
Terkadang, kita tidak sadar, sedang mengharapkan sesuatu pada dia yang tak bisa diharapkan.
》Alena Priscillia Charletta Atmajaya《
Yang ternyata berasal dari Andin, dikarenakan genggaman nya yang terlalu keras.
Hening, dalam sekejap mata semuanya menjadi hening. Tidak ada yang berani bicara, intensi yang menyeramkan dari seorang Andin semakin pekat. Mika yang sibuk main handphone dan Raka yang masa bodoh, juga Nico yang mendengarkan musik, acuh. Semuanya membuat kepala ku pusing tingkat akut. Saat ini, hanya ada satu kata yang mampu menggambarkan perasaan yang ku rasakan, bingung, hanya itu.
Author pov*
"Minta maaf!" Dua kata yang keluar dari mulut Andin dengan nada dingin nya, mampu membuat siapa saja diam membatu.
"Gue bilang, MINTA MAAF!" Ucap nya lagi yang diawali dengan nada dinginnya yang khas dan diakhiri dengan teriakan nya yang membuat jantung siapapun serasa mau copot, dan kulit mereka yang serasa mau lepas dari tulang nya.
"Eh, i..iya. Maaf, maafin gue ya, Lang. Hehe, gu gue cuman bercanda." Ucap Mira gugup.
"I..iya, Mir. Gu gua juga minta maaf udah gangguin lo. Gue juga bercanda, kok. Ha.ha.ha., suer" balas Galang dengan terbata-bata seraya menunjukkan dua jari nya yang berbentuk 'v' juga deretan gigi putih nya itu.
"Nah, gitu kek dari tadi. Kan, enak diliat nya. Haha, napa lo pada? Takut ya, ama gua? Udahlah, sans aja. Gua nggak gigit, kok." Ucap nya yang tampak membuat semua nya bernafas lega. Hingga--
"Cuman suka bikin orang keluar masuk Rumah Sakit. Terakhir, harus nginap disana selama 2 bulan, xixi." Sahutnya lagi, yang mampu membuat semua nya kembali bergidik ngeri.
Tring...tring...tring... (emang itu bunyi bel?😒 nggak tau😑)
"Fyuh.., untung deh. Udah bunyi bell, coba kalau nggak, bisa abis gua" ucap Galang membatin.
Skip. Pulsek.
Saat ini, Alena sedang bersantai di kamar nya yang cukup besar itu. Yang ia lakukan tidak banyak, hanya duduk santai memandangi laptop nya sambil sesekali menyeruput green tea kesukaannya itu.
Mengapa dia memandangi laptop nya? Tentu saja jawabannya, adalah membuka email perusahaan untuk mengerjakan tugas seorang pemimpin, haha. Agar Daddy kesayangan nya tidak kelelahan bekerja, katanya. Selain Daddy nya, juga agar sekretaris kepercayaan ayahnya dan dia (yaitu Sekretaris Park, asalnya dari Korea Selatan) dan tangan kanannya (Mika) dapat lebih bersantai supaya tidak lelah. Padahal, dia sendiri hampir tidak punya waktu istirahat yg cukup.
Ingin tahu jadwal harian Alena? Baiklah, akan author tunjukkan jadwal keseharian nya.
Pagi:
Bangun pukul 03.00 a.m untuk mandi (berendam di kolam susu murni dengan taburan bunga mawar, 30 menit. Barulah melakukan ritual mandi nya, selama 15 menit) dan bersiap olahraga (15 menit)
Pukul 04.00 pagi, melakukan olahraga di Gym pribadi nya
P.S. Yah, dimansion besar nan megah nya itu, sudah tersedia perlengkapan Gym pribadi dan juga ruangan khusus nya.
Pukul 05.00 a.m, para pelayan bangun dan bersiap-siap ke mansion Alena.
Kenapa jam 5 pagi? Kenapa tidak bangun dari jam 4 pagi? Karena Alena sendiri yang secara khusus meminta mereka untuk tidak kelelahan dan tidur dengan cukup.
P.S. Dan juga, ada 1 mansion yang tidak kalah besarnya dari mansion Alena dan terletak tepat disamping mansion Alena dengan halaman yang menyatu dengan halaman rumah Alena, yaitu mansion khusus untuk para pekerja dirumah nya, dimulai dari para maid, tukang kebun, dan bodyguard. Jadi, tidak perlu khawatir terlambat.
Back to topic.
Pukul 06.00 a.m, para chef bintang 5 sudah selesai menyiapkan dan bahkan menyajikan sendiri makanan mewah nya di meja khusus anggota keluarga itu.
Pukul 06.30 a.m, mereka selesai makan dan mulai berangkat sekolah.
Dari pukul 07.15 s/d 01.15 a.m, mereka belajar dan baru pulang sekolah.
Siang, pulang sekolah:
Makan siang, cek email perusahaan, pergi foto shoot, ke kantor dan pulang dari kantor sekitar jam 00.00 p.m.
P.S. Para karyawan atau pekerja sudah pulang dari jam 10.00 pm.
Malam:
__ADS_1
Pulang, sampai rumah jam 01.15. Lanjutin kerjaan yang belum selesai sampai jam 01.45 p.m. Berendam di bak mandi yang dipenuhi air susu murni yang hangat selama 15 menit. Mandi 10 menit
P.S. karena udah berendam di air susu murni yang hambar, jadi udah terhitung mandi sambil rileksin badan dan otot-otot nya.
Pukul 02.10 am, pakai piyama tidur dan langsung tidur. Lalu bangun lagi jam 03.00 am.
Dan, begitulah seterusnya kecuali hari Sabtu.
Jadwal kegiatan Alena hari Sabtu dan Minggu.
Pagi:
Bangun pukul 03.15 a.m untuk mandi (berendam dikolam susu murni dengan taburan bunga melati, 30 menit. Barulah melakukan ritual mandi nya, selama 15 menit) dan bersiap olahraga (15 menit)
Pukul 04.15 pagi, melakukan olahraga di Gym pribadi nya.
Pukul 05.15 a.m, para pelayan bangun dan bersiap-siap ke mansion Alena.
Pukul 06.15 a.m, para chef bintang 5 sudah selesai memasak dan para pramusaji pribadi nya Alena menyajikan semua makanan mewah nya di meja khusus anggota keluarga.
Pukul 06.25 a.m, Alena selesai makan dan langsung siap-siap berangkat ketempat tujuan nya (seperti Brazil, LA, AS, Kanada, Paris, dll) untuk mengecek kondisi Induk dan anak perusahaan nya serta untuk bekerja (seperti syuting, foto shoot, mengurus pekerjaan yang ada di perusahaan di Kanada, misalnya; Dll).
Siang:
Makan siang di tempat saat ini dia berada (misalnya, restoran bintang 5 di LA, AS, Kanada, Paris, dll), setelah itu lanjut kerja hingga pukul 21.00 pm.
Malam:
Pulang pakai pesawat/jet/helikopter pribadi, selama dipesawat ngelanjutin kerjaan yang belum selesai sampai mendarat di halaman belakang rumah yang memang disediakan secara khusus untuk tempat pendaratan pribadi.
Berendam di bak mandi yang dipenuhi air susu murni yang hangat selama 15 menit. Mandi 5 menit. Sisa waktu yang ada, dihabiskan untuk siap-siap tidur, lalu langsung tidur, deh.
Lalu bangun lagi jam 03.00 am.
Kita balik lagi ke topik nya, yah!
Padahal, dia sendiri hampir tidak punya waktu istirahat yang cukup.
Cukup lama ia berkutat dengan keyboard laptop nya, hingga sebuah deringan ponsel menyadarkannya.
Via chat on*
+628*********
P
Al
P
Anda
Ya?
Siapa?
+628*********
Ini gue, Raka
Anda
Eh, iya, Ka. Kenapa?
__ADS_1
Kamu bisa dapat no. WA aku, dari siapa?
Raka
Dari Mira, tadi gue sempat minta no. WA lo, pas lo lagi jalan ke kelas.
Hm, lo ada waktu nggak, sore ini?
Anda
Oh, gitu.
Ada kok, Raka. Kenapa?
Raka
Gue mau ngajak lo ketemuan di taman *** jam 15.00 sore ini. Lo bisa nggak, Al?
Anda
Eh, bi..bisa kok.
Raka
O.K. ntar gue jemput
Via chat off*
Seketika ada senyum yang mengembang di bibir gadis cantik itu tatkala ia membaca isi percakapan singkat nya dengan seorang Raka. Ada perasaan senang dihati gadis cantik itu, namun juga perasaan penasaran yang ikut ia rasakan.
🌼🌼🌼 jam 13.50 am
Ia pun memutuskan untuk bersiap-siap, dan tentu saja dengan dibantu oleh para pelayan perempuan nya. Ada sekitar 15 orang pelayan yang membantu.
Mulai dari membantu dia mandi, memilihkan baju yang pas, sepatu yang bagus, perhiasan yang harus dikenakan, tas kecil, hiasan rambut seperti pita, membantu make up, dll.
Lalu, tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 14.55 dengan kata lain sudah 1 jam 5 menit ia bersiap. Dan, Raka pun juga baru sampai. Mengetahui hal itu, Alena pun langsung berjalan menuju lantai 1 menggunakan tangga tentunya.
Degh, seketika jantung Alena berdebar kencang. Saat ini, ia sedang bertatapan mata sekaligus terpesona akan penampilan dari seorang Raka.
Bagaimana tidak, T-shirt putih, jaket kulit berwarna hitam, jam tangan Casio G-Shock GBA-800-1ADR Original berwarna hitam (aku mengetahui hal itu, karna jam tangan itu merupakan salah satu merk jam tangan digital yang dijual di MEA (ngasal ini, lho😐), celana jeans hitam, dan sepatu sneakers berwarna putih.
Semua itu, tampak semakin menambah kesan ketampanan nya. Hingga sebuah suara bariton menyadarkan Alena dari ke terpesonaan dia.
"Al, udah siap? Kalau udah, ayo kita berangkat." Ucap Raka padanya.
"Eh, i iya. Udah. Ayo!" Balas Al kaget saat suara Raka menyadarkan dirinya dari lamunan nya.
"Yaudah, kita pergi dulu ya, da" seru nya berpamitan pada penghuni rumah Alena sambil menggenggam tangan Alena.
Mereka pun pergi dari mansion.
🌼🌼🌼
Hening, dari perjalanan hingga sampai ketujuan hanya ada keheningan. Tak ada yang berani angkat suara. Sampai, Raka memutuskan untuk berbicara dan memecah keheningan yang ada.
"Ngomong-ngomong, sodara lo banyak juga ya. Sampai ada empat. Sodara dua, sepupu dua." Kata Raka memutus ke heningan yang terjadi, namun dengan topik yang nggak jelas.
"Eh, ng nggak, kok." Jawab Alena (pura-pura gugup).
"Oh, berarti ada dua, dong. Elo dengan si Mira, ya, kan!? Soalnya cuman kalian berdua yang marga keluarga nya sama-sama Atmaja--" balas Raka lagi menimpali.
"Pfft---" belum sempat Raka menyelesaikan perkataan nya, Alena langsung tertawa kecil.
__ADS_1
Kenapa Alena tertawa?