My Smile Mask

My Smile Mask
Prolog


__ADS_3

Mencintaimu adalah suatu kebahagiaan untukku, dan membuatmu tersenyum adalah prioritasku. Jika untuk itu aku harus merelakan mu dengan nya, maka tak apa, meski melihat mu dekat dengan nya membuatku tersiksa, maka biarlah. Asal kau tersenyum, aku tak masalah bila hatiku terasa sakit.


》Alena Priscillia Charletta Atmajaya《


"Hiks..hiks..kenapa dia tega ninggalin gue, sih, Ka. Kenapa? Huhu.." ucap sang gadis sambil menangis didalam pelukan seorang pria.


"Sabar, Ra. Ini semua udah takdir. Kamu nggak usah nangis lagi ya, Ra." Ucap pria tersebut yang masih tetap setia mengusap lembut surai hitam panjang milik gadis yang saat ini berada dalam pelukannya.


"Tapi, Ka. Dia..dia udah janji sama aku untuk nggak akan pernah ninggalin aku. Kenapa sekarang dia pergi. Aku kangen dia, Ka. Aku sendirian sekarang, hiks..hiks.." ucap gadis itu tetap dengan tangisannya, dan kini beralih menatap wajah pria itu.


"Kan, masih ada aku. Asal kamu tau, Ra. Entah sejak kapan, aku udah mulai suka sama kamu. Aku nggak tega, ngelihat kamu nangis terus kayak gini. Kamu lupain dia, ya! Biar dia bisa tenang diatas sana. Biar aku yang gantiin dia untuk jagain kamu." Ucap pria itu panjang lebar sambil tersenyum lembut.


"Ma maksud kamu apa, Ka? Gi..gimana dengan Alena, aku..aku udah anggap dia sebagai kakak aku, Raka. Gimana aku bisa ngelukain dia dengan cara nikung dia dari belakang kayak gini???" Tanya gadis itu terkejut, sambil sesekali terbata-bata.


"Tenang aja, aku yang bakal urus itu. Itu semua urusan aku, Mir. Biar aku yang bicara sama Alena!" Jawab Raka.


"Ka..kamu yakin?" Tanya Mira ragu.


"Iya, aku yakin. Dia nggak akan sedih, dan aku janji, nggak akan pernah ninggalin kamu sendirian. Aku akan selalu ada disisi kamu." Balas nya lagi.


"Janji?" Ucap nya sambil menjulurkan jari kelingking nya itu.


"Janji." Balas Raka dan lalu menc**m lembut b*b*r Mira.


Tes...suara air mata seseorang menetes. Ya, sedari tadi ada seseorang yang melihat dan mendengarkan pembicaraan mereka. Melihat hal itu, dia menangis.


"Hiks...kenapa kalian tega sama aku? Dan, kenapa kamu ngehianatin aku, Ka. Kenapa??? Hiks...hiks..." batin nya menangis yang bercampur tanda tanya.


"Hah, baiklah. Akan, ku kabulkan keinginan kalian." Batin gadis itu tersenyum pahit.


Dan lalu pergi, menghilang dari tempat itu bak ditelan kegelepan malam.


Siapakah gadis itu? Lalu kenapa dia menangis?


Apa hubungan nya dengan Mira dan Raka?


Apakah dia Alena, gadis yang dibicarakan oleh mereka berdua?

__ADS_1


Bagaimana dan kapan Raka jatuh cinta kepada Mira?


Lalu, siapakah yang pergi meninggalkan Mira?


Untuk itu, kita harus mundur ke beberapa bulan sebelum nya.


*Flashback on


Kriiingggg...


Bunyi jam weker itupun membangunkan sang cantik jelita yang tengah tertidur lelap sambil bermimpi indah. Dan ya, suara berisik yang ditimbulkan jam weker tersebut mampu untuk mengganggu indra pendengaran gadis itu. Dan dengan jurus secepat kilat jam weker itu pun terdiam akibat mendapat bantingan yang cukup keras dari bantal yang menjadi senjata gadis tersebut.


Lalu tak lama kemudian, BRAK... terdengar suara pintu yang dibanting dengan cukup keras. Tak berselang lama dari arah pintu terdengarlah suara teriakan seorang gadis yang umur nya sepantaran dengannya itu.


"AL..." pekik gadis itu dengan suara cempreng nya yang sekali lagi berhasil menyakiti indra pendengaran nya. Sehingga, secara spontan membuat nya terduduk dan membuka mata. Alena Priscillia Charletta Atmajaya. Umurnya 18 tahun.


Merupakan anak tunggal, namun bukan berarti dia kesepian. Karna, dia memiliki teman masa kecil yang menemaninya hingga umur 8 tahun. Karena, ia harus kembali ke Indonesia, Negara asal nya {ia ke Eropa hanya untuk berlibur}.


Pada akhirnya, Alena memutuskan untuk pindah ke Indonesia mengikuti teman masa kecil nya itu. Dan, memiliki teman baru disana. Tak jarang mereka berdua dengan sepupunya menginap dirumah. Terutama, sejak umurnya 16 tahun. Semenjak itu, mereka tinggal dirumah Al, nama panggilan nya. Apalagi Orang tuanya yang jarang pulang kerumah karna alasan pekerjaan.


Alena Priscillia Charletta Atmajaya.


                  bola mata hitam dark, rambut lurus


                  mata sipit, bentuk muka oval,


                  bulu mata lentik dan tebal, tubuh tinggi


                  (173 cm), bentuk tubuh ideal, leher


                  panjang, rambut warna hitam dan lebat,


                  rambut panjang, pipi chubby, gigi ginsul,


                  lesung pipi sebelah kanan, bibir kecil tipis


                  warna cherry, dan alis tipis.

__ADS_1


Hobi: menyanyi dan menari.


Sifat/kepribadian: perhatian, dewasa, tidak ber


                                 pikiran sempit dan teliti,


                                 penyayang, anggun, kadang


                                 dingin, kadang manja, sangat


                                 peka terhadap sekitar, dan


                                 terkadang otaknya polos.


Note: ahli waris satu-satu nya perusahaan Atmajaya


           group (Perusahaan keluarga Atmajaya).


           Pemilik sah perusahaan Al Corporation, Al


           Company, dan Al Group (perusahaan pribbadi


           milik Alena atau perusahaan yg didirikan


           sendiri oleh Alena). Dari umur 9 tahun Alena sudah


           dapat memimpin perusahaan papanya dengan


           baik. Memiliki IQ dan EQ diatas rata-rata. Berdarah


           campuran, Inggris-Indonesia. Mama keturunan


           Inggris, sedangkan papa keturunan Indonesia.


           Nama papa, Kenzo Atmajaya. Nama mama, Alina


           Priscillia Charletta.

__ADS_1


Lalu, siapakah gadis yang memanggil nya tadi? Apakah dia Mira, sepupu nya!? Ataukah Andin, temannya?


__ADS_2