Niati Dengan Bismillah

Niati Dengan Bismillah
Negosiasi


__ADS_3

Malam hari setelah anak-anakku tertidur, aku melihat mas Yudi masih menonton televisi, padahal semenjak pulang dari rumah sakit lalu, mas Yudi akan selalu menemaniku menidurkan anak-anak. Apakah mas Yudi ada yang sedang mau dibicarakan sama aku ya?


Kubuatkan teh hangat terlebih dahulu sebelum aku menemuinya. Karena aku yakin, kalau mas Yudi mungkin memang ingin mengatakan sesuatu padaku, entah hal penting, atau hanya sekedar rindu menghabiskan waktu bersama.


Segera kuhampiri mas Yudi dengan membawa dua gelas teh hangat untuk menemani perbincangan malam ini.


" mas, kok belum istirahat? "


" iya Yu, mas sengaja nunggu kamu. Ada yang mau mas bicarakan "


" kenapa mas? "


" Tadi kan mas kontrol pakai BPJS yang dari pemerintah, apa ada yang bayar Yu?"


" nggak kok mas, semua gratis. Uangnya hanya terpakai buat beli bensin saja tadi di pom "


" Kalau boleh tau masih ada uang berapa Yu? "


" Ada 500 ribuan sih mas masih "


" Alhamdulillah "


" kenapa mas? "


" mas berencana mau pakai uang itu buat modal usaha "


" usaha? mas mau usaha apa? "


" mas mau buka service motor sama tambal ban, di depan rumah aja kok "


" tapi mas, uang segitu mana cukup. Lagian aku berencana mau pakai uangnya buat melunasi utang ke Bu Sulis yang tinggal sekali ini, biar cepet lunas dan aku tenang nggak kepikiran mesti bayar utang "

__ADS_1


" Memangnya berapa kamu bayar utangnya sama Bu Sulis? "


" 130 mas "


" kan masih ada sisanya Yu "


" Ya tapi apa cukup uang segitu buat modal usaha mas? "


" kurang sih, tapi senggaknga uang segitu kan bisa buat mas beli kunci sama obeng dan alat-alat bengkel lainnya, kan kalau buat beli alat-alat yang lain nanti mas bisa nabung dulu, mas bisa simpan sedikit-sedikit uang hasil bengkel buat beli alat-alat yang mas belum punya "


" ya kalau emang cukup ya mas pakai aja. Tapi apa mas bisa? apa nggak apa-apa nanti? kalau mas kecapean gimana? "


" insyaallah mas nggak akan kenapa-kenapa, kamu lihat sendiri, mas udah sehat. Nggak kelihatan kan kalau sakit, hanya saja dokternya itu yang banyak ngelarang "


" ya kan dokter memberikan saran yang baik buat pasiennya mas "


" tapi kalau mas nggak kerja sampai tiga bulan kedepan kan keterlaluan itu "


" mas nggak tega Yuk, liad kamu pontang panting cari nafkah buat mas sama anak-anak. Kalau boleh jujur, mas merasa nggak berguna sebagai seorang suami "


" mas apaan sih, jangan ngomong gitu, Ayu ikhlas kok, jangan berfikiran macem-macem deh "


" beneran Yu, makanya mas mau coba buat buka usaha di rumah, lagian kan kalau hanya service sama tambal ban aja kan nggak terlalu berat "


" kalau pun aku melarang juga udah pasti mas bakal ngeyel. Yaudah terserah mas saja kalau gitu, yang penting jangan terlalu capek. Dan kalau udah capek, ya langsung di tutup aja bengkelnya, gimana? "


" siap sayang, makasih ya, " tak lupa sebuah kecupan sayang mendarat di keningku.


" iya mas, aku bakal tetap ada buat mas, dan mendukung apa yang menjadi keputusan mas, asalkan itu baik buat mas dan buat keluarga kita "


" gombal banget sih istriku ini "

__ADS_1


" nggak gombal kok, aku serius mas Yudi ku sayaaaannggg "


" iya deh, Ayu ku yang paling ayu dan paling ku sayang "


" mas, lega deh rasanya "


" lega gimana? "


" iya lega, utang sama Bu Sulis besok bakalan lunas, terus kamu juga udah sehat. Ya aku seneng lah "


" iya ya Yuk, kalau di pikir-pikir selama beberapa bulan lalu kita emang lagi di uji dan sekarang sepertinya ujian akan usai, mas bersyukur kita bisa melewati semua itu.. Ya walaupun mas sempat putus asa sebelumnya, namun kamu selalu kasih support buat mas, hingga mas bisa bangkit. Makasih ya sayang atas semua yang udah kamu lakukan, maaf sudah membuatmu berada dalam keadaan yang sulit "


" Sebagai istri itu emang udah tugas aku mas, udah jadi kewajiban aku buat selalu ada di sampingmu. Baik dalam keadaan senang maupun susah "


" mas nggak tau Yuk kalau seandainya nggak ada kamu "


" Ayu bakalan selalu ada buat mas kok, mas Yudi tenang aja ya, cinta dan sayang Ayu udah mentok di mas sama anak-anak "


" mas janji, mas akan berusaha buat kamu dan anak-anak bahagia. Mas akan berusaha sekuat dan semampu mas. Doakan mas ya? "


" pasti dong mas, Ayu akan selalu mendoakan yang terbaik buat suami Ayu ini "


" sudah malam, ayo tidur. Besok kamu kan mau jualan "


" yaudah, Ayu beresin ini sebentar "


" mas tunggu di kamar ya? "


" iya mas "


Aku bergegas membereskan gelas bekas minuman kami tadi. Setelah semua beres, tak lupa ku matikan lampu dan mengecek pintu dan jendela apakah sudah terkunci atau belum. Baru setelahnya aku menyusul mas Yudi ke kamar, dan merebahkan tubuhku disampingnya.

__ADS_1


Nyaman sekali rasanya tidur di dekapan suami, tak butuh waktu lama mataku terpejam dan aku mulai terbuai di alam mimpi.


__ADS_2