
"Huuhhh....... " aku menghela nafas panjang, Mencoba untuk meredamkan emosiku. Aku tidak boleh gegabah, harus bersabar maka semua akan berjalan lancar.
aku melirik jam dilengan kiriku, Oh astaga!. Aku lupa, kalau aku belum menjalankan kembali waktu yang aku hentikan tadi.
aku melirik kenan dan kekiri, semua orang berdiri mematung. Suasana yang sunyi senyap, hanya angin yang berembus. Walaupun aku memberhentikan waktu, aku tidak bisa memberhentikan air yang mengalir disungai, angin yang berembus, bahkan hujan. entah mengapa, sepertinya hanya makhluk hidup saja yang bisa ku berhentikan pergerakannya. bisa dibilang 'Memberhentikan makhluk hidup' daripada memberhentikan waktu.
Padahal aku sangat suka suasana seperti ini, sangat alami dan tidak ada yang mengganggu saat menikmatinya. Sudahlah, aku tidak boleh seperti ini. energiku juga hampir habis.
...~...
Aku berjalan kearah mobil taksi yang aku naiki saat kemari. setelah sampai di dalam aku menjentikan jari lalu semuanya bergerak seperti semula.
__ADS_1
Pak sopir bertanya padaku " Kita mau kemana lagi mba?, semenjak mobil ini berhenti mba tidak juga turun. apa ada masalah mba?"
"tidak ada pak, saya hanya ingin melihat dari jauh saja. Kita ke perumahan Benua Angkasa ya pak" jawabku sambil tersenyum padanya.
Namaku Sunny Surya Regar, aku berumur 17 tahun. Ibuku sudah meninggal saat melahirkanku, kakek dan nenekku juga sudah meninggal. Aku tidak punya adik atau kakak, aku adalah anak tunggal. aku bersekolah di SMA Regar school, lebih tepatnya sekolah milik Ayahku. Sekolah elite yang didambakan semua remaja. Aku tinggal di kompleks perumahan Benua Angkasa yang merupakan perumahan elite pula, benar-benar hidup yang mewah dan sangat nyaman.
Tapi itu adalah kehidupan dari 'Sunny Surya Regar'. Dulunya dia adalah anak yang penyakitan, tertutup, dingin, tidak punya teman, bahkan tidak pintar. ditengah - tengah kesekaratannya, aku bisa hidup kembali. bisa dibilang bertukar kehidupan, aku yang punya tujuan hidup sedangkan dia yang sudah putus asa dan ingin mati.
memang mengasyikkan menjadi Sunny. Padahal punya kehidupan yang sangat sempurna,Kenapa harus balas dendam padahal hidupku sudah enak? tentu saja karena rasa benci ini sudah tidak bisa lagi dihilangkan. Bagaimanapun, dendam ini harus kubalaskan.
...~...
__ADS_1
Aku berjalan mendekati pos penjagaan dan meminta pak sampan untuk membukakan pintu gerbang untukku. Pak sampan yang berjaga membukakan pintu gerbang dan menundukkan kepalanya.
"Selamat datang Non"
Aku hanya menanggapinya dengan senyum manis lalu melewatinya dan menuju pintu utama, dipintu itu sudah berjaga dua orang Bodygard berbadan besar dan berotot ditambah dengan muka datar, Mereka terlihat sangat menyeramkan.
Aku berjalan masuk, didalamnya para maid sudah berbaris disisi kanan dan kiri sambil membungkuk hormat menyambutku.
"Selamat datang Nona"
aku terus berjalan melewati mereka. sungguh terlihat jelas sensasi kemewahan dari rumah ini. Lampu hias yang besar tergantung di tengah ruangan yang sangat besar, pernak pernik mewah dan mahal dimana -mana, sofa - sofa mahal, bahkan ada juga barang antik.
__ADS_1
aku menaiki tangga menuju kamarku di lantai dua, sedangkan dilantai tiga adalah kamar khusus para tamu. tidak ada siapapun dirumah kecuali maid dan Bodygard, sangat sepi.
jika saja aku punya teman, mungkin aku tidak akan merasa kesepian seperti ini. sudahlah, toh kan aku memang tidak butuh. mereka bisa saja pengkhianat seperti 'Dia'