
satu bulan telah berlalu.
namun pagi ini Vira merasa sangat mual.
Hoek.....Hoek....
"Vira apa kau baik-baik saja??"tanya Monica mengetuk pintu kamar Vira .
Vira membuka pintunya dengan wajah yang pucat.
"yampun Vira kamu kenapa??"ucap Monica khawatir.
"entah lah,,,,sedari tadi aku merasa mual dan juga tak enak badan,mungkin aku hanya masuk angin"ucap Vira.
"kalau begitu ayo kita pergi ke rumah sakit"ucap Monica.
"tak perlu Moni,kamu memiliki jadwal pemotretan yg sangat penting hari ini"ucap Vira.
"aku tak perduli,,,yg sekarang ku pedulikan adalah keadaan mu"ucap Monica.
"Moni dengarkan aku,kamu pergi lah.aku akan pergi ke rumah sakit di antar pak Budi"ucap Vira
"sungguh??kau akan pergi ke rumah sakit??awas saja jika kau tidak pergi"ucap Monica.
"iya,,,aku akan pergi"ucap Vira.
dengan berat hati Monica pergi ke lokasi pemotretan nya.
*****
sedangkan di mansion kelurga chrispoter.
di hebohkan dengan putra keluarga Chrispoter yg muntah-muntah tak henti-hentinya,siapa lagi jika bukan Ken,Kenzo Exzel chrispoter.
__ADS_1
"sayang apa kau tak apa-apa??"ucap wanita parubaya namun tetap terlihat cantik,yg bernama Manda
"ya,,,aku tak apa-apa"ucap ken datar.
"sebaiknya kita pergi ke rumah sakit atau kau bisa meminta jevino kemari"ucap Manda
"tak perlu,,,aku tidak sakit mom"ucap Ken
"tapi sayang kamu pucat,,,mommy takut kmu kenapa-kenapa"ucap Manda
"aku bukan anak kecil lagi,aku hanya masuk angin saja"ucap Ken
kemudian ia mengenakan jas ya dan pergi ke kantor tanpa memperdulikan perkataan ibunya.
"dasar anak itu semakin dewasa semakin tidak mendengarkan ku lagi"ucap Manda kesal.
****
Sedangkan sekarang Vira berjalan di lorong rumah sakit,sambil memegang secarik kertas bergambar.
flashback on...
beberapa saat yang lalu Vira pergi ke rumah sakit dan melakukan pemeriksaan.
"selamat buat ibu yah"ucap dokter itu.
"hah??maksudnya apa dok??"ucap Vira.
"anda mengandung bu,sekarang usia kandungan ibu 1 bulan 2 Minggu"ucap dokter itu yg membuat Vira merasa hancur berkeping-keping sekali lagi.
flashback off.
belum sembuh luka yg ia dapat karena kehilangan mahkota berharganya dan jga perlakuan yg di berikan ayahnya kepadanya,kini ia diperhadapkan dengan masalah yg baru.
__ADS_1
Vira pergi ke taman dan duduk di sana untuk menenangkan pikiran,emosi nya yg berantakan.
"apa mama harus mempertahan kan mu sayang??"ucap Vira sambil mengelus perutnya yg masih rata.
"pria brensek itu pasti bayaran dua orang bermuka dua itu"ucap Vira penuh amarah.
"huhu.....apa yg harus ku lakukan,,,hiks,,,,mama,,,,Vira gak kuat seperti ini terus,,,hiks,,,"tangis Vira.
"aku harus bagaimana,,,,hiks,,,aku gak mau merepotkan Monica dengan keadaan ku sekarang hiks,,,"ucap Vira
"aku juga tak mungkin menggugurkan janin ku yg tidak berdosa ini"ucap Vira
setelah cukup lama meluapkan segala kesedihannya,akhirannya vira mengambil keputusan dan kembali ke rumah.
****
kini Vira siap dengan kopernya dan menyeretnya keluar kamar.
"non,,,,non Vira mau kemana bawa koper??"ucap bibi Tita.
"ah,,,,itu Vira di ajak oleh Monica untuk berjalan-jalan ke sebuah tempat"ucap Vira berbohong
"ehh??tumben mendadak sekali"ucap bibi Tita.
"iya,,,Vira aja kaget"ucap Vira
"maafkan aku bi,,,,maafkan aku Moni,,,aku gk bisa merepotkan kalian" batin Vira
"baik lah hati-hati di jalan yah"ucap bibi Tita
"baik bibi"ucap Vira
kemudian Vira pergi membawa kopernya dan memasuki taksi online yg udah ia pesan.
__ADS_1
BERSAMBUNG.....