My Trash Husband

My Trash Husband
8


__ADS_3

..._SUARA YANG SAMA_...


"Baiklah... aku akan melakukannya." Ucap Yeong dengan pasrah. 'Astaga, mati lebih baik~' Pikir Yeong, dengan wajah yang tetap tenang.


BRUK


Pintu dibuka dengan keras.


"Bibi kang! Luna datang!" Sapa seorang wanita yang langsung memeluk nyonya kang.


'Eh? Siapa anak ini?' Batin Yeong saat melihat gadis bernama Luna masuk menerobos ke dalam ruangan. Wajah Yeong yang tadinya tenang berubah menjadi kaget.


"WOI GADIS GILA!! AKU SUDAH BILANG IBUKU ADA URUSAN!" Teriak Jaehyong yang juga menyusul masuk, dengan raut wajah marah.


"Eh? Apa yang terjadi..." Gumam Yeong sambil melihat kearah Jaehyong dan juga kepada gadis bernama Luna itu.


"Bibi kang, Luna sudah datang jauh-jauh dari Amerika kesini... apakah bibi tidak rindu aku~?" Gadis itu berbicara dengan nada memelas dan manja.


"Eh bukan seperti itu Luna, ah aku hampir tidak bisa mengenalmu. Tubuhmu lebih tinggi dari dua tahun terakhir." Nyonya kang menarik diri dan tersenyum kepada gadis itu.


"Ah ya, Yeong kenalkan ini Seo Luna. Dia adalah keponakan ibu." Ucap nyonya kang kepada Yeong yang sedari tadi melihat Luna.


"Hm? Halo! Aku Luna senang bertemu dengan mu Yeong." Luna menekan ucapan saat menyebutkan nama Yeong.

__ADS_1


'Wanita gila, menerobos masuk, dan tidak sopan... tapi suaranya familiar, aku seperti nya pernah mendengar suaranya. Tapi kapan yah??' Batin Yeong sambil menatap wajah Luna dengan seksama. "Oh Halo, aku Yeong istri Hwan." Balas Yeong santai. 'Aku seperti tahu cara bicaranya... siapa wanita ini...?!' Yeong mulai memikirkan Luna terus menerus.


"Oh kau istri Hwan~ Ah aku sudah menduganya. Kau tidak mendengarkan aku yah." Ucap Luna.


"Yah? Mengengarkan kamu?" Yeong sedikit terkejut dengan ucapan Luna.


"Ah tidak, tidak. Aku hanya asal bicara." Luna hanya tersenyum pahit. 'Kau bahkan melupakan aku.' Batin Luna.


"Oh gitu." Yeong memberikan tanggapan singkat dan memalingkan wajah.


Luna menatap Yeong dan terkejut dengan tanggapan Yeong. "Hu.. Wanita menyebalkan." Gumam Luna pelan.


'Nampaknya gadis ini seumuran denganku.' Batin Yeong sambil melihat kearah Jaehyong. "Jaehyong apakah Hwan sudah datang kekantor tadi?" Tanya Yeong kepada Jaehyong.


"Hei! jangan bicara seperti itu tentang Hwan ku!" Teriak Luna kepada Jaehyong.


"Yah!?" Yeong langsung kaget mendengar ucapan Luna.


"Ah maaf, nona Yeong aku bicara begitu karena aku sepupu Hwan. Kau tidak keberatan kan nona Yeong?" Luna menekan kata-kata terakhirnya, yang membuat Jaehyong menatap kesal, dan Yeong hanya tersenyum mendengar ucapan Luna. "Tentu saja aku tida keberatan nona sepupu" Yeong balik menekan panggilan untuk Luna.


'Wanita ini! Tambah lama aku disini aku akan semakin kesal.' Batin Yeong. "Ah ibu, aku harus pergi sekarang. Aku hari ini ada pekerjaan." Ucap Yeong kepada nyonya kang.


"Yah? Cepat sekali, padahal aku berencana kita akan makan bersama." Ucap nyonya kang sambil menggenggam tangan Yeong.

__ADS_1


'Yeong pasti tidak nyaman dengan kedatangan Luna, kata-katanya terdengar seperti ingin menghindar. Yeong juga tidak tahu tentang Luna, jika dia tahu juga pasti akan mendatangkan sakit hati. Biar kubantu saja.' Batin Jaehyong sambil melihat raut wajah khawatir dan kesal dari Yeong. "Ibu tidak perlu memaksa kakak ipar. Kita bisa makan bersama lain kali." Sahut Jaehyong.


"Aku bisa ikut kok, aku akan makan bersama kalian." Ucap Yeong sambil tersenyum sekaligus khawatir dengan yang akan terjadi. 'Kalau begini aku akan mencari tahu tentang Luna.' Batin Yeong.


Perkenalan tokoh/Pemeran:



Han Hwan, 25 Tahun.Sebagai tokoh utama Hwan adalah seorang CEO dari perusahaan Hwan yang berada di ibukota, perusahaan ini menaungi banyak Idol, dan juga memproduksi film.



Kim A-Yeong, 19 tahun. Kim A-Yeong sebagai tokoh utama A-Yeong adalah istri Hwan, yang terjebak dalam pernikahan politik. Namun tanpa sengaja terjebak dalam cinta yang bertepuk sebelah tangan.



Mrs.Kang Seo-Ah dan Mr.Han Haseok



Seo Luna, 19 tahun.


__ADS_1


Han Jaehyong. 20 tahun.


__ADS_2