
"cih,,,,,ternyata si anak busuk.upss,,,,sepertinya aku salah bukan anak busuk tapi pelacur hahaha"ucap wanita itu yg tak lain adalah Grace.
plak....
satu tamparan keras di terima oleh Grace.
"kamu!!"tunjuk Grace.
"hm,,,,,kau memberi ku salam dengan siraman maka aku memberi mu elusan lembut di wajah mu"ucap Vira sambil tersenyum.
"dan satu lagi...."ucap Vira sambil mendekati Grace.
sedangkan Grace merasa tertekan dengan aura Vira yg berbeda dengan dulu,tanpa di sadari ia melangkah mundur.
sedangkan Vira terus melangkah dengan senyum sinis di wajahnya karena melihat Grace ketakutan.
akhirnya Grace menabrak meja dan tak bisa mundur lagi,Vira tersenyum kemudian mengungkung Grace dengan kedua tangan di letakkan pada meja.
"aku bukan pelacur,atau,,,,ucapan mu itu mengatakan diri mu"ucap Vira sambil mengelus rahang Grace.
"cih...siapa bilang,pelacur tetap pelacur,buktinya kau di usir dari rumah bukan??!"ucap Grace sok berani.
plak...plak...plak...plak...plak...plak..
semua orang di cafe itu meringis mendengar suara tamparan Vira yg bukan main-main.
"kau!!"ucap Grace sambil memegangi kedua pipinya yg memerah dan panas.
"hm,,,mau lagi??dengan senang hati kakak akan berikan lagi"ucap Vira sambil tersenyum.
"minggir"ucap Grace mendorong Vira dan lari terbirit-birit keluar dari cafe.
"ini hanya pemulaan,neraka abadi akan ku siapkan bagi kalian"gumam Vira sambil tersenyum sinis memandang Grace yg lari terbirit-birit.
__ADS_1
-
-
-
akhirnya bel sekolah berbunyi.
anak-anak dengan ceria pulang di ambil oleh orang tuanya.
Rey juga keluar.
wajah Rey terlihat datar tanpa ekspresi,namun ketika seseorang wanita melambaikan tangannya senyum di wajahnya terukir lebar.
Rey berlari ke arah wanita itu.
"mommy"ucap Rey sambil merentangkan tangannya.
"ummm,,,bagaimana hari mu sayang??"ucap Vira
"biasa saja mom"ucap Rey.
"baik lah,menurut Rey agar hari Rey menjadi lebih bahagia sebaiknya kita pergi ke mana??"tanya Vira.
"Rey ingin pergi mencari Daddy" ucap Rey di dalam hati,namun tak mungkin ia ucapkan di depan mommy nya.
"rey bingung"ucap Rey.
"hmm,ah .. bagaimana jika kita jalan-jalan bersama Monica nanti sore??"ucap Vira.
"hm,Rey mau"ucap Rey.
"kali begitu ayo kita pulang"ucap Vira.
__ADS_1
*****
Ken merasa suntuk karena Hari ini tak satu pun dokumen di mejanya.
Ken mengambil kunci mobil miliknya dan keluar dari ruangannya.
"tuan ada yg perlu saya bantu??"ucap Alvino.
"tidak.aku ingin pergi ke suatu tempat"ucap Ken.
Ken mengendarai mobil miliknya menuju taman di pusat kota.
saat ia memarkirkan mobilnya,mobil di belakang berjalan melewati mobilnya.
Ken menoleh dan terkejut dengan wanita yg membawa mobil itu.
"dia!!!apakah itu dia??"gumam Ken kemudian kembali menyalakan mesinnya dan pergi mengejar mobil itu.
Mobil itu berhenti di mall terbesar di kota itu,yg juga milik Ken.
namun karena ada mobil yg parkir menghalangi pandangan Ken,Ken tidak dapat melihat wanita itu turun bersama siapa.
Ken keluar dari mobil.
Ken merasa gusar karena kehilangan jejak wanita itu,,yg ia ketahui hanya lah mobilnya.
Ken memutuskan menunggu di mobil wanita itu.
cukup lama Ken menunggu namun wanita itu tak menampakkan batang hidungnya.
akhirnya Ken memutuskan mencari wanita itu di dalam mall itu.
BERSAMBUNG......
__ADS_1