
"Bagaimana disini indah bukan, hey kau melamun"ujar woobin sambil menggoyang-goyangkan tanggannya
Rachel yang takjub tak mengira dengan menaiki wahana ini pemndangan yang luar biasa indah akan muncul. Bahkan ia melupakan woobin yang sedang menyadarkannya.
Hingga akhirnya woobin membiarkan beberapa saat untuk rachel menikmati pemandangan tersebut. Namun ia tak melihat pemandangan disekitarnya, melainkan melihat rachel yang sedang terpesona dengan keadaan yang ada.
Tanpa tersadar woobin mengucapkan kata cantik, dan saat itu juga rachel menoleh dan menatap woobin yang sedang menatapnya juga.
"Kau bilang apa?"tanya rachel yang tidak yakin dengan apa yang ia dengar beberapa menit lalu.
"Aku bilang pemandangan disini cantik, apa ada masalah?"jawab woobin dan langsung membuang muka kearah kelap-kelip lampu perkotaan.
"Bohong, jelas-jelas saat kau mengatakannya kau hanya berkata, cantik dan menatapku"balas rachel dengan menatap woobin.
"Mungkin kau salah dengar, dan apa salahnya aku menatapmu. Kalaupun aku menatapmu, dikarenakan wajah jelekmu yang aneh melihat pemandangan seperti ini saja terkagum-kagum"bantah woobin dengan berbagai cara.
"Aku tetap tidak percaya, cepat akui bahwa kau berkata aku cantik!"balas rachel memaksa dengan wajah kesal.
__ADS_1
"Hentikan, tidak lucu. Aku berkata kau jelek dan kenyataannya kau memang jelek. Bahkan pria saja banyak yang menjauh darimu, tunangan mu itu juga"Ujar woobin dan berhenti tiba-tiba. Ia tak sengaja berkata bahwa tunangan rachel menjauhinya.
"Apa maksudmu, tunanganku menjauhi ku? Apa kau memiliki rahasia tentangnya? sebenarnya apa yang membuat kau dan dia bermusuhan? bukankah saat smp kalian berteman?"tanya rachel dengan banyak dan tanpa jeda sedikitpun.
Sedangkan woobin yang ditanya seperti itu bingung harus menjawab apa. Ia memang beberapa hari lalu menemukan suatu rahasia besar. Namun apakah harus mengatakannya atau tidak ia bingung. Apalagi dengan keadaan sekarang.
"Hei, hei,hei,hei,hei kenapa malah melamun? Apa rahasia diantara kalian. Cepat beritahu, woobin. Kenapa dia jarang menghubungi ku, bahkan aku menghubunginya tidak pernah diangkat."ujar rachel bingung
"Tidak ada rahasia apapun, Aku hanya asal berbicara. Sudahlah kita juga akan turun, setelah ini kita makan malam. Kuajak kau ketempat makan favoritku disini."Balas woobin tergesa-gesa.
Tentu rachel tidak dengan mudahnya percaya pada woobin. Ia yakin diantara tunangannya dan woobin pasti ada sebuah rahasia besar. Termasuk rahasia dimasa lalu mereka.
"Kita mau makan apa? apa kita akan makan kaki lima lagi?"tanya rachel penasaran dan tentu saja sudah sangat lapar.
"Kita akan memakan Jjajangmyeon dan tteokbokki, bukan masalah bagimu bukan?"tanya woobin
"Tidak masalah, cepat aku lapar sekali. Apa kita masih harus jalan lama?" tanya rachel
__ADS_1
"Sampai, ayo masuk"balas woobin. Dan mereka akhirnya memesan makanan tersebut.
20 menit kemudian....
"Wah enak, bagaimana kau bisa menemukan makanan" enak seperti ini. Aku heran orang seperti mu bisa menemukannya"ujar rachel sambil mengunyah makanan, bahkan hingga mengotori sudut bibirnya.
Hingga tanpa sadar tangan woobin mengelap sudut bibir rachel yang kotor dan tentu rachel terkejut.
"Hanya membantu,melihatmu makan seperti gorila dan belepotan membuatku jijik" singgah woobin.
"Kau ini...."belum selelsai rachel berbicara woobin sudah memotong ucapanya.
"Ssssttt diam, makan lah dengan tenang. Banyak pengunjung, apa kau tidak malu"balas woobin.
Rachel pun terkejut, ia melihat disekitarnya memang banyak pengunjung, ada beberapa dari mereka yang menatapnya dan berbisik-bisik.
Hingga mereka pun akhirnya makan dengan tenang, menikmati keadaan saat ini.
__ADS_1
Enjoy ya gengs, jangan lupa like komen juga ya 😊😊😊😇😇😇