My Paralel World

My Paralel World
Kebenaran


__ADS_3

Rencana pertama sudah berhasil deselesaikan, Sunny mencoba mencari kesibukan dihari minggu karena dia tidak menyangka kalau itu akan selesai dengan cepat.


Setelah berpikir cukup lama, dia memutuskan untuk pergi ketaman dikompleks rumahnya. ia menggunakan baju santai dan topi tidak lupa membawa dompet untuk membeli ice-cream kesukaannya.


Sunny hanya berjalan kaki , karena jarak taman dengan rumahnya tidak jauh. setelah beberapa menit berjalan, Sunny sudah sampai di Taman. di taman itu terlihat cukup ramai, anak-anak berlarian,ada yang bermain sepeda sedangkan ibu-ibu meraka sedang duduk berkumpul sambil bergosip.


Ada beberapa penjual jajanan dengan stan kios mereka dipinggir taman,mereka memang penjual yang sudah diizinkan untuk berjualan ditaman itu.


Sunny menghampiri penjual ice cream didekatnya, ia duduk lalu memesan ice cream untuk dinikmati.


"Pak, saya mau ice cream rasa coklat yang porsi jumbo 1"


"siap Neng, tunggu bentar ya"


Sunny hanya mengangguk untuk meng-iyakan perkataan penjual itu.


saat Sunny sedang memperhatikan sekeliling, ice cream yang dipesannya sudah siap.


"Neng, ice creamnya !" seru penjual itu sambil menyodorkan ice cream pesanan Sunny.


" berapa? "


" 20.000 aja Neng"


Sunny mengambil dompetnya lalu menyodorkan selembar uang 50.000 kepada penjual itu.


"Nih Pak, Makasih. kembalikannya buat bapak aja" seru Sunny mengambil ice cream pesanannya.


bapak itu terkejut, "Serius Neng?. Alhamdulillah, makasih Neng"


" iya pak, sama-sama. " jawab Sunny lalu pergi dari situ.


Sunny duduk dikira taman dibawah pohon sambil menikmati ice creamnya. ditangah-tengah menikmati ice creamnya, ia tidak sengaja memandang kearah anak kecil yang sedang menangis.


ia terus memerhatikan. saat ibu anak itu berlari kearah anaknya, ia terlihat khawatir karena lutut dari si anak terluka. Sunny terus memerhatikan mereka tanpa bergerak sedikitpun.


ibu itu segera memeluk dan mengelus rambut si anak, mencoba menenangkannya lalu mengusap air mata si anak. entah apa yang dikatakan oleh ibu itu untuk anaknya, sehingga kini ia tersenyum. lalu digandeng oleh ibunya pergi menjauh dari pandangan Sunny.

__ADS_1


Tanpa sadar, bulir bening turun dari pelupuk mata Sunny . Ia teringat Bunda dan juga Mama nya, segera ia hapus kasar air matanya.


ia berpikir, kenapa takdir seperti mempermainkannya. dikehidupan sebelumnya ibunya meninggal saat kecil, hanya sebentar saja ia rasakan kasih sayang ibunya. sedangkan dikehidupan yang ia jalani sekarang, bahkan lebih parah. ibunya meninggal saat ia baru dilahirkan ke dunia,tanpa tahu apa itu kasih sayang ibu. Ia hanya melihat foto saja untuk mengenang ibunya


Tapi Sunny tetap merasa tegar, karena ia tak pernah kekurangan kasih sayang dari ayah-ayah hebatnya. mau itu ayah dikehidupan yang dulu, maupun ayah dikehidupan yang sekarang. Ia bangga memiliki pria-pria hebat disisinya.


Sunny mulai menghabiskan ice creamnya yang sudah mulai meleleh. setelah selesai memakan ice cream, Sunny membuang sampahnya.


saat mendongak, dia tidak sengaja melihat sosok yang tidak asing dan terus menatap Sunny dari kejauhan.


'Kok kayak kenal ya? ' gumam Sunny sambil mengingat.


Sunny terus memerhatikan orang itu, lalu mencoba untuk menghampirinya. lama kelamaan orang itu sangat mirip dengan seseorang yang pernah dia kenal.


Sunny sudah berada beberapa meter dengan orang itu, sedangkan orang itu hanya tersenyum sambil menatap Sunny.


melihat senyuman orang itu, Sunny mulai mengingat beberapa mempunyai. yang dia ingat,orang itu terlihat seperti Rio yang pernah ia temui di mimpinya.


Sunny merasa heran, mengapa orang yang ia temui dimimpinya begitu mirip dengan orang ini.


Sunny lalu berjalan beberapa langkah kedepan, memastikan apakah yang ia lihat benar-benar Rio atau bukan.


" Salam Yang mulia Putri"


mendengar itu, Sunny terkejut. Ia menoleh kekiri dan kekanan, tapi tidak ada tanda-tanda dari seorang Putri disekitarnya.


"Ha...? Kamu manggil saya TUAN PUTRI? Maksudnya? " tanya Sunny sambil menunjuk dirinya sendiri.


"jawab Putri. Anda memang adalah Tuan Putri,Putri Sunny.. . Maksud saya kemari adalah untuk menjemput Putri ke Istana atas perintah Yang Mulia Ratu" jawabnya dengan keadaan masih menunduk.


"Hah.. saya masih gak ngerti, sebenarnya apa yang kamu katakan?. Istana? Istana apa? Putri apa?, coba kamu jelaskan lebih detail lagi! " kesal Sunny karena dia pikir, mungkin ini hanya lelucon yang dibuat-buat oleh orang iseng lalu ditunjukkan ke internet.


"Tuan Putri, silahkan ikut saya dulu. saat diperjalanan akan saya jelaskan kepada anda. " katanya dengan tenang kepada Sunny


"Tunggu!, memangnya kamu siapa. kenapa saya harus ikut? jangan-jangan kamu mau culik saya yah?! jangan macam-macam loh, saya bisa teriak. TOLONG! TOLONG ! ADA YANG MAU NYULIK ORANG! " teriak Sunny dengan kencang.


Namun nihil, tak ada siapapun yang datang kearahnya. orang-orang hanya berlalu lalang seperti tak mendengarnya.

__ADS_1


Sunny mulai panik, tapi dia mencoba berpikir tenang."Kamu.... sebenarnya siapa? sebenarnya apa yang kamu mau dariku? "


"Maaf karena ketidak sopanan hamba Yang Mulia, Nama hamba adalah Rio. hamba diutus oleh sang Ratu untuk membawa Tuan Putri ke istana didunia Paralel. mohon Tuan Putri untuk mengikuti hamba" jelasnya masih dengan menunduk hormat.


" kamu Rio yang waktu itu dimimpiku?. Jadi, Itu bukan mimpi atau mimpi itu kenyataan?" tanya Sunny padanya.


"Syukurlah Yang Mulia masih mengingat hamba,hamba merasa terhormat. dan juga, itu bukan sepenuhnya mimpi Yang mulia. Saat itu roh Yang mulia menjelajah ruang dan waktu, lalu tidak sengaja menuju keDunia Paralel. sebenarnya, belum waktunya anda keDunia paralel. karena kekuatan roh dan jiwamu belum kuat, jadi beberapa adalah bagian dari mimpi dan sebagian adalah kenyataan. "


" Lalu, bagaimana bisa kau memanggilku Tuan Putri? ibuku bukanlah seorang Ratu, dan bagaimana bisa. kata ayahku ibuku sudah meninggal saat melahirkanku. "


"Yang Mulia Putri salah, Ratu belum belum mati. hanya saja, roh dan tubuhnya terpisah karena pada saat Tuan Putri lahir, 'Pengacau Dimensi' mencoba membunuh Tuan Putri. jadi, Ratu mencoba menyelamatkan Tuan Putri dengan mengorbankan tubuhnya yang sangat lemah mengakibatkan tubuhnya Hampir hancur sedangkan rohnya terluka parah. karena itu Ratu memutuskan untuk pulang ke Dunia Paralel untuk memulihkan roh dan kekuatannya. " jelas Rio dengan panjang lebar.


"Ah... dan juga, mengenai orang-orang disini. itu memang ulah saya, itulah kekuatan saya. yaitu, dapat mengontrol pikiran dan ingatan selain itu juga Dapat membaca pikiran orang lain. saya membuat orang-orang disini berpikir saat menatap kearah orang lain yang sedang berbicara adalah sebuah dosa, dan saat mereka keluar taman mereka akan melupakan kejadian dan pikiran mereka yang ada ditaman tadi. " tambahnya lagi pada Sunny.


mendengar itu Sunny merasa senang tapi juga bingung. bagaimana bisa ibunya menjadi Ratu didunia paralel ? dan bagaimana ibunya berada didunia ini jika dia adalah ratu didunia paralel? karena penasaran, ia bertanya pada Rio."bagaimana bisa ibuku yang merupakan Ratu didunia paralel bisa berada di dunia ini? "


"Mengenai itu, Hamba kurang tahu Yang mulia Putri. pertanyaan ini bisa dijawab oleh sang Ratu jika anda ikut denganku Putri" jawab Rio.


karena Sunny sangat ingin bertemu ibunya, dia pun memutuskan untuk mengikuti Rio. " Baiklah, aku akan ikut denganmu ke Dunia paralel.


" Tapi bagaimana kita akan pergi kesana? " sambung Sunny.


"Tentu saja kita akan pergi menggunakan Transportasi Dimensi, ini seperti kereta yang dapat terbang dari dimensi kedimensi berbeda melalui porta dimensi. " jawab Rio sambil menunjuk kendaraan seperti pesawat jet berwarna silver namun berukuran agak kecil dibelakangnya.


kendaraan itu terlihat sangat keren, dapat melayang saat diparkir dan itu lebih keren dari mobil sport apapun.


Sunny tercengang melihatnya, ia mencoba masuk kedalamnya. Sunny tamabah terkejut dengan isinya, begitu luas padahal dari dalam terlihat kecil dan sempit. bahkan, didalamnya ada sofa besar dan juga tempat tidur mewah. benar-benar modern sekali.


dia duduk disofa sedangkan Rio sedang mengendarai pesawat itu. Pesawat itu mulai terbang kearah dua pohon yang menuju kehutan,yang merupakan salah satu porta dimensi. saat melewati tengah pohon itu, keadaan disekitar berubah. yang tadinya banyak pepohonan, kini menjadi lorong gelap dan sunyi.


saat keluar dari lorong gelap itu, terlihat sebuah kota yang maju dengan bangunan yang tinggi. suasana malam yang diterangi lampu-lampu jalanan, beberapa pesawat yang mirip berlalu lalang, benar-benar indah.


pesawat yang dikendarai oleh Sunny mulai mendarat di Pangkalan transportasi, tempat khusus memarkirkan transportasi dimensi.


saat Sunny hendak turun dari pesawat, Rio membukakan pintu lalu terlihat sebuah karpet merah digelar. orang-orang berdiri berjejer dipinggir karpet itu, bersiap untuk menyambut kedatangan Sunny.


"Selamat Datang Yang Mulia Putri" sorak mereka sambil menunjuk memberi hormat pada Sunny.

__ADS_1


Sunny pun berjalan melewati mereka, dia terlihat santai dan biasa-biasa saja. karena menurutnya, suasana ini sering terjadi.


terlihat dari kejauhan, seseorang sedang menunggu Sunny menggunakan pakaian mewah nan elegan. tersenyum kepada Sunny lalu menunduk.


__ADS_2