
"Ceritanya panjang Sayang, tapi Bunda bakal ceritain ke kamu dari awal sampe akhir tentang apa yang Sebenarnya terjadi. Dimulai dari Puluhan tahun yang lalu"
Mendengar perkataan Bunda, Aku menjadi semakin penasaran dengan apa yang Sebenarnya yang terjadi. semua hal yang membuatku bingung, masalah kekuatan yang hanya dimiliki orang-orang Dunia Parallel, tentang Bunda, tentang Pengacau Dimensi, semua itu membuatku ingin mengetahui semuanya!.
"Puluhan tahun yang lalu? kenapa Ceritanya harus dari Puluhan tahun yang lalu Bun?" tanyaku yang setelah dipikir-pikir .
"Karena..... semua kejadian ini, berawal dari Puluhan tahun yang lalu atau lebih tepatnya 40 tahun yang lalu" jawab Bunda sambil mengarahkan kepalanya kelangit
" Karena Ceritanya dari 40 tahun yang lalu, kita makan dulu yah.... Bunda tau, kamu pasti lapar" Sambungnya kembali menatapku.
"Nggak! , Aku Maunya sekarang Bunda.... Aku gak lap... "
Krruuukk
kruyuk
Tiba-tiba suara perut memotong perkataanku.
Bunda yang Mendengar itu hanya tertawa ,Sedangkan aku hanya tertunduk Malu Dan menggaruk kepalaku yang tidak gatal.
__ADS_1
"Tuuh Kan...... baru tadi dibilangin ,malah mau ngeyel. Syukurnya perut kamu Jujur banget hahaha... " ledek Bunda sambil menarik tanganku kedalam.
_______
setelah makan bersama, Bunda mengajakku keruang Baca. Tempat yang penuh dengan buku-buku, rak-rak yang berjejer rapi, meja yang diletakkan tepatnya diujung dengan sebuah lampu bercahaya redup namun terkesan damai Dan juga sedikit menyeramkan.
untungnya saat membuka pintu, yang pertama terlihat adalah sofa Dan meja Kecil yang dihiasi sebuah lampu yang indah bergaya klasic sehingga masih memiliki sedikit keindahan Dan mengurangi Rasa takutku.
Bunda Duduk di sofa lalu aku juga Ikut Duduk disampingnya. Bunda menghela nafas lalu tersenyum padaku, Itu menunjukkan kalau dia Akan memulai Ceritanya. aku Siap untuk Mendengarnya dengan seksama.
" 40 tahun yang lalu Dunia parallel ini terbagi menjadi 3, Dunia parallel 1 , Dunia parallel 2,dan dunia parallel 3. ketiganya dipimpin oleh Raja yang kuat, ketiga Raja itu adalah Raja Armin yang memimpin Dunia parallel 3, Raja Agra memimpin Dunia parallel 2,lalu......" Bunda terdiam.
"Ada apa Bunda? kok berhenti?"
"Raja ketiga adalah King Edward , pemimpin Dunia parallel 1 sekaligus kakekmu. Dunia parallel 1 adalah yang terbesar Dan terkuat diantara semuanya. 3 dunia parallel ini Awalnya Sangat damai Dan tentram setidaknya sampai akhirnya Pengacau Dimensi muncul Dan menyerang Dunia parallel 2 , semua rakyat panik Dan satu persatu mulai terbunuh Karena mereka"
"Sebenarnya Pengacau Dimensi itu apa Bunda? " Tanyaku memotong Ceritanya.
"Pengacau Dimensi Adalah organisasi yang mencoba untuk mengatur kembali dunia hampa dan mencoba untuk menguasainya. Sedangkan mengenai Pemimpin mereka, Dia Sangat msiterius, tidak pernah muncul sekalipun dalam penyerangan atau Dimanapun. bahkan bawahannya tidak pernah melihatnya sekalipun, yang pernah melihatnya adalah orang yang selalu Ada disampingya Yaitu penasehatnya. "
__ADS_1
"Trus Siapa nama Pemimpin mereka? "
"Tidak Ada yang tau Siapa nama asli Pemimpinnya, anak buahnya hanya memanggilnya Tuan Kegelapan "
'Nama yang aneh Dan norak seperti ini masih ada yang memakainya? Cih... pasti wajahnya jelek Makanya Dia tidak mau menunjukan wajahnya' pikirku sambil membayangkan
Pffftttt
Tiba-tiba aku merasa ingin tertawa, astagah.... aku sudah membayangkan bahwa Dia Akan memiliki gigi yang maju, hidung besar, berkulit Hitam pekat,lalu tompel di pipinya dengan bulu Ditengah.
"Hahaha..." tawaku yang sudah Tak bisa lagi kutahan keluar secara spontan.
Bunda hanya mengernyit kebingungan saat melihatku, bertanya-tanya apa yang aku tertawakan.
"Kenapa Ketawa? Perasaan gak ada yang Lucu" Tanya Bunda padaku.
"Eh... gak Bun, cuman keinget sesuatu ajah. Hehehe.... " jawabku sambil cengengesan.
"Trus gimana lagi Bun, janji gak bakal motong-motong cerita lagi" kataku sambil mengangkat jariku berbentuk V
__ADS_1
"Hemmm..... iya iya"
"Pada saat Itu..... "