
keesokan harinya tiba saatnya mereka pergi ke acara pesta.
Edward sudah siap dengan setelan jas nya, Rossa dan Grace sudah siap dengan riasan yg sama tebalnya dengan riasan badut.
"dimana Vira mengapa belum turun juga??"ucap Edward sambil melihat arloji di pergelangan tangannya.
Vira turun dari kamarnya.
"yampun Kakak mengapa kau memakai gaun yg cukup terbuka seperti itu??"ucap Grace memulai sandiwara nya.
"Vira mengapa kau memakai pakaian seperti ini??"ucap Edward sampul menghampiri putri nya.
"maafkan aku yg tak bisa mencegah Vira membeli gaun itu mas,,,,aku kasihan ia terus merengek ingin gaun itu"ucap Rossa.
"maafkan Fira pah"ucap Vira.
"mereka benar-benar kurang ajar, jelas-jelas mereka yg memaksa ku memakai gaun ini" batin Vira.
"huff,,,tak apa-apa,,,nanti saat di pesta jangan terlalu jauh dari papa"ucap Edward sambil mengelus puncak kepala Vira.
kemudian ketiganya pergi ke pesta
*****
sepanjang pesta berlangsung Vira selalu berada di dekat ayahnya.
tetapi setelah sekian lama ia bersama ayahnya berbicara dengan teman bisnis,Vira merasa sangat haus.
tiba-tiba Grace datang dengan membawa 2 gelas jus.
__ADS_1
"cih aku memang benci dengan mu tapi aku tak akan membuat kamu mati kehausan"ucap Grace sambil menyodorkan gelas satunya kepada Vira.
karena terlalu haut Vira tanpa berfikir panjang langsung meminum jus itu dengan sekali teguk,tanpa memperhatikan senyum puas dari Grace.
"kena kau!!" sorak Grace di dalam hati.
****
cukup lama setelah Vira meminum jus yg di berikan oleh Grace,kini tiba-tiba Vira merasa tubuhnya tak enak.
"papa,,,,Vira mau izin ke toilet"ucap Vira.
"pergilah dan cepat kembali,,,berhati-hatilah"ucap Edward.
kemudian Vira pergi ke toilet namun di halangi Grace.
"haha,,,,tentu saja,maka sebaiknya kamu secepatnya pergi ke kamar ini untuk mengambil obat penawarnya atau tubuh mu akan terbakar"ucap Grace sambil melempar nomor kamar hotel itu dan pergi.
Vira pergi ke kamar hotel itu namun ia salah kamar karena kesadarannya hampir habis di kendalikan oleh obat yg di minum Vira tadi.
Vira mengetuk pintu kamar hotel itu,seseorang pria tampan berkemeja,terlihat acak-acakan.
tanpa sepatah kata pun pria itu menarik Vira masuk dan membawanya ke tempat tidur dan mencumbu nya
keduanya seperti sedang di kendalikan oleh obat perangsang.
yg pada akhirnya pada malam itu Vira dan pria itu melakukan hubungan yg tidak seharusnya terjadi.
****
__ADS_1
keesokan harinya Vira terbangun dengan tubuh yg terasa amat pegal dan juga di bagian intinya
"aduh,,,Mangala tubuh ku sakit??"ucap Vira
Vira melihat ke arah sebelahnya dan melihat pria yg sedang tertidur.
"aaaa.....siapa kamu??"teriak Vira.
pria itu terbangun karena teriakan Vira.
"sitth,,,,kau mengganggu ku saja"ucap pria itu.
pria itu bangun dan pergi ke kamar mandi.
Vira seketika ingat apa yg terjadi semalam,sebuah ingatan yang membuat dunianya hancur berkeping-keping.
ia menatap tubuhnya yg polos tanpa sehelai benang di balik selimut ,dan juga jejak darah di seprei itu.
"tidak ini tidak mungkin"ucap Vira.
sambil menahan rasa sakit di intinya dan juga air matanya yg terus mengalir tak berhenti Vira mengambil bajunya dan mengenakannya.
pria tadi keluar dengan handuk di lilitkan di pinggangnya,ia berjalan ke arah meja dan mengambil cek dan menuliskan nominal uang di sana.
setelah itu ia menghampiri Vira yg masih terisak.
"ambil ini,,,,"ucapnya melemparkan cek itu kepada Vira.
BERSAMBUNG.......
__ADS_1