
Rumah Rachel saat pagi hari
"Rachel hari ini pertama kamu masuk sekolah di Sma Starwill beberapa teman mu saat smp ada, apa kau sudah mengetahuinya?" kata ibu rachel, yang biasa dipanggil Minra
"Yah, aku hanya mengingat sedikit bu.. tidak masalah juga bagiku" Jawab Rachel
"Baiklah, ibu akan berangkat terlebih dahulu, ada meeting penting 30 menit lagi" kata Minra
"bu mobil ku sedang di bengkel, bagaimana aku berangkat ke sekolah" tanya rachel dengan wajah bingung
"Tenanglah sebentar lagi juga orang yang akan menjemputmu datang" jawab minra
Tiba-tiba pelayan datang dan memberi tahu bahwa ada yang mencari minra
"Lihat baru dibicarakan langsung datang,ayo kita menemuinya" kata minra
Saat sampai didepan rumah rachel terkejut dengan apa yanh dilihatnya
"Hei, kenapa kau ada disini sepagi ini" tanya Rachel
"ah woobin maaf kan rachel, dia memang sedikit jutek" kata minra
"hentikan basa-basi nya nyonya, saya juga tidak akan datang jika tidak dipaksa oleh ayah saya" jawab woobin dengan jutek
"baiklah, rachel berangkatlah bersama woobin" kata minra
"apa bu, tidak salah aku harus menumpang bersama dia" jawab rachel menatap woobin dengan sinis
"rachel hentikanlah, jangan membuat masalah pagi-pagi,ibu akan berangkat sekarang,bersenang-senang lah kalian disekolah" jawab minra dengan buru-buru dan pergi meninggalkan rachel dan woobin berdua
"sial, bagaimana bisa ibuku menyurmu kesini, apa tidak bisa menyuruh yang lain saja" kata rachel dengan sebal
__ADS_1
"diamlah, kaupikir aku mau mengantarmu lebih baik aku berpura-pura sakit, jika ayahku tidak mengancamku"jawab woobin
"memangnya ayahmu mengancamku apa hmm, sepertinya serigala gila sepertimu hingga tunduk" tanya rachel degan nada menghina
(Flashback)
Rumah Woobin di pagi hari saat makan malam
"Woobin, setelah ini jemput rachel dan bersama menuju sekolah" kata ayah woobin, yang biasa dipanggil dengan Jinyu
"Kenapa aku harus melakukan nya, lagi pula aku tidak menyukainya" jawab woobin
"patuhlah aku ayahmu, lakukan saja apa yang aku perintahkan selagi kau masih belum ku beri semua saham ku" kata jinyu
"dia mempunyai mobil sendiri bukan, kenapa merepotkan ku saja" kata woobin
"mobil nya sedang dibengkel, lakukan saja jika tidak semua fasilitas akan kucabut" jawab jinyu
woobin pun hanya menuruti apa yang dikatakan ayah nya dan sekarang hasilnya dia sedang berhadapan dengan perempuan yang dia benci, sial bukan
"Hei gila, apa kau akan melamun terus-menerus atau 20 menit lagi kita akan terlambat" kata rachel
woobin hanya melihat sekilas dan memberikan helm pada rachel, mereka pun bergegas menuju sekolah
Setelah sampai di sekolah tentu rachel langsung pergi tanpa mengucapkan terimakasih pada woobin, dan tentu rachel menjadi pusat perhatian siswa lainnya apalagi ia terkenal akan kecantikannya
"yo rachel apa kabar mu" kata salah satu teman perempuan yang ternyata bernama kristal
"yang kau lihat, tentu aku bertambah cantik" jawab rachel dengan iseng
"hei kau ini selalu saja sombong, aku juga tidak kalahcantik kau tau" jawab kristal
__ADS_1
rachel pun tersenyum, namum tak disadari ada woobin yang memperhatikan nya dari jauh, ia melihat rachel tersenyum. baru kali ini rasanya ia melihat calon adik tirinya tersenyum dengan bebas, dari pertama bertemu rachel bahkan memasang wajah datar padanya.
(Istirahat)
Saat dikantin
Rachel sedang makan tentu bersama kristal dan neul (teman kecil laki-laki kristal, rachel bahkan woobin), namun tiba-tiba
"woobin tumben sekali kau duduk disini, bukan mengganggu murid kelas bawah itu" tanya neul
"memangnya aneh ya jika aku duduk bersama kalian, terutama calon adik tiriku" jawab woobin dengan suara cuku besar sehingga murid-murid lainnya dapat mendengar
"hentikanlah kitasedang dikantin apa kau gila" kata kristal
woobin pun hanya tersenyum sinis, dan rachel hanya terdiam pergi dan segera woobin pun pergi mengejar rachel
Sedangkan murid-murid lainnya hanya berbisik-bisik melihatnya
sesampainya di perpustakaan tangan rachel di cengkram oleh woobin
"tidak sopan meninggalkan calon kakak tirimu ini dikantin, apa kau tidak diajari tata krama ADIKKU " kata woobin dengan nada meremehkan
"hentikan lah dasar gila, kau pikir kau siapa, lihatlah kau hanya mengantar ku kesekolah dan seenaknya mempermalukan ku di kantin" jawab rachel dengan sedikit emosi
"hmmm lihatlah orang gila ini, jika tidak ada orang gila ini mana mungkin kau akan sampai kesekolah, berterimakasih lah padaku rachel, aku lah malaikat penolong mu" kata woobin dengan sinis
"aku sedang tidak ingin bertengkar sekarang, yo the point saja apa yanh kau mau" jawab rachel
"hmmm, mungkin berterima kasih padaku, misalnya mencium ku" jawab woobin dengan wajah tengil dan pergi meninggalkan rachel
Rachel pun hanya mengumpat dan kembali ke kelasnya
__ADS_1
Malam harinya saat rachel akan tidur ia teringat woobin yang menyuruh nya berterimakasih dengan cara mencium dan tanpa sadar ia tersenyum malu dan akhirnya ia memutuskan untuk tidur