MOTHER Of My Children

MOTHER Of My Children
pertemuan yg tak di sangka


__ADS_3

tok...tok..


"bos sudah waktunya"ucap karin


Vira keluar dari ruangannya.


"kita pergi"ucap Vira.


-


-


Vira dan Karin sampai di cafe yg menjadi tempat pertemuan CEO perusahaan KNZ group.


Vira dan Karin di arahkan ke ruangan yg sudah di khususkan untuk pertemuan.


"maaf membaut anda menunggu tuan Kenzo"ucap Vira sambil duduk di kursinya


sedangkan Ken tegang melihat wajah wanita itu.


"wanita ini!!" batin Ken


Vira mengangkat wajahnya dan menatap CEO KNZ itu,dan terkejut melihat wajah pria itu.


tanpa sadar Vira bangkit berdiri sehingga membuat kursinya terjungkir dan jatuh.


"kamu!!"ucap Vira sambil menunjuk wajah Ken.

__ADS_1


"batalkan kerja sama,kita pergi Karin"ucap Vira yg tergesa-gesa mengambil tasnya,namun Ken terlebih dahulu mencengkram erat tangan Vira.


"lepaskan aku pria b****k"umpat Vira sambil memberontak.


tapi apalah daya kekuatan Vira yg gaya seorang wanita,tentu kalah dengan kekuatan seorang pria seperti Ken.


Ken mengisyaratkan agar Alvino untuk keluar,Alvino mengerti arti isyarat Ken.


"tuan Ken dan nyonya anda sedang membahas sesuatu sebaiknya kita keluar terlebih dahulu"ucap Alvino kepada kari,Karin hanya mengangguk dan keduanya keluar dari ruangan itu.


"lepaskan aku b*****t"umpat Vira.


Ken memeluk pinggang Vira.


"akhirnya aku menemukan mu,wanita liar ku."ucap Ken berbisik di telinga Vira.


"cih,,,siapa yg mau menjadi wanita mu.lepaskan aku"ucap Vira


Vira sangat terkejut dengan aksi Ken dan memberontak ingin melepaskan diri dari ciuman Ken,namun Ken tidak membiarkan Vira melepaskan diri dan menarik tengkuk Vira dan memperdalam ciuman mereka.


setelah beberapa saat Ken melepas ciuman mereka dan membiarkan Vira menghirup oksigen.


plak....


tamparan keras dan nyaring mengisi ruangan itu.


Vira dengan cepat melepaskan diri dari pelukan Ken.

__ADS_1


"dasar m***m,pria b*****k, berani-beraninya kau mencium ku!!"ucap Vira.


"cih....bukan kah kita dulu melakukan lebih dari ini"ucap Ken sambil menghapus sedikit jejak darah akibat sudut bibirnya robek sedikit akibat tamparan Vira.


"huh,,,,maka dari itu aku sangat membenci mu,kau pasti pria yg di bayar oleh ibu dan adik tiri ku biadab itu kan??hah,tidak ada pria yg baik di dunia ini"ucap Vira sambil berlinang air mata.


"dengarkan aku dulu,aku bukan..."belum selesai Ken menyelesaikan kata-katanya Vira sudah menyelanya.


"CUKUP!!!aku tak ingin mendengar alasan mu,kau tau karena kau aku harus berpisah dengan orang satu-satunya yg menyayangi ku,bahkan dengan kejamnya aku di usir olehnya.bahkan jika kau ingin membayarnya KAU TAK AKAN BISA MEMBAYARNYA!!!"ucap Vira.


setelah meluapkan emosinya tiba-tiba Vira merasa pandangannya gelap dan akhirnya kesadarannya menghilang di gantikan gelap tanpa ujung.


Ken dengan cepat menghampiri Vira dan menyambut tubuh Vira yg lunglai.


"ada apa dengan mu,buka mata mu"ucap Ken sambil menepuk-nepuk pelan pipi Vira namun Vira tak sadar juga.


Ken mengangkat tubuh Vira ala bridal style dan keluar dengan tergesa-gesa.


"siapkan mobil"ucap Ken.


"baik"ucap Alvino lalu berlari cepat menuju parkiran mobil.


sedangkan Karin juga ikut berlari mengikuti Ken yg mengendong Vira yg tak sadar diri.


Ken masuk ke dalam mobil di ikuti Karin yg juga masuk di kursi penumpang di depan dekat supir.


"cepat pergi ke rumah sakit"ucap Ken.

__ADS_1


"baik tuan"ucap Alvino sambil menatap gas.


BERSAMBUNG......


__ADS_2