NIKAHI AKU, USTADZ !

NIKAHI AKU, USTADZ !
NIKAHI AKU, USTADZ !


__ADS_3

#AneukeuBerjumpaNoufal


Laju motor vario keluaran 2011 sengaja aneukeu buat secepat kilat. Tapi, tidak sungguh-sungguh semelesat kilat.


Janji temu pkl 14.00 WIB sudah di titik yang telah di sepakati. Sehingga aneukeu memutuskan untuk pergi lebih awal agar tidak terlambat.


Aneukeu memang manusia yang tidak pernah mampu memusnahkan waktu percuma. Pokoknya setiap kehendak yang aneukeu lakukan harus tepat pada sasaran.


Kontur jalan yang menanjak lekat, menurun tragis, berkelok meliuk-liuk bagaikan ular tangga. Maklum lah, sebab dari desa aneukeu menuju tempat pertemuan melewati jalan pegunungan beraspal.


Kota aneukeu dan kota noufal berbeda, desa aneukeu berbatasan langsung dengan kota noufal. Jika di lihat secara geografis harusnya desa aneukeu masuk ke administrasi kota noufal.


Singajaya-Singaparna ! Nama yang sama namun tak mampu bersama. Menurut cerita orangtua dulu, ada sebuah tragedi yang membuat daerah aku dan noufal terpisah hingga saat ini.


Dua jam perjalanan yang aneukeu tempuh, akhirnya sampai ke sebuah titik temu yang telah di sepakati.


TARAJU (CAFE DIALOGUE)


Aneukeu segera memarkir motor kesayangannya. Lalu, mengeluarkan smartphone dari balik jaketnya.


"Aku sudah di tempat ya" aneukeu mengirim chat whatsapp untuk noufal.


Beberapa menit berlalu, balasan dari noufal belum bersambut. Akhirnya, aneukeu memutuskan untuk menunggu di sebuah cafe "Dialogue".


Tempat yang lagi booming di kalangan anak-anak muda daerah selatan, cafe yang di sambangi banyak muda-mudi untuk sekedar nongkrong dan mencoba shisa. Semacam alat untuk perokok di kawasan timur tengah.


Sengaja aneukeu ambil tempat di depan pintu masuk, memesan capuccino cofe dan goreng pisang keju. Menu termurah di cafe dialogue.


Rupanya cafe sedang sepi dari pengunjung, mengingat libur akhir tahun sudah hampir usai.


Dreeet, handphone aneukeu bergetar dengan notifikasi kalender tanggal 2 januari 2019 jadwal untuk pergi ke bandung.


Notifikasi pesan wa masuk dari noufal, segera aneukeu buka.


"Masih di jalan" begitu balasan noufal di sertai picture berview jalan raya.


"Oke, aku tunggu di cafe dialoge dekat polres ya" balas aneukeu secepat kilat.


Aneukeu masih menikmati menu yang dia pesan tadi, hingga sebuah nada bounce mengudara.


"Dimana ?" Tanya noufal


"Di cafe." Jawab aneukeu sembari bergegas bangkit dari tempat duduknya.


"Aku deket polres."


"Ia, maju lagi dikit." Aneukeu sudah berada di depan cafe sambil lihat kiri juga kanan.


"Oke."


Aneukeu melihat noufal lebih dulu, noufal yang kelihatan bingung mencari letak cafe dialogue dimana. masih celingukan di atas motor nmax keluaran terbaru dengan stelan antara formal atau resmi. Tapi, masih tetap menyita hati. Di lengakapi dengan jaket kulit coklat yang mengkilap.


Sungguh sempurna mahluk ciptaan tuhan yang satu ini, aneukeu membatin selagi mampu memandang noufal di kejauhan. Sesaat kemudian aneukeu tersadar dari buaiaan yang telah menggugah jiwa kesepiaannya. Lalu, melambai ke arah noufal.


Sesegera mungkin noufal menyadari lambaian tangan aneukeu dan menyebrangi jalan raya menuju parkiran dimana aneukeu berdiri.


"Neu" sapa noufal


"Ofal" sambut aneukeu girang


"Parkir dulu aja fal, tuh di situ ! Aman kok."


Noufal mengikuti instruksi aneukeu yang sejurus kemudian menjadi tukang parkir dadakan. Noufal membuka helm yang dia kenakan lalu mengenakan topi yang dia keluarkan dari bagasi motor nmax putihnya.


Nyet, Nyut, Nyet, Nyut seperti itulah rasa di dalam dada aneukeu sekarang, ketampanan yang terpampang nyata di hadapannya. Di suguhkan dengan kharisma seorang lelaki bernama noufal yang tak pernah luluh sejak 9 tahun lalu pertama mengenalnya.

__ADS_1


Sekarang noufal semakin tampan dengan hiasan lesung pipit di kedua belah pipi, berkharisma di dukung dengan postur tubuh yang proposional. Kulit putih berbulu lebat, dan berwibawa sesuai dengan umurnya yang dewasa.


Jleb, aneukeu berkilah memalingkan perasaannya yang gundah ! Menyadarkan dirinya yang tidaklah pantas. Aneukeu hanya mengenakan drees selutut berwarna biru dongker dengan sepatu kets adidas yang di belinya 2tahun lalu.


Dengan menimbang, mengingat, lalu memutuskan aneukeu berusaha percaya diri meskipun kenyataannya tidaklah demikian. Bagaimana bisa aneukeu tidak mempersiapkan pertemuan ini sebaik mungkin agar mampu menyamai noufal.


Memalukan begitu gerutu aneukeu yang mengekor di belakang noufal memasuki cafe. Tanpa sungkan noufal menggenggam lengan aneukeu dan menyematkan jari-jemari lentik di ruang kosong jemari aneukeu.


Ya tuhan ! Aneukeu terkejut dengan perlakuan noufal sehangat itu. Aneukeu masih di antara bingung dan kagum, sampai terkantuk kursi yang tadi aneukeu duduki.


"Awww." Aneukeu tersadar dari mahligai di seratai nyeri di lutut sebelah kiri.


"Kenapa ?" Noufal berbalik dengan senyum andalannya.


Sialan, lagi-lagi noufal bersikap layaknya pahlawan di dalam pertempuran, noufal membungkukan badannya lalu menyentuh lutut yang terantuk kursi tadi.


Rasa aneukeu berdansa ria di sertai hentakan ritme jantung yang ingin melompat menyeruak.


Noufal menggeser kursi dan mempersilahkan aneukeu duduk. Sedangkan noufal duduk di hadapan aneukeu.


"Maaf, harusnya aku yang mempersilahkan duduk." Aneukeu mulai kembali ke alam sadarnya


"Gapapa, udah pesan ya ?" Tanya noufal


"Ha, ia. Tadi bosen nunggu jadi pesen duluan," jelas aneukeu malu


Noufal beranjak dari duduknya menuju cashier lalu memesan.


"Kamu bawa motor sendiri ?" Tanya noufal


"Ia, tuhh." Aku menunjukan kendaraanku dengan bibir terseksi.


"Lah, bukannya kita mau ke garut kota ?" Noufal kembali bertanya


"Hadeuh, asli ? Aku kira boongan." Aneukeu kaget mengingat isi percakapan


"Aduh, maaf ! Motor ku gimana ?"


"Hubungi sodara kamu aja, suruh dia ambil motor kamu ke sini."


"Oke."


Pesanan noufal datang. Sedangkan aneukeu sibuk menyambungakan panggilan.


"Hallo, kiw." Aneukeu memulai percakapan


"Ia, ka. Ada apa ?" Kikiw adik aneuku paling bungsu menyahut dengan nada malas.


"Yaallah, kamu baru bangun kiw ? Kiw, bisa nggak tolongin kakak, ambilin motor kakak di cafe dialogue."


"Yaelah kak, jam segini lu udah di taraju aja. Ngapain lu ?"


"Alah, banyak tanya. Ambilin motor ya ntar aku kasih duit."


"Siap bos."


Begitulah kikiw biasa di panggil kiw. Kalau sudah berkaitan dengan duit, mood nya bertambah berkali-kali lipat ! Uh, dasar adik mata duitan.


Noufal masih menikmati kopi hitam di sertai hisapan rokok esse. Aneukeu menjelaskan bahwa urusan motor sudah di atasi.


"Oke, kita tinggal nunggu adik kamu aja kan ?"


"Ia, tunggu satu jam aja." Jelas aneukeu


"Lah, tadi kamu dua jam perjalanan. Adik kamu bisa nyampe satu jam ?" Noufal keheranan

__ADS_1


Waktu di lewati hanya dengan saling memandang. Iya, aneukeu hanya memandang tanpa bersuara. Seolah kosakata di otak aneukeu menguap ke udara sedangkan noufal masih bercerita tentang dirinya.


"Oh, ia. Kamu kerja apa di tangerang ?" Sekarang giliran aneukeu yang mengajukan pertanyaan


"Aku kuli bangunan." Jawab noufal enteng


What wrong with mr. Noufal ? Kuli bangunan ? Dengan gaya senecis ini ? Dengan tampang seglowing ini ? Dengan tangan sehalus sutera ?


"Oh, alhamdullilah ! Kerjaan apa aja yang penting halal iakan ?" Jawab aneukeu dengan senyuman semanis mungkin


"Kamu nggak malu dengan profesi aku sebagai kuli bangunan ?" Tanya noufal menyelidik


"Kenapa harus malu, oh ia, kenapa ngajakin ketemu ?" Akhirnya pertanyaaan yang menggangu tersampaikan juga


"Kangen aja, udah mau 9 tahun nggak ketemu. Terus, tertarik semakin rindu karena kamu berbeda." Jelasnya


"Maksudnya ?"


"Ia, kamu satu-satunya cewek yang nggak keberatan apalagi gengsi dengan profesiku sebagai kuli banguan. Kalau cewek lain pasti udah ogah-ogahaan balas chat aku." Jelasnya menerawang


Kikiw udah cengengesan aja di depan pintu masuk.


"Kiw, udah nyampe aja ? Bener-bener valentino rosi lu" aneukeu keheranan


"Mana kunci motor lu ?" Tanya kikiw


"Kok buru-buru, sini ngopi dulu" ajak noufal


"Nggak kak, habis ini mau langsung ke rumah temen, mau ML bareng" jelas kikiw ke noufal


Aneukeu mengambil kunci dan memberikannya ke kikiw, adik bungsu gamers paling handal yang sudah wara-wiri di kompetisi desa juga kecamatan.


Sebatas itu ! Tidak pernah lanjut ke kabupaten kota apalagi provinsi. Di lengkapi dengan profesi youtuber amateur dengan skills tukang jual senjata online yang nggak aneukeu pahami.


Kikiw masih senyum-senyum penuh arti, aneukeu tidak peka karena masih diliputi rasa bahagia. Lalu, noufal menyodorkan dua lembar berwana biru ke kikiw dengan tujuan mengganti uang bensin.


"Ehhh, ofal jangan ih" mata aneukeu membulat mengkode kikiw agar mengembalikan kertas biru tersebut


"Eh, nggak usah ! Buat jajann" noufal menimpali


Yaiyalah si kikiw seneng-seneng aja secara cuma ambil motor dapat rejeki nggak terkira. Kikiw pamit pulang dan bisik-bisik ke aneukeu jangan macam-macam ntar gue bilangin emak katanya.


Aelah, ini adik bungsu emang yang paling seneng lihat kakanya galau. Tapi, ya sudahlah biarkan si kikiw mengancam. Toh, nggak bakalan berani dia bilang ke mamah soal pertemuan aku dengan noufal.


"Aduh, kak. Maaf jadi ngerepotin"


Sumpah ! Aneukeu nggak enak dengan perlakuan noufal yang sepeka tadi. Tidak biasa di junjung tinggi harga diri ini, tidak pernah juga membiarkan lelaki memberi. Aneukeu paling anti dengan sistem membebani.


Noufal kembali ke meja kasir. Lalu, membayar tagihan aneukeu. Sudah berapa uang yang noufal hamburkan untuk wanita seperti aneukeu ?


Semakin tidak enaklah diri ini di buatnya ! Noufal kembali ke meja aneukeu.


"Yuk ah keburu sore." Ajak noufal sembari mengenakan jaket, topi dan merapihkan dompet tebalnya.


"Hati-hati ada yang ketinggalan." Tambahnya.


Lalu, lagi-lagi noufal menggandeng aneukeu keluar cafe. Kali ini, gandengannya berubah ke pinggang merapatkan tubuh aneukeu yang mungil dengan tinggi 149 ke tubuhnya yang proposional.


Sentuhan hangat membuat aneukeu terjerembab ke dalam pesona lelaki tampan idola sekaligus pujaan hati di masa lalu.


Jika dulu bertemu dengan dirinya tidak berani menatap mata si empunya apalagi berdekataaan mustahil rasanya ! Dulu, hanya sekali duduk berdekataan dengan noufal ketika ada tugas bedah makalah yang kebetulan satu kelompok dengannya.


Sekarang, aneukeu di genggam, di gandeng, di perlakukan sehangat mungkin. Bertatapan langsung dengan kedua matanya, menyentuh kulit putihnya bahkan merasakan hembusan nafasnya sangat dekat.


Seperti penggemar yang bertemu dengan sang idola ! Melebihi ekspektasi. Dengan bonus noufal membantu aneukeu mengenakan helmnya.

__ADS_1


Hal terkecil yang dilakukan sang idola kepada penggemarnya adalah bentuk tindakaaan yang mengancam keberlangsungaan hatinya.


__ADS_2