
"Eh, Mira!? Ada apa, sih, teriak-teriak? Tanya gadis yang baru saja terbangun itu.
Gadis yang barusan berteriak itu adalah Mira sepupu nya, mereka memang tinggal bersama dengan 2 temannya yang lain.
Perkenalan (Mira)*
Hai gue Miranda Putri Atmajaya. Umur gue18 tahun. Anak tunggal, sama kayak Alena. Gue nggak punya kerja'an dirumah, soalnya bokap ma nyokap gua pergi melulu kek han*u. Kadang ada, kadang tak ada. Nggak pernah bisa betah dirumah lebih dari 30 menit. Heran, gue! Oh ya, pas usia gue genap 16 th, gue udah dibolehin sama Mama untuk tinggal atau nginap terus dirumahnya Alena, sepupu gue.
Miranda Putri Atmajaya:
Ciri fisik: wajah imut, kulit putih halus, hidung mancung,
mata besar, pipi chubby, lesung pipi dikiri
dan kanan, bola mata coklat, rambut lurus
panjang memiliki poni, bentuk muka bulat, bulu
mata tebal, tubuh tinggi (168 cm), langsing,
rambut hitam dan tebal, bibir tebal warna merah
alami, kaki yang panjang, dan alis tebal.
Hobi: makan (tapi nggak pernah gemuk), main bola
__ADS_1
basket (apalagi volley).
Sifat/kepribadian: jutek, ceria, tegas, dan malas
belajar, bomat (kalau hal tersebut nggak
penting bagi dia), dan rada bawel.
Catatan: baik dan perhatian keorang yang disayang,
tapi judes keorang yang nggak dikenal atau yang
dengan Nico, tapi akhirnya jadian ama dia. Ntar
ada diceritain. Nama bokap, Kenzi Atmajaya.
Dan nyokap, Esmeralda Angelyn Mauren. Sepupu
dari nyokap nya Alena.
Back to story*
"Ini dah jam 06.30, woi. Mau telat lu, hah. Mana ni hari pertama kita masuk sekolah, lagi!" Tegasnya pada saudara sepupu nya yang baru bangun itu.
__ADS_1
Sontak saja, pernyataan itupun berhasil membuatnya kaget. Bukan tanpa alasan, dia kaget! Pasalnya, yang selama ini selalu bangun kesiangan adalah Mira, bukan nya dia. Malahan, dia selalu bangun lebih pagi dari semuanya.
Dan kini, apa yang terjadi? Bangun paling akhir? Hah! Yasudahlah, mau bagaimana lagi, semuanya sudah terjadi. Sekarang, yang harus dilakukan adalah mandi dan bersiap kesekolah. Karena apa, tentu saja karena mereka adalah murid baru alias murid pindahan. Dan, mereka tidak boleh sampai terlambat.
"WOI, ngapain bengong? Sana mandi, abis tu langsung siap-siap. Bukannya mandi, malah bengong." Tegur Mira pada sepupunya itu. Yah, begitulah. Mira memang sedikit... judes, dan semua memaklumi nya. Dia pun hanya bisa tersenyum malu dan mulai beranjak dari kasur Queen size nya, menuju kamar mandi.
Skip. 06.45
15 menit sudah dia dikamar mandi, dan kini keluar untuk bersiap-siap (jadi, tata letak kamar mandi nya satu ruangan dengan ruang pakaian dan rias. Dengan kata lain, kamar mandinya ada di dalam ruang pakaian, yang juga dilengkapi ruang ganti).
Kini dia sudah siap untuk pergi kesekolah, dengan seragam high school yang pas ditubuh nya dan make up natural yang menambah kesan kecantikan alaminya. Tentu saja, dia hanya mengoleskan sedikit lip-tint dan bedak bayi diwajah nya, dan juga rambut nya yang tidak di ikat alias digerai membuat nya terlihat cantik.
Merasa penampilan nya sudah sempurna dan tidak ada yang dilupakan, diapun segera berjalan menuruni anak tangga menuju parkiran. Karena apa? Tentu saja, karena semua nya sudah menunggu dihalaman rumah.
~Skip~ di Sekolah.
Mereka pun sampai dipekarangan sekolah. Disana sudah ada banyak pasang mata yang melihat kearah mobil juga motor sport yang mereka kendarai.
Yah, Alena, Mira, dan Mika berangkat sekolah meng gunakan mobil sport milik nya. Sedangkan, Andin memilih mengendarai motor sport kesayangan nya. Banyak pasang mata yang melihat mereka, namun hal itu sama sekali tidak membuat nya risih. Melainkan, biasa saja, karna dia sudah sering mendapat tatapan seperti itu. Tatapan kagum, iri, benci, dan dingin dari semua orang. Tatapan yang ada bermacam-macam.
Yang, membuatnya berpikir untuk bersikap seperti gadis yang lemah. Agar dia bisa tau siapa lawan dan kawan yang sebenarnya, juga bisa 'bermain'. Singkat cerita, Alena berjalan bersama ketiga sahabatnya itu menuju kelas, namun tanpa sengaja dia menabrak seseorang.
Yang sontak membuatnya kehilangan keseimbangan dan akan terjatuh, tapi bukan itu inti permasalahan nya. Yang menjadi masalah adalah, saat Alena hendak jatuh kebelakang seseorang menarik tubuh nya hingga Al berada dalam dekapan nya.
Siapakah dia?
__ADS_1