
(Keesokan harinya)
Rumah woobin saat makan pagi
"woobin nanti setelah pulang sekolah datanglah ke restoran ***** untuk makan malam bersama ibu Rachel, oh sekalian saja kau pulang bersama Rachel dan bawa ke butik ***** yang sudah ayah siapkan. Ingatlah untuk bersama Rachel, jangan meninggalkannya ditengah jalan mengerti" kata jinyu
" untuk apa makan malam bersama mereka, kenapa aku juga harus datang, aku sibuk" jawab woobin dengan nada kesal
"hentikan sikapmu yang kekanakan, mereka adalah calon keluarga kita calon ibu mu dan adikmu, tentu kita harus sering bertemu" ucap jinyu
"ayah akan menghubungi ibu Rachel kalau kau akan pergi bersama setelah pulang sekolah" kata jinyu
(Sisi lain, rumah Rachel)
"Halo jinyu, ada apa pagi-pagi menelepon ku? " jawab minra
"hanya memberitahu kalau woobin akan membawa Rachel setelah pulang sekolah untuk persiapan makan malam kita, tidak apa bukan jika Rachel tidak langsung pulang ke rumah? " tanya jinyu
"tentu, aku akan memberitahu Rachel segera" jawab minra
"baiklah aku pergi bekerja dahulu" ucap jinyu
"hmm baiklah selamat bertemu nanyi malam" jawab minra, dan panggilan pun berakhir
minra pun bergegas memberi tahu rachel
"Rachel, nanti kau akan pulang bersama woobin" kata minra
"bukankan ibu sudah memberitahu kemarin, aku tidak bodoh bu" jawab Rachel dengan cemberut
"maksud ibu, kau tidak akan langsung pulang kerumah. kau akan pergi ke butik dengan woobin, untuk persiapan makan malam kita" jawab minra
__ADS_1
"bu untuk apa makan malam bersama mereka, aku dengan jelas menolaknya" ucap Rachel dengan kesal
"mereka calon keluarga mu berhenti main-main Rachel, kita hanya makan malam mengerti" kata minra dengan tegas
"ibu selalu saja menyusahkan ku, ibu gau aku dan woobin saling tidak menyukai" jawab Rachel
"maka dari itu, mulailah bersikap baik dan saling menyukai, dia calon kakakmu mengertilah, atau jika kau menolak lahi ibu akan memblokir atm mu" ancam minra
tin, tin, tin
"baik, aku akan ikut kali ini, aku pergi dia sudah sampai" jawab rachel
(halaman depan)
"apa kau bisa berjalan lebih lambat hmm" ucap woobin dengan kesal
"diamlah, kau pasti sudah tau nanti malam bukan" jawab rachel dengan ketus
"apa kau bisa? " tanya Rachel dengan tertarik
"apa aku terlihat lemah, sehingga kau mengganggap aku tidak bisa melakukannya" jawab woobin sambil memijat alisnya
"kali ini bekerjasama lah nanti malam, apa kau setuju" ucap rachel dengan serius
"heh apa yang bisa kau berikan padaku kalau begitu" jawab woobin dengan terkekeh
"apapun asal kau tidak meminta aneh padaku" jawab rachel
"apa benar kau akan memberiku apa yang aku mau, apa pun itu" tanya woobin dengan serius
"tentu, katakan saja padaku setelah berhasil nanti malam" kata rachel
__ADS_1
woobin pun hanya melihat dan mereka langsung berangkat ke sekolah
Singkat cerita, mereka sudah menyelesaikan sekolah dan pergi bersama
"hei, bukankah kita ke butik" tanya rachel
"diamlah, jika ingin rencana berjalan ikuti saja apa mauku" jawab woobin
mereka pun akhirnya naik lift dan sampai di kamar woobin
"dasar gila, untuk apa kita ke kamar hotel mu" tanya rachel degan kesal
"aku lelah, tentu aku ingin beristirahat sebentar" jawab woobin dengan mudahnya
"kau ini, pesankan aku kamar lain cepat" kata Rachel yang sudah meledak
"diamlah, apa kau tidak lelah berteriak. duduk dan diamlah aku akan memesan makanan" kata woobin
Waktu berlalu beberapa saat makanan pun tiba woobin pun langsung memakannya. mereka duduk berhadapan, namun rachel sama sekali belum menyentuh makanannya
"makanlah, untuk apa menatapku terus menerus. apa aku tampan melebihi tunangan mu? berniat ingin menjadi pacar ku hmmm" ucap woobin dengan menyilangkan tangan
"hehhh aku masih waras tentunya,cepatlah makan aku tidak ingin orang menggangap kita kencan" jawab rachel dan langsung memakan mie tersebut
"bukankah terdengar Bagus, apa kau tidak ingin adiku? " ucap woobin
"maksudmu kencan horror, tentu aku sangat mudah menolaknya" jawab rachel
Mereka pun akhirnya menyelesaikan makanan dan menuju tempat selanjutnya yakni butik
halo halo guys tunggu kelanjutannya oke, by by selamat menikmati :)
__ADS_1