My Future Stepsister

My Future Stepsister
06 (Ditinggalkan Di Jalan)


__ADS_3

Esok harinya Woobin sampai di rumah rachel, mereka pun tidak saling menyapa dan langsung berangkat ke sekolah tanpa sepatah kata apapun. Juga masuk kelas masing-masing tanpa berkata sedikitpun.


"Oi, rachel tumben sekali kau tidak bertengkar dengan woobin dipagi hari ini?" celetuk salah satu teman rachel, kristal


"Apa pentingnya aku bertengkar dengan orang sepertinya, sudahlah kelas akan dimulai." jawab rachel dengan wajah datar


...Sedangkan disisi woobin, temannya pun menanyakan hal yang sama. Dan woobin pun hanya menjawab asal. Ia sama sekali tidak ingin membahas rachel saat ini. Apalagi kejadian semalam, yang membuat hati woobin berdebar. Mereka seperti sepasang kekasih yang sedang berkencan, sial bukan....


Waktu Istirahat pun tiba, siswa-siswi mulai memasukan langkah mereka ke kantin sekolah. Ya kantin ini bisa dibilang seperti restaurant, karena interior dan makanan yang mewah.


Disana terlihat rachel yang sedang duduk makan dengan tenangnya bersama kristal. Sedangkan woobin baru saja melangkah masuk ke kantin. Anehnya hari ini woobin tidak menggangu dan makan dengan tenang, bahkan yang biasanya ia menggangu rachel dengan duduk bersebelahan hari ini tidak dilakukannya.


Rachel yang melirik nya hanya terheran dan tidak memperdulikannya. Mungkin saja ia sedang gila.


Saat pelajaran bahasa pun tiba, tak disangka rachel dan woobin memiliki jadwal kelas bersamaan. Mereka pun akhirnya bertemu kembali. Rachel dan woobin duduk berseberangan, namun berhadap-hadapan. Mereka saling menatap satu sama lain. Bahkan pelajaran bahasa tidak dihiraukan.


Mereka saling memasuki pikiran masing-masing.


..."Sebenarnya dia itu kenapa hari ini. Sangat aneh sekali, menatapku seperti itu" pikir rachel (dalam benaknya)...

__ADS_1


..."Sial kenapa aku harus terfikir hal itu sampai sekarang, memang gadis sial ini" pikir woobin (dalam benaknya)...


Sesaat kemudian guru yang melihat rachel melamunpun memberi pertanyaan tentang apa yang dibahas tadi. Rachel yang terkejut pun sedikit gelagapan. Namun rachel dengan cepat menjawab, ya tentu saja karena ia pintar. Bahkan dirumahnya saja ia sangat giat belajar.


Sedangkan woobin hanya menatap rachel dengan datarnya.


Tiba saat pulang sekolah, woobin dengan setia menunggu rachel. Namun ia terlihat melamunkan sesuatu hal. Ia teringat apa yang dikatakan ayahnya semalam.


Tentu ayahnya curiga kenapa woobin dan rachel pulang lebih lambat dari pada ayahnya.


Saat Malam Kemarin


"Kenapa baru pulang, dari mana saja kalian?" tanya jinyu dengan wajah datar


"Kau tidak macam-macam bukan, ingatlah dia adalah calon adik tirimu" ujar jinyu dengan sedikit marah


Woobin pun hanya diam dan tidak menghiraukan ucapan Jinyu. Jinyu yang diabaikan pun kesal.


"Aku akan memperkenalkan kau pada anak dari temanku, dia cantik dan berbakat" ujar jinyu dengan cepat.

__ADS_1


"Tidak, aku sudah memiliki pacar ayah" jawab cepat woobin


"Heh, kulihat belakangan ini kau tidak bersamanya"balas jinyu


...Woobin yang mendengar hal tersebut hanya terdiam. Ya, tentu saja karena belakangan ini ia selalu bersama dengan rachel. Gila bukan, tidak bertemu dengan pacar hanya karena seorang calon adik tiri....


(Flashback Sekarang)


Disinal woobin yang sedang melamun dan menunggu rachel dengan setia. Tiba-tiba...


"Hei kau ingin melamun terus-menerus" ujar rachel dengan tiba-tiba


Woobin yang melihatnya langsung memberikan helm dan mereka pergi sebelum hujan yang akan datang.


Ditengah perjalanan rachel sangat heran, dan mereka pun sedang berhenti di pinggi jalan karena hujan yang sangat deras. Bahkan pakaian mereka sudah basah kuyup. Rachel pun berinisiatif bertanya mengapa woobin sangat aneh hari ini.


Woobin yang mendengarnya terdiam, namun juga tersulut emosi dan malah meninggalkan rachel sendiri dalam keadaan hujan.


Rachel yang melihatnya hanya terdiam dan sedih. Rasanya berbeda sekali, dia sangat ingin menangis. Woobin sangat berbeda dari biasanya. Cukup lama ia menunggu, ia sudah kedinginan. Ia pun tidak sengaja bertemu dengan Lee, teman rachel yang sangat menyukainya.

__ADS_1


Disisi lain woobin sudah sampai rumahnya dan membersihkan diri. Ia sangat marah, dan tidak peduli dengan keadaan rachel. Ia pun berencana tidak menjemput rachel besok. Ia ingin pikirannya kembali normal terlebih dahulu.


Yuhu guys, makasih sudah setia membaca novel ini 😘


__ADS_2