
Affandra Wijaya pasti nya bukan orang sembarangan. Walaupun dia menguasai semua bela diri dan semua senjata, tapi tidak menutup kemungkinan untuk di serang dari musuh musuh nya yang licik.
Karena itu lah kemana pun Affandra pergi, pasti ada bodyguard yang mengikuti nya dan bodyguard bayangan yang menjaga dari jauh. Dan khusus hari ini Affandra hanya di jaga oleh bodyguard bayangan nya.
*****
"Jalan ini!!" Tanya Affandra dingin dengan mencekram erat setir mobil.
"Iya!" Ujar Adel sambil melepas seat belt dan langsung turun dari mobil, tanpa menunggu Affandra.
"Elsa udah ada di dalam" Ujar Niken ketika turun dari mobil Alvin.
"Langsung masuk aja!" Ajak Niken yang di angguki Adel, sedangkan Alvin langsung menghampiri Affandra untuk melihat keadaan sahabat nya.
"Lo gapapa af" Tanya Alvin khawatir yang tidak mendapatkan jawaban dari Affandra.
"Lo jangan bikin gue khawatir!" Ujar Alvin lagi ketika melihat muka Affandra yang sungguh menakutkan.
"I'm okay" Ujar Affandra setelah diam beberapa saat, dan langsung memasuki tempat yang membuat Affandra mengingat 'sesuatu'.
"Pulang" Ujar Affandra lebih dingin, ketika memasuki tempat itu.
"Kan baru sampe" Ujar Adel bingung.
__ADS_1
"Please" bisik Affandra rendah, yang di mana membuat Adel langsung menuruti nya, karena tidak biasa nya Affandra seperti ini.
"Guys gue duluan ya! nanti hari Sabtu kita baru kumpul aja! Bayi gede udah minta pulang nih" Ujar Adel dengan mengelirik Affandra yang memegang lengan nya dengan wajah dingin.
"Oke gappa" Ujar Elsa, yang mengerti keadaan.
"Oke, sorry ya! bye" Pamit Adel dengan Affandra yang terus memeluk nya, untung lah Affandra menggunakan masker jadi orang tidak ada yang mengenal nya.
*****
Selama perjalanannya Affandra tak melepaskan tangan Adel dari genggaman nya, satu tangan untuk menyetir dan satu tangan lagi memegang tangan Adel.
Affandra pun langsung membawa Adel ke salah satu mansion nya 'dulu' yang ada di dekat sana.
Ketika masuk ke dalam perkarangan mansion itu, Affandra langsung memakirkan mobil nya secara asal dan langsung membuat pintu untuk Adel dan menarik tangan Adel dengan lembut ke kamar yang pernah di tempati nya dulu.
Sesampai nya di kamar Affandra langsung memeluk Adel dengan erat, dia yang dari tadi menahan air mata pun langsung keluar, tapi tidak banyak, di tambah lagi dengan elusan Adel di punggung nya.
Adel yang tahu Affandra sedang sedih pun hanya diam, memberi Affandra waktu untuk menangkan diri. Setelah 3 menit Affandra pun langsung membawa Adel ke balkon, dan mendudukkan Adel di pangkuan nya, dengan posisi kepala nya yang menemukan di dada Adel, Adel pun tetap setia mengelus punggung Affandra.
30 menit kemudian.
__ADS_1
Affandra yang tahu, Adel yang rindu nenek nya pun mengajak nya pulang, karena kemarin Adel sudah tidak pulang ke rumah "Ayo, aku anter pulang"
"Kau yakin, kau baik-baik saja" Ujar Adel khawatir.
"Hmm"
Cup
Dengan tiba tiba Affandra langsung mencium kening Adel, yang di mana membuat Adel cukup terkejut, karena untuk pertama kali nya, seorang laki-laki mencium diri nya.
*****
Marhaban Ya Ramadhan.
Selamat menjalankan Ibadah Puasa.
ADA YANG TAU 'SESUATU' ITU APA??
JANGAN LUPA UNTUK VOTE, LIKE, KOMEN YANG POSITIF DAN KASIH TIP YA 🙏
INI CERITA PERTAMA NESTA, JADI BILA ADA KESALAHAN DI TEGUR DENGAN CARA YANG SOPAN.
TERIMAKASIH
__ADS_1
See you next chap 💋💋💋
Babaayy 💃💃