My Talent Is Valakor

My Talent Is Valakor
chapter 2


__ADS_3

Satu tahun kemudian aku hamil,


Suamiku sangat antusias bahagia mendengar kabar baik ini,begitupun aku bahagia merasakan kehamilan pertama ini.


Semua yang di awal penuh keterpaksaan akhirnya aku berdamai dengan ke ikhlasan,bukan karena aku telah mencintainya melainkan kebahagian orang tua ku yang bisa ku lihat saat ini membuat ku jauh lebih tegar.


Beberapa bulan setelah pernikahan janji -janji di awal yang sudah disepakati suami dan bapak mulai ter realisasi.


Bapak diberikan modal usaha,dan sekarang sudah berjalan .


Alhamdulillah semua lancar, ibu pun telah melahirkan dengan selamat dan adik ku berjenis kelamin laki-laki .


Itu artinya jika anak ku telah lahir nanti umurnya dengan adik ku tidak lah terpaut jauh,mereka akan tumbuh besar bersama.


Aku tersenyum berfikir demikian.


Bulan-bulan berlalu kehamilan ku tidak menemui kendala apapun,aku dan bayi dalam keadaan sehat setiap melakukan pemeriksaan.


Walaupun suami ku hanya sesekali menjumpaiku tapi aku tidak perduli itu.

__ADS_1


Kemudian sembilan bulan berlalu


Aku melahirkan bayi perempuan, rupanya persis seperti bapak nya


Aku sedikit merasa kesal karena bayi ku tidak memiliki kemiripan dengan ibu nya sendiri.Namun bayi ini tetaplah anak ku,aku sangat menyayangi nya.


Suami ku juga tentu ikut bahagia, ini anak perempuan yang ia nantikan.Karena kata dia anak dari istri pertama semua laki-laki.


Sebenar nya aku tidak begitu banyak bertanya tentang keluarga suamiku, jika ia menceritakan sendiri maka saat itu juga aku baru tau tentang mereka.


______________


Karena rumah pertama yang dia berikan dari perjanjian sebelum menikah itu selain jadi tempat tinggal juga digunakan ibu untuk usaha membuka toko sederhana.


Lumayan kata Ibu apalagi tempat nya strategis di pinggiran jalan.


"Biarkan itu rumah untuk orang tua mu saja Lit, jadi kamu nanti bisa lebih fokus ke anak kita sekarang di rumah baru " penuturan suami ku


Dan setelah aku pindah dan terpisah dari rumah orang tua ku,cerita baru di mulai.

__ADS_1


Aku menjadi seorang ibu yang kesepian.


Hari-hari ku di tempat tinggal baru cukup membosankan,runitas hari ke hari nya hanya itu-itu saja.


Mengurus anak bayi ku sendirian dan beres-beres rumah seperti biasa.


Ibu maupun Bapak tidak bisa setiap hari main ke tempat ku, karena memang mereka punya kesibukan masing-masing.


Beruntung nya aku tidak pernah manja, walau ini anak pertama tapi aku sudah cukup bisa mengurus semua nya sendiri,ditambah memang anak ku ini Alhamdulillah tidak pernah rewel dan anak nya anteng.


__________


Aku membuka ponsel dan mendownload sebuah aplikasi berwarna biru berlogo F di playstore.Rasa nya aku kangen berselancar di media sosial.Dulu aku tutup akun karena waktu itu aku akan menikah.Pernikahan yang tidak di rencanakan pasti nya akan membuat teman-teman dan beberapa orang yang mengenali ku bertanya-tanya.


Sungguh, aku tidak kuat untuk menjelaskan apapun pada saat itu.Terlebih jika pun seandainya mereka mengetahui, apa mereka akan iba dan peduli, lalu ada seseorang yang menolong ku untuk keluar dari situasi kala itu?


Ahhhh sudahlah !


Aku telah berdamai dengan masa itu, tidak mudah memang membuat diriku jadi seperti sekarang.

__ADS_1


__ADS_2