6 SD dan Ayahnya tak lama menikah bahkan dia terusir dari rumah makanya hidup selalu bermasalah" kata salah satu cewek diiringi tawa teman temannya.


"Mulut kalian itu sama persis kayak tong sampah"Ucap Yoona marah.

__ADS_1


"Apa maksud lo?"Ucap para cewek itu.


"Busuk,bau,dan menjijikan"Lanjut Yoona kepada para cewek yang berdiri dihadapannya..


"Apa..!"Ucap Queen sambil memegang kerah baju Yoona denga erat.


"Dia harus kasih pelajaran" sambung Queen dengan kesal.Yoona hanya tersenyum dan menatap mereka dengan tajam.


"Dasar sampah!"kata Yoona.


Queen mengangkat tangannya untuk menampar,tetapi dengan cepat Yoona menghindar dan menendang tubuh orang didepannya hingga terjatuh kebelakang.


"Lebih baik kau urus saja hidupmu jangan ganggu orang lain"Ucap Yoona segera pergi tetapi dengan cepat Queen menarik rambut Yoona dari belakang.


"Lepas gak!!Dasar cewek sialan..!"Teriak Yoona.


Perkelahian pun terjadi...


****


Yoona memasuki sebuah ruangan dengan santai,Guru Bp itu yang tidak tahu harus apa karena baru kali ini menghadapi murid cewek yang selalu membuat onar bahkan tidak ada takutnya.


"Yoona sudah berapa kali kamu berkelahi dan selalu membuat bermasalah"Ucap Guru Bp.


"Mereka yang duluan nyari masalah sama saya "Jawab Yoona dengan santai.


"Tidak Bu dia duluan buat masalah"Jawab Queen tidak mau kalah.


"Yoona kamu sudah berapa kali buat masalah dan Queen kamu akan panggilkan orangtuamu kesini"Ucap Guru Bp.


"Mereka aja yang lemah"Jawab Yoona.


"Yoona...!"Teriak Guru Bp yang habis kesabaran terhadap Yoona."Aku akan membicarakan masalah ini kepada Ayahmu"Lanjut guru Bp itu sambil menghela nafas.


"Terserah!"Jawab Yoona tanpa mempedulikan guru Bp yang berbicara dengannya, Yoona keluar begitu saja.


"hah dia gila yaa"kata Queen yang tak menyangka bahwa Yoona begitu santai bahkan tidak mempedulikan kata kata Guru yang marah padanya.


***


"Yoona..!Kamu ini selalu saja membuat masalah"Ucap Ayah.


"Buat apa Ayah peduli denganku urus saja wanita licik itu"Kata Yoona mengacuhkan Ayahnya dan terus berjalan.


"Jika kamu seperti ini Ayah akan memberhentikan sekolahmu"Kata Ayahnya.


"Terserah!"Jawab Yoona sambil terus berjalan.


"Apa!! dasar anak kurang ajar "kata Ayahnya yang habis kesabaran dan siap mendaratkan tangannya kepipi Yoona namun tidak dilakukannya.


"pukul saja aku jika Ayah tak puas membuat ibu menderita"kata Yoona dengan tatapan tajam kearah ayahnya.


"Yoona..!!"Teriak Ayah sambil menarik tangan Yoona."Lakukan saja sesukamu Ayah tak akan peduli tapi jika sesuatu terjadi pada Nenekmu jangan menyalahkan Ayah"Lanjut Ayahnya.

__ADS_1


"Nenek..."kata Yoona mengingat neneknya yang masuk rumah sakit berapa hari yang lalu.


__ADS_2