
Ken masih belum siuman dalam 3 hari ini.
dalam tidurnya Ken sering mengigau.
"Ken cepat lah bangun??"ucap Manda.
Richard masuk dan mendekati Manda yg setiap saat ada di samping Ken.
"suamiku,,,Ken belum bangun juga,Ken sering mengigau dan memanggil nama 'vira' apa sebaiknya kita selidiki siapa wanita itu??"ucap Manda.
"tak apa-apa,Ken adalah anak kita yg kuat.dia pasti memiliki cara untuk menyelesaikan wanita itu"ucap Richard.
"tapi Ken belum bangun"ucap Manda terisak.
"kita berdoa saja agar Ken cepat siuman"ucap Richard.
****
beberapa hari yg berlalu akhirnya Rey sembuh dari demamnya.
dan beberapa hari ini Rey tak berbicara dengan Vira.
Rey sedang berbaring di dalam kamarnya,lalu ia kepikiran dengan paman tampan,ia ingin mencurahkan isi hati nya kepada paman tampan.
Rey bangun dari tempat tidurnya dan berlari mengambil tab nya.
Rey menelpon Ken.
"halo ini siapa??" ucap seseorang wanita di seberang sana.
__ADS_1
"ehh??bukan kah ini no paman Ken??"tanya Rey.
"benar ini nomor putra ku Ken"ucap wanita itu yang tak lain adalah Manda.
"ehh!!lalu di mana paman Ken??"ucap Rey.
"putra ku ada di rumah sakit,ia masih belum siuman.kau ini siapa,sehingga memanggil Ken sebagai paman??"ucap Manda.
"aku pernah di selamatkan paman Ken saat di restoran,nenek boleh kirimkan alamat rumah sakitnya?Rey ingin menjenguk paman."ucap Rey.
"baik lah"ucap Manda.
-
-
di ruang tamu Vira terus terisak menangis.
"sudahlah vir,,,mungkin Rey membutuhkan waktu untuk menata hatinya"ucap Monica
"Mon,,,ini salah ku,aku belum mampu memberikan keluarga yg lengkap untuk rey.tapi...hiks.....jika aku menerima pria b*****k itu,itu sangat menyakitkan"ucap Vira.
"vir sebaiknya kau pikirkan baik-baik saja dulu,tenangkan pikiran mu.dulu jangan menangis terus,ini tidak baik buat kesehatan mu"ucap Monica.
"Mommy...."panggil Rey sambil menuruni tangga.
Vira yg mendengar itu dengan segera menghapus air matanya dan tersenyum seolah-olah tidak menangis.
"sayang ada apa??"ucap Vira sambil menjajarkan tinggi nya dengan Rey.
__ADS_1
"mommy menangis??"ucap Rey.
"tidak,,,mommy tidak menangis sayang"ucap Vira sambil tersenyum.
"mommy bohong,mata mommy bengkak dan memerah"ucap Rey.
"ahh,,,ini mommy tadi kemasukan debu"ucap Vira.
Rey memeluk leher Vira.
"maafin Rey mom,Rey salah"ucap Rey yg membuat pertahan Vira menjadi runtuh.
"tidak ini bukan salah Rey,ini salah mommy.mommy selalu sibuk dengan pekerjaan mommy tanpa mengetahui keinginan Rey selama ini.hari-hari Rey pasti berat.maafkan mommy"ucap Vira
Rey melepas pelukannya dan menghapus air mata yg mengalir di pipi Vira.
sedangkan Monica yg melihat interaksi ibu dan anak itu,langsung memeluk kotak tisu.seolah-olah sedang menonton film yg menyayat hati.
"mommy berkerja keras semua untuk Rey,untuk keperluan sekolah Rey dan lain-lain.rey janji akan menjadi anak yg baik,cerdas dan Rey ingin cepat besar agar cepat membantu mommy"ucap Rey.
"Rey ingin membahagiakan mommy,Rey gk butuh Daddy "ucap Rey
"aku tau Rey kau berbohong agar mommy tidak khawatir kan?? maafkan mommy sayang" batin Vira.
"sudah lupakan.apa yg membuat Rey berteriak tadi??"tanya Vira.
"oh,,,, Mommy maukah mommy menemani Rey menjenguk paman Ken?"ucap Rey.
"baik lah mommy akan bersiap-siap dulu"ucap Vira
__ADS_1
BERSAMBUNG......