
Setelah mereka makan, woobin pun bertanya kepana rachel
"Kau ingin kemana lagi? Kuantar sekalian saja"ujar woobin
"Hmmm...sepertinya pulang saja...nanti ibuku akan bertanya dan terus bertanya jika aku kemalaman sekali"balas rachel
"Kau yakin?urusan ibumu masalah kecil bagi ku..jika kau ingin kuantar sekarang bukan masalah"ujar woobin meyakinkan
"tidak perlu, mungkin besok saja sekarang sudah malam, aku lelah ingin tidur"balas rachel
dengan sangat yakin
"baiklah apapun maumu"ujar woobin dan segera menyalakan motornya menuju rumah rachel.
Didalam hati, rachel bingung...hari ini woobin sangat baik...terlebih lagi saat menawarkan ia untuk ingin kemana...hatinya sungguh dilema saat ini...ia sangat bingung bagaimana kedepannya jika mereka benar-benar harus menjadi saudara....
Hingga ia melamun sepanjang perjalanan pulang mereka...setibanya di rumah rachel bergegas untuk tidur...ia masih saja gelisah mengingat perkataan woobin...dan perlahan-lahan terlelap...
Disamping itu disaat waktu yang bersamaan, woobin tengah asik melihat layar handphonenya....ia menatap seorang gadis yang ia baru saja antarkan pulang...ia merenung bagaimana bisa bertambah dekat dengan rachel...bukankah mereka saling membenci...hingga woobin pun segera melupakan dan ikut terlelap
__ADS_1
Pagi harinya woobin tengah menjemput rachel, namun ternyata rachel sudah pergi bersama tunangannya...wajah woobin terlihat kesal, dan menahan marah...
"Mengapa ia tak menghubungi ku dahulu"ucap woobin dalam hati
Ia pun segera melihat ke handphonya, ternyata rachel sudah mengirim pesan berkali-kali bahkan menelephone...
"entah apa alasan woobin marah, bukankah bagus jika tunangan rachel itu sudah mulai perhatian, jika mereka berhasil bersatu keuntungan berpihak pada ku, aku adalah kakaknya...ak dapat menggangu mereka dengan mudah"ucap woobin dalam hati
Dan akhirnya woobin melanjutkan perjalanan ke sekolah...Sesampainya disekolah ia melihat rachel yang sedang duduk dan membaca buku....Ia pun sengaja duduk jauh dengan bangku rachel....hanya diam dan menatap tanpa sepatah kata apapun keluar dari mulutnya...hingga...
"Hei, kau melamun?"tanya sehun, teman woobin
"tidak"jawab woobin singkat padat jelas
"tidak"balas woobin tegas
"lalu kenapa kau menatap ke arah rachel terus-menerus"tanya sehun dengan berbisik kecil
"bukan apa-apa, hanya masalah keluarga"balas woobin berbohong dan tanpa sadar berkata keluarga
__ADS_1
"wow, kau bahkan sudah mengangap rachel keluarga mu? kau serius?"tanya sehun dengan semangat dan bingung
"kau berisik sekali pagi ini, cerewet sekali...."balas woobin dan memukul kecil dahi sehun
"hei, aku kan hanya bertanya..aneh sekali pagi ini kau"ujar sehun
Tak lama pun bel berbunyi, jelas pun segera dimulai....sepanjang pelajaran fokus woobin teralihkan oleh rachel...ia selalu melirik-lirik rachel yang dengan tenang mengikuti pelajaran
Hingga tak terasa bel istirahat pun berbunyi, woobin yang awalnya ingin berbicara oada rachel terhenti, karena tunangan rachel yang datang tiba-tiba...
Rachel pun yang terkejut segera mengikuti tunangannya,ia sempat melihat woobin yang menatapnya...
Sedangkan woobin pun akhirnya menuju kantin dan makan bersama teman-temannya....
Hingga pulang sekolah pun telah tiba, ia melihat rachel yang sedang didepan gerbang sendirian sedangkan sekarang ini sudah hampir 2 jam sekolah usai...
Woobin segera menghampiri rachel dan berkata,"Kau sendirian?tidak dijemput sopir mu?"tanya woobin
"Tidak, ban mobil perlu diganti dan bengel tempat biasanya sedang antri..."balas rachel
__ADS_1
"Naik,kuantar pulang"ujar woobin
Hai hola hola apa yang akan terjadi selanjutnya ya...tetap ikuti terus ya cerita ini...terima kasih atas dukunganya😇😇